Aktivitas Reklamasi, Pendapatan Nelayan Kampung Belian Merosot

638

Metrobatam.com, Batam – Puluhan nelayan kampung Belian, Kecamatan Batam Kota mengaku menjerit dengan adanya aktivitas reklamasi pantai yang dilakukan beberapa perusahaan. Soalnya, kegiatan ini mengakibatkan pemghasilan nelayan merosot tajam sehingga sebagian nelayan beralih menjadi buruh bangunan dan penebang pohon bakau.

Pantaun di lapangan, lokasi reklamasi laut tersebut dikelola perusahaan Arsikon Group dan Podomoro Group. Sedangkan setiap hari, siang dan malam, puluhan dumtruck PT Silma Grup melakukan penimbunan di lokasi tersebut. Bahkan sudah menjorok ke laut, hingga mengganggu keluar masuk kapal angkutan ke Singapura.

Pak Din, nelayan Kampung Belian mengatakan kerusakan lingkungan yang diakibatkan reklamasi pantai merupakan penyebab menurunnya pendapatan nelayan. Saat ini, sebagian nelayan telah berganti profesi menjadi penebang pohon bakau dan kuli bangunan.

“Cobalah tengok, air sungai dah keruh, tanah timbunan dah masuk ke alur sungai,” kata Pak Din di rumahnya di Kampung Tua Belian, Kamis (14/4)

Dia mengatakan penghasilan menangkap hasil laut sudah tidak bisa diharapkan lagi. Karena beberapa lokasi terumbu karang maupun bakau tempat biota laut mencari makanan sudah
rusak parah akibat ditimbun perusahaan.

“Nak dapatkan 1 kilo ketam (kepiting) aja susah. Paling sehari dapat 2 atau 3 ekor ketam kecil, itu pun harus nebang kayu buat nyari penghasilan lain,” ujar Pak Din dengan dialeg Melayunya.

Selain itu, lanjut Pak Din, saat akan turun melaut, nelayan sulit untuk mengikat perahu dan boatnya saat air surut, karena harus mengikat sampan di tengah sungai akibat alur sungai sudah tertutup oleh tanah timbunan.

“Parahnya lagi reklamasi tidak dilakukan satu perusahaan saja, bahkan informasinya perusahaan besar lainnya juga akan melakukan reklamasi seperti Podomoro Group,” ungkapnya.

Ketua RT 01/06 Kampung Belian, Samsudin mengatakan akibat reklamasi pantai yang dilakukan KAA, banyak yang sudah beralih profesi, yang bertahan hanya tinggal hitungan jari, itupun harus menempuh puluhan menuju lokasi ikan.

“Beberapa perusahaan yang melakukan penimbunan, sudah memberikan kompensasi, namun tidak seluruhnya mendapat ganti rugi, kalaupun diganti tidak sesuai harapan nelayan,”ujarnya.

Dikatakannya salah satu perusahaan besar di Batam akan melakukan penimbunan laut dan sedang melakukan perundingan terhadap nelayan yang ada di lima kampung diantaranya Kampung Belian, Kampung Terih, Kampung Klembah, Kampung Sambau, Belian Pantai.

Sementara itu, Kepala Bapedal Kota Batam Dendi Purnomo mengatakan, izin amdal yang diberikan merupakan rekomendasi serta ada beberapa tahap terlebih dahulu yang diperhatikan seperti izin lahan yang dikeluarkan BP Batam, barulah dari kemetrian kelautan yang direkomendasikan KP2K.

“Ada beberapa tahap boleh beroperasinya reklamasi dan bukan hanya dari bapedal saja,” kata Dendi usai pemusnahan barang Bea Cukai di Batuampar.

Kata dia, untuk melakukan pemberian izin bukanlah hanya dari dinasnya saja, namun ada beberapa tahapan yang dilakukan termasuk dari Pemprov Kepri maupun dinas Perhubungan Batam.

“Amdal hanya dampak lingkungan dan awalnya ya BP Batam bersama kemetrianlah,” ujarnya.

Menyikapi pemberitaan dibeberapa media masalah reklamasi yang diduga sarat korupsi sehingga berdampak terhadap pemasukan PAD Batam, Ia mengatakan akan melakukan penyelidikan, namun lebih fokus terhadap pemberian izin.

“Kita akan melakukan dugaan penyelidikan pemberian izin terkait dugaan korupsi,” katanya.

Sumber: haluankepri.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN