Alamat Fiktif, Surat Kejari Batam Pemanggilan Saksi Korupsi Alkes Kembali

    204

    Askes

    Metrobatam.com, Batam – Kejaksaan Negeri Batam berkali kali mengirimkan surat kepada saksi pendukung terkait kasus dugaan korupsi alat alat Kesehatan (Alkes ) Kota Batam.  Surat tersebut tidak mendapat respon dan malah kembali kepada tim penyidik Kejari Batam.

    Informasi yang didapatkan tim penyidik Kejari Batam, bahwa alamat tersebut fiktif dan sudah pindah luar Batam. Surat itu ditujukan pada Empat orang saksi pendukung kasus dugaan korupsi Alkes. Kata Kepala seksi pidana khusus (Kapidsus), Muhammad Iqbal SH, Senin (15/2/2016) di Kejari Batam.

    Tim penyidik Kejari Batam tetap konsentrasi terhadap kasus ini, walaupun surat telah kembali. Hal ini untuk mengetahui lebih jauh  berapa jumlah kerugian Negara atas kasus korupsi ini. Ujar Iqbal

    Sementara, terkait ditetapkannya Direktur RSUD Batam, dr Fadillah Malarangan sebagai tersangka korupsi Alkes oleh Mabes Polri. Kejari Batam mendapat kendala soal izin pemeriksaannya harus melalui tahapan dan proses panjang yaitu; menyurati Kejaksaan Tinggi Tanjung Pinang Kepri, Kejaksaan Agung RI kemudian ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia ( Mabes polri ). Disamping itu, Kejari Batam harus mengeluarkan anggaran besar. Terang Muhammad Iqbal SH. (nikson simanjuntak)and

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Luar Biasa! Siswi Madrasah Ini akan Jadi Pembicara Forum WHO di Kanada

    Metrobatam, Yogyakarta - Salah satu siswi Madrasah Tsanawityah (MTs) Yapi Pakem Sleman, Monica (15) mendapat kesempatan menjadi pembicara pada World Health Organization (WHO) 8th...

    Soal Densus Tipikor, Menkum: Jangan sampai Saling Curi Kasus

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mendukung dibentuknya Densus Tipikor. Namun dia ingin pembentukan densus itu diatur jelas sehingga...

    Bareskrim Tangkap Penyelundup 30 Kg Sabu di Perairan Aceh

    Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan menangkap empat orang...

    Resmi Ditutup KPU, Ini 27 Parpol yang Daftar sebagai Peserta Pemilu 2019

    Metrobatam, Jakarta - Pendaftaran peserta partai politik Pemilu 2019 resmi ditutup. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asya'ri mengatakan, sampai dengan waktu ditutup ada...

    Partai Kalangan Golput Daftar ke KPU Usung Jokowi di 2019

    Metrobatam, Jakarta - Partai Indonesia Kerja (PIKA) ikut memeriahkan deretan partai baru yang resmi mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 ke KPU RI, Senin malam...

    Menjelang Akhir Tahun, Bupati Bintan Himbau Nelayan Waspada Saat Melaut

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau agar para nelayan di Kabupaten Bintan untuk ekstra waspada saat melaut. Himbauan tersebut dilontarkannya...

    Pesawat AirAsia Perth – Bali Terjun 20 Ribu Kaki di Udara, Penumpang Panik

    Metrobatam, Jakarta - Pesawat AirAsia dengan rute Perth menuju Bali terpaksa kembali ke Australia di tengah perjalanan setelah mengalami keadaan darurat pada Minggu (15/10). Sejumlah...

    Bentuk Densus Tipikor, Kapolri Tawarkan 2 Metode Pemberantasan Korupsi

    Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menawarkan adanya dua metode kerja Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Dua metode ini diharapkan dapat...

    7 Sindikat Narkoba Diringkus Polisi, Salah Satunya Ibu Rumah Tangga

    Metrobatam, Jambi - Sebanyak 7 orang sindikat peredaran narkoba antarprovinsi diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda jambi. Dari tujuh pelaku, salah satunya wanita berinisial...

    Sri Rahayu Penghina Jokowi Terancam Penjara 6 Tahun

    Metrobatam, Cianjur - Sidang terdakwa kasus ujaran kebencian (hate speech) yang menghadirkan terdakwa Sri Rahayu Ningsih digelar di Pengadilan Negeri Cianjur (PN Cianjur). Sri...

    Perahu Pengungsi Rohingya Tenggelam Dekat Bangladesh, 8 Orang Tewas

    Dhaka - Sebuah perahu yang dipenuhi pengungsi Rohingya tenggelam saat berlayar ke Bangladesh, dari Myanmar. Sedikitnya 8 orang tewas tenggelam dan puluhan orang lainnya...
    BAGIKAN