Alamak! Buruh Pabrik Cabuli 23 Bocah Laki-Laki

154

Metrobatam, Karawang – Jajaran Polres Karawang menangkap OM (27), seorang buruh pabrik karena diduga mencabuli sedikitnya 23 bocah laki-laki yang semuanya merupakan tetangga pelaku.

Perbuatan pelaku yang merupakan warga Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat, ini diketahui setelah salah seorang korban mengeluh sakit saat buang air. Setelah didesak orang tuanya, korban akhirnya mengaku habis dicabuli OM di rumah kontrakan pelaku. Mendengar pengakuan itu, orangtua korban bersama warga lainnya langsung membawa pelaku ke balai desa setempat.

“Waktu kita sidang di desa pelaku tidak mengakui perbuatannya makanya kita bawa ke kantor polisi,” kata Nan, salah satu orang tua korban, Rabu (8/3).

Menurut Nan, setelah mengetahui anaknya yang masih kelas II SD menjadi korban pencabulan, dirinya bersama warga lainnya mendata seluruh anak yang sempat dicabuli oleh buruh pabrik itu. Dari hasil pendataan itu, sebanyak 23 anak di desa setempat mengaku pernah dicabuli pelaku.

“Saya yakin jumlah korban akan bertambah karena masih ada anak yang ketakutan sehingga tidak berani bicara,” kata Nan.

Nan mengatakan, dari keterangan para korban diketahui modus buruh pabrik itu melakukan pencabulan yaitu dengan mengiming-imingi korbannya atau menjanjikan korban akan diberi uang. Kemudian, korban diminta pelaku datang ke rumah kontrakannya.

Setelah korban datang, buruh pabrik itu menyuruh korban untuk membuka baju dan celana kemudian korban langsung dicabuli. “Itu pengakuan para korban setelah kita tanya satu per satu melalui orang tua masing-masing. Semua korban akan kita visum dan saat ini baru dua orang sudah divisum namun hasilnya belum diketahui,” katanya.

Kordinator Daerah Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak (TRC PA) Kabupaten Karawang, Wawan Wartawan yang melakukan pendampingan kepada para korban pencabulan ini, menyerahkan sepenuhnya kasus pencabulan ini ke pihak kepolisian. Pihaknya hanya memfasilitasi korban untuk menghilangkan dampak traumatik atas peristiwa tersebut sehingga mental korban bisa kembali pulih.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Herwit Yuanita mengatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terkait adanya laporan pencabulan yang dilakukan buruh pabrik. Dia belum bisa memberikan keterangan lebih banyak karena baru melakukan pemeriksaan.

“Besok saja ya saya kasih keterangannya karena masih memeriksa dan mengumpulkan bukti-bukti dulu,” katanya melalui pesan singkat.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...
BAGIKAN