Ahmad Zainal Jual Wanita Indonesia Jadi PSK di Malaysia

    906

    Ahmat z

    Metrobatam.com, Batam – Terdakwa Ahmad Zainal (47), berprofesi sebagai germo antar lintas negara. Dengan gaji sebesar 170 ringgit per hari ditawarkan kepada korbannya untuk menjadi pekerja sex komersial (PSK ).

    Sebanyak Lima orang korbannya yang di jadikan PSK antara lain;  Tia, Novi, Yanti, Sri Rahayu dan Oci. Sebelum diserahkan kepada Koko Sem yang merupakan warga negara Malyasia, para korban terlebih dahulu harus melayani nafsu bejat terdakwa Ahamad Zainal saat diberada di hotel Malaysia.

    Disamping itu, perjanjian dan target  yang dibuat terdakwa dengan korbanya harus melayani 86 kong selama 28 hari. (arti kong adalah melayani laki laki ). Dengan tarif sekali kong seharga 170 ringgit.

    Jika target itu belum tercapai,  terdakwa tidak akan memberikan sepersenpun pada korban. Seperti penuturan saksi Tia (24) Rabu,10/2/2016) pada sidang keterangan korban dan penyidik Kepolisian di PN Batam.

    Dalam keterangan Tia, sesampai di Malyasia bersama terdakwa diinapkan dalam hotel dan semua dokumen dipegang oleh Koko sem dan terdakwa. Ia terlebih dahulu diperkosa terdakwa dalam hotel dengan cara memaksa.

    Selanjutnya, terdakwa menyerahkan sepenuhnya pada agen bernama Koko Sem dan selama 2 minggu sudah melayani 50 kong. Saat itu saya berontak pada terdakwa tapi karena paspor di pegangnya tidak bisa berbuat apa apa. Kata Tia sambil menangis

    Karena tidak tahan lagi diperlukan seperti itu, dengan bantuan orang saya melarikan diri dan melapor pada kedutaan Indonesia di Malaysia. Selama dua minggu di kedutaan baru di pulangkan ke Batam.

    Atas dasar itu, saya membuat laporan ke Polisi di Polda. Semua hasilnya tidak ada diberikan oleh terdakwa dengan Koko Sem.  Dimana ringgit setiap melayani para hidung belang dish ambil langsung oleh Koko Sem.

    ” Awalnya mengenal terdakwa dari Novi. Katanya terdakwa ini agen pengiriman kerja ke Malaysia dan orangnya baik dengan gaji 170 ringgit per hari, ” terang Tia

    Terdakwa Ahmad Zainal menerima upah sebesar Rp1 juta dari berapa korban yang diberangkatkan, diluar dari akomondasi, fee tamu dan biaya paspor. Terdakwa ditangkap  saat lagi tidur dirumahnya setelah laporan diterima dari korban. Kata saksi dari anggota Polisi Polda Kepri.

    Terdakwa didakwa melanggar pasal 4 dan pasal 11 Undang Undang nomor 11 tahun 2007 tetang trafiking dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun.  Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU ), Rumondang SH.

    Sidang yang di pimpin Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetio SH  didampingi Juli Handayani SH dan Andi Chandra SH. Sidang kembali digelar minggu depan untuk mendengarkan keterangan terdakwa. (nikson simanjuntak) and

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Novanto Belum Pasti Menghadiri Persidangan Andi Narogong

    Jakarta: Setya Novanto belum memastikan bakal hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, hari ini. Novanto sedianya dijadwalkan bersaksi di persidangan Andi Agustinus alias Andi...

    Jokowi: Saya Lihat Fenomena Gampang Sekali Mengkafirkan Orang

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam menyikapi kemudahan yang diperoleh melalui perubahan global dengan adanya media sosial, e-commerce,...

    VIRAL! 2 Cewek Berhijab Selfie Pakai Celana Pendek, Netizen: Harus Disanksi Tegas

    Metrobatam.com - DUA wanita berhijab videonya mendadak viral di dunia maya dan menjadi bahan cibiran netizen. Pasalnya, gadis berhijab itu melakukan selfie (swafoto) dengan...

    Habitatnya Terusik, Orangutan Turun ke Permukiman Warga Bikin Heboh

    Metrobatam, Tenggarong – Warga Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur dihebohkan dengan kemunculan seekor orangutan (Pongo pygmaeus) yang masuk ke...

    Tipu Belasan CPNS Kemenkumham, Perempuan Ini Raup Rp200 Juta lalu Diciduk Polisi

    Metrobatam, Jakarta – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintahan Aceh diduga melakukan penipuan terhadap 11 orang calon PNS dalam tes masuk Kemenkumham RI...

    Buwas: Anak SD Dibidik Jadi Sasaran Pengedar Narkoba

    Metrobatam, Medan - Jaringan narkoba internasional terus berupaya mengembangkan jaring mereka di Indonesia. Termasuk meregenerasi para konsumen mereka dari usia yang sangat dini. Bahkan...

    Keganasan Bermedsos Penghina Kapolri Berubah Rengekan di Ruang Sidang

    Metrobatam, Bandar Lampung – Kegarangan M Ali Amin Said (35), terdakwa kasus penghinaan terhadap Kapolri Tito Karnavian seperti amblas ditelan bumi. Pemilik akun Facebook,...

    Kakak Angkat Ahok: Bismillah, Dengan Ini Saya Nyatakan Maju Pilgub Sulsel Lewat Independen!

    Metrobatam, Makassar - Kakak angkat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Andi Analta Baso Amier menyatakan diri akan maju menjadi bakal...

    Mengejutkan! Ketua DPRD Kolaka Utara Ternyata Dibunuh Istrinya Sendiri

    Metrobatam, Kolaka Utara - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira tewas dibunuh istrinya sendiri, Andi Erni Astuti. Politikus...

    KPU Keluarkan SK Penetapan Peserta Pemilu 2019 Tahun Depan

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penetapan partai politik peserta pemilu 2019 pada 17 Februari 2018. SK...

    Duterte ke Indonesia dan Malaysia: Ledakkan Perompak di Laut

    Manila - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, menyatakan dirinya akan meminta pemimpin Indonesia dan Malaysia untuk 'meledakkan' perompak di perairan regional. Duterte juga menegaskan akan...

    BNN Musnahkan 520 Kg Ganja, 191 Kg Sabu dan 43 Ribu Butir Ekstasi

    Metrobatam, Medan - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 191 kilogram sabu-sabu, 344 butir sabu-sabu tablet, 43.450 butir ekstasi, dan 520 kilogram ganja di Lapangan...
    BAGIKAN