Ahmad Zainal Jual Wanita Indonesia Jadi PSK di Malaysia

    911

    Ahmat z

    Metrobatam.com, Batam – Terdakwa Ahmad Zainal (47), berprofesi sebagai germo antar lintas negara. Dengan gaji sebesar 170 ringgit per hari ditawarkan kepada korbannya untuk menjadi pekerja sex komersial (PSK ).

    Sebanyak Lima orang korbannya yang di jadikan PSK antara lain;  Tia, Novi, Yanti, Sri Rahayu dan Oci. Sebelum diserahkan kepada Koko Sem yang merupakan warga negara Malyasia, para korban terlebih dahulu harus melayani nafsu bejat terdakwa Ahamad Zainal saat diberada di hotel Malaysia.

    Disamping itu, perjanjian dan target  yang dibuat terdakwa dengan korbanya harus melayani 86 kong selama 28 hari. (arti kong adalah melayani laki laki ). Dengan tarif sekali kong seharga 170 ringgit.

    Jika target itu belum tercapai,  terdakwa tidak akan memberikan sepersenpun pada korban. Seperti penuturan saksi Tia (24) Rabu,10/2/2016) pada sidang keterangan korban dan penyidik Kepolisian di PN Batam.

    Dalam keterangan Tia, sesampai di Malyasia bersama terdakwa diinapkan dalam hotel dan semua dokumen dipegang oleh Koko sem dan terdakwa. Ia terlebih dahulu diperkosa terdakwa dalam hotel dengan cara memaksa.

    Selanjutnya, terdakwa menyerahkan sepenuhnya pada agen bernama Koko Sem dan selama 2 minggu sudah melayani 50 kong. Saat itu saya berontak pada terdakwa tapi karena paspor di pegangnya tidak bisa berbuat apa apa. Kata Tia sambil menangis

    Karena tidak tahan lagi diperlukan seperti itu, dengan bantuan orang saya melarikan diri dan melapor pada kedutaan Indonesia di Malaysia. Selama dua minggu di kedutaan baru di pulangkan ke Batam.

    Atas dasar itu, saya membuat laporan ke Polisi di Polda. Semua hasilnya tidak ada diberikan oleh terdakwa dengan Koko Sem.  Dimana ringgit setiap melayani para hidung belang dish ambil langsung oleh Koko Sem.

    ” Awalnya mengenal terdakwa dari Novi. Katanya terdakwa ini agen pengiriman kerja ke Malaysia dan orangnya baik dengan gaji 170 ringgit per hari, ” terang Tia

    Terdakwa Ahmad Zainal menerima upah sebesar Rp1 juta dari berapa korban yang diberangkatkan, diluar dari akomondasi, fee tamu dan biaya paspor. Terdakwa ditangkap  saat lagi tidur dirumahnya setelah laporan diterima dari korban. Kata saksi dari anggota Polisi Polda Kepri.

    Terdakwa didakwa melanggar pasal 4 dan pasal 11 Undang Undang nomor 11 tahun 2007 tetang trafiking dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun.  Kata Jaksa Penuntut Umum (JPU ), Rumondang SH.

    Sidang yang di pimpin Ketua Majelis Hakim Wahyu Prasetio SH  didampingi Juli Handayani SH dan Andi Chandra SH. Sidang kembali digelar minggu depan untuk mendengarkan keterangan terdakwa. (nikson simanjuntak) and

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

    Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

    Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

    Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

    Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

    Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

    Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

    Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

    Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

    PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

    Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

    KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

    Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

    Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

    KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....

    Setnov Bela Fahri Hamzah soal Tudingan Nazaruddin

    Metrobatam, Jakarta - Terdakwa korupsi proyek e-KTP Setya Novanto membela Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang dituding mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin...

    TKI di Taiwan Tewas Misterius, Sempat Tulis Surat Wasiat dan Siaran Live di Facebook

    Metrobatam, Lampung - Seorang TKI pria yang bekerja di Taiwan dilaporkan tewas bunuh diri. Pria berinisial WY asal Lampung Timur itu dikabarkan nekat mengakhiri...
    BAGIKAN