Ahok Terancam Gagal Ikut Pilkada, Parpol cabut Dukungan?

662

Metrobatam.com, Jakarta – Tiga partai pendukung bakal cagub Basuki Tjahaja Purnama, Golkar, Hanura dan NasDem tengah diterpa isu pembelotan. Beredar kabar salah satu partai akan mencabut dukungan yang akan membuat Ahok gagal maju di Pilgub DKI 2017.

Ketua tim pemenangan Ahok, yang juga politikus Golkar, Nusron Wahid, mengakui bahwa partainya tidak bulat mendukung Ahok. Dia mengatakan, ada sebagian kader yang keberatan partai berlambang beringin itu mendukung Ahok pada Pilkada 2017.

Demikian juga di internal Partai Hanura yang sempat bergejolak karena keputusan Ketua Umum Wiranto mendukung Ahok. Dua pengurus harian DPD Hanur DKI Jakarta mengundurkan diri sebagai pengurus dan kader. Mereka adalah Wakil Ketua DPD Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Hanura DKI Jakarta, Rachmat HS dan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Legislatif dan Eksekutif, Bustami Rahawarin.

Sementara itu, Ahok menyatakan dirinya mengalami kesialan jika ternyata dukungan yang diberikan ditarik lagi oleh partai.

“Kalau mereka (tiga partai) mengingkari kepercayaan yang kami berikan ya sudah berarti kita sial aja ditipu partai-kan. Tapi kalau politik kan jangka panjang kaya marathon dan marathon lagi,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/8).

Namun, kata dia, sikap partai saat ini tengah menjadi perhatian seluruh masyarakat di Indonesia. Sehingga, bila benar ada partai yang membelot, dia menyebut akan berimplikasi hingga Pilpres 2019. Mengingat, sebelumnya dirinya telah mendapatkan dukungan dari warga DKI melalui Teman Ahok.

“Andalan saya kan Teman Ahok saya bilang partisipasi masyarakat, lalu partai mendukung ya kita respect dong. Kamu mendukung ya kita respect sama-sama kasih Anda kehormatan, sama-sama kita menghargai tapi kalau dia batalin (dukungan) ya saya kira partai masa mau menodai, kalau sampai mau nekat juga ya silakan aja,” tutup Ahok.

Kabar pembelotan partai pendukung Ahok ini dibantah oleh Politikus Partai Hanura Dadang Rusdiana. Dia menegaskan, partainya bersama Golkar dan NasDem tak akan menarik dukungan kepada Ahok. Sebab, kata dia, penarikan dukungan kepada Ahok ini sama saja dengan menjatuhkan integritas partai itu sendiri.

Menurut Dadang, parpol manapun tidak akan mengorbankan integritas partainya dengan cara seperti itu. “Ketiga partai ini sudah menyatakan dukungan formal, jadi tak mungkin kami mengorbankan integritas,” ujar Dadang saat dihubungi, Rabu (10/8).

Dadang menilai jika sosok Ahok masih menjadi idaman bagi masyarakat DKI Jakarta. Indikatornya adalah dengan elektabilitas Ahok yang masih dianggap lebih tinggi dibandingkan siapapun bakal calon dari partai lainnya.

Hanura sudah membuat jaminan tertulis yang sudah ditandatangani oleh para partai pendukung sang petahana tersebut. Jaminan tertulis ini ditegaskan Dadang, sebagai sebuah bukti dari komitmen 3 partai tersebut. Yakni Partai Hanura, Golkar dan NasDem yang berjanji tidak akan menarik dukungan mereka kepada mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

“Sudah ada dukungan tertulis yang ditandatangani ketua umum partai, jadi tak mungkin kami berkhianat,” pungkasnya. (mb/merdeka)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...
BAGIKAN