Ahmad Zainal Jual Wanita Indonesia Jadi PSK di Malaysia

    907

    Ahmat z

    Metrobatam.com, Batam – Terdakwa Ahmad Zainal (47), berprofesi sebagai germo antar lintas negara. Dengan gaji sebesar 170 ringgit per hari ditawarkan kepada korbannya untuk menjadi pekerja sex komersial (PSK ).

    Sebanyak Lima orang korbannya yang di jadikan PSK antara lain;  Tia, Novi, Yanti, Sri Rahayu dan Oci. Sebelum diserahkan kepada Koko Sem yang merupakan warga negara Malyasia, para korban terlebih dahulu harus melayani nafsu bejat terdakwa Ahamad Zainal saat diberada di hotel Malaysia.

    Disamping itu, perjanjian dan target  yang dibuat terdakwa dengan korbanya harus melayani 86 kong selama 28 hari. (arti kong adalah melayani laki laki ). Dengan tarif sekali kong seharga 170 ringgit.

    Jika target itu belum tercapai,  terdakwa tidak akan memberikan sepersenpun pada korban. Seperti penuturan saksi Tia (24) Rabu,10/2/2016) pada sidang keterangan korban dan penyidik Kepolisian di PN Batam.

    Dalam keterangan Tia, sesampai di Malyasia bersama terdakwa diinapkan dalam hotel dan semua dokumen dipegang oleh Koko sem dan terdakwa. Ia terlebih dahulu diperkosa terdakwa dalam hotel dengan cara memaksa.

    Selanjutnya, terdakwa menyerahkan sepenuhnya pada agen bernama Koko Sem dan selama 2 minggu sudah melayani 50 kong. Saat itu saya berontak pada terdakwa tapi karena paspor di pegangnya tidak bisa berbuat apa apa. Kata Tia sambil menangis

    Karena tidak tahan lagi diperlukan seperti itu, dengan bantuan orang saya melarikan diri dan melapor pada kedutaan Indonesia di Malaysia. Selama dua minggu di kedutaan baru di pulangkan ke Batam.

    Atas dasar itu, saya membuat laporan ke Polisi di Polda. Semua hasilnya tidak ada diberikan oleh terdakwa dengan Koko Sem.  Dimana ringgit setiap melayani para hidung belang dish ambil langsung oleh Koko Sem.

    ” Awalnya mengenal terdakwa dari Novi. Katanya terdakwa ini agen pengiriman kerja ke Malaysia dan orangnya baik dengan gaji 170 ringgit per hari, ” terang Tia

    Terdakwa Ahmad Zainal menerima upah sebesar Rp1 juta dari berapa korban yang diberangkatkan, diluar dari akomondasi, fee tamu dan biaya paspor. Terdakwa ditangkap  saat lagi tidur dirumahnya setelah laporan diterima dari korban. Kata saksi dari anggota Polisi Polda Kepri.

    Terdakwa didakwa melanggar pasal 4 dan pasal 11 Undang Undang nomor 11 tahun 2007 tetang trafiking dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun.  Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU ), Rumondang SH.

    Sidang yang di pimpin Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetio SH  didampingi Juli Handayani SH dan Andi Chandra SH. Sidang kembali digelar minggu depan untuk mendengarkan keterangan terdakwa. (nikson simanjuntak) and

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    BNNK Tanjungpinang Persilahkan Warga yang Menjadi Pecandu Narkoba untuk Direhabilitasi di BNN

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang, AKBP Abdul Hasyim Pangabean mempersilahkan warga Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang menjadi pencandu narkoba...

    Sertijab Komandan Yonif 10 Marinir/SBY dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar...

    Metrobatam.com, Batam - Tongkat komando Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha berpindah dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar Rino Rianto. Serah...

    Korcab IV DJAB Gelar Pertandingan Bola Voli Dalam Rangka Memeriahkan Hari Armada RI

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) menggelar pertandingan bola voli yang diikuti 4 peserta dari ibu-ibu Jalasenastri Korcab...

    Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

    Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

    Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

    Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

    Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

    Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

    Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

    Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

    Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

    Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

    Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

    Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

    Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

    Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...
    BAGIKAN