Metrobatam, Jakarta – Mengapa kelompok Egianus Kogoya membantai pekerja Trans Papua? Juru bicara kelompok yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) ini akhirnya bicara. Alasannya, ingin Papua pisah dari Indonesia.

Juru bicara TPNPB Sebby Sambom mengatakan, jauh sebelum penembakan mengerikan di Nduga tersebut, mereka telah memperingatkan agar pembangunan jalan Trans Papua tidak dilanjutkan.

“Jadi di Yigi itu bukan pembantaian, bukan eksekusi mati seperti yang dikatakan TNI-Polri. Itu penyerangan,” kata juru bicara TPNPB Sebby Sambom saat dihubungi detikcom, Kamis (6/12).

Tahun lalu, TPNPB telah menyerang TNI dan memberi peringatan agar pembangunan jalan Trans Papua tidak dilanjutkan. Tapi proyek jalan terus sehingga mereka marah dan melakukan penyerangan.

Saat disinggung pembangunan jalan itu untuk kesejahteraan warga Papua, Sebby mengatakan pihaknya tidak butuh pembangunan yang disetir pemerintah Indonesia. Sebby menekankan masalah yang terjadi di Papua bukan soal kesejahteraan, tapi masalah politik. Maka kelompok yang dipimpin Egianus Kogoya ini menolak semua bentuk pembangunan.

Mereka juga tidak mau berkompromi terhadap penawaran apapun. Mereka hanya punya satu tuntutan yang mengancam keutuhan bangsa Indonesia, yakni ingin memisahkan diri dari republik ini. “Berikan kesempatan untuk kami merdeka sendiri,” ucapnya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya menyebut jumlah kekuatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya tak lebih dari 50 orang. Jumlah senjata yang dimiliki kelompok tersebut sekitar 20 pucuk senjata api.

“Saat ini kita kirim tim gabungan Polri-TNI, dipimpin langsung oleh Kapolda dan Pangdam bergerak ke sana. Kekuatan mereka tidak banyak, lebih-kurang 30-50 orang dengan 20 pucuk,” kata Tito di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (5/12).

Sementara, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyebut 154 personel gabungan dari TNI dan Polri telah dikirim untuk mengamankan lokasi penembakan pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua. Moeldoko ingin masyarakat setempat merasa aman.

“154 TNI-Polri dikirim untuk pemulihan. Kita tidak ingin masyarakat di sana merasa situasi tidak menentu. Merasa tidak aman dan nyaman,” ucap Moeldoko kepada wartawan di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta, Rabu (5/12).

Pekerja Didampingi Aparat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pembangunan jalan Trans Papua terus berlanjut, meski ada insiden penembakan terhadap pekerja proyek itu. Jokowi meminta proyek dan para pekerja Trans Papua selalu didampingi keamanan.

Untuk saat ini, Jokowi mengatakan pemerintah mengutamakan untuk mengevakuasi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua.

“Ya ini masih proses yang di sana belum selesai, akan kita selesaikan terutama evakuasi secepat-cepatnya. Setelah itu pembangunan tetap akan jalan,” kata Jokowi saat ditemui wartawan di Mahligai Agung Convention Hall, Universitas Bandar Lampung, Kota Bandar Lampung, Kamis (6/12).

Jokowi menegaskan, ke manapun pembangunan itu dilakukan di kawasan Papua, maka harus selalu didampingi oleh pihak keamanan. Tujuannya untuk memberikan rasa aman bagi para pekerja.

“Saya sampaikan agar ke manapun pembangunan itu mengarah selalu didampingi oleh aparat keamanan sehingga betul-betul jaminan keamanan untuk pekerja-pekerja yang bekerja di lapangan, hutan belantara, dalam menyiapkan infrastruktur terutama jalan di Tanah Papua tidak akan pernah berhenti, tetap akan jalan terus,” katanya.

Jokowi menjelaskan, tujuan pemerintah untuk terus melakukan pembangunan di Papua yakni untuk menciptakan rasa keadilan sosial di timur Indonesia tersebut. Jokowi ingin semua masyarakat Indonesia sama-sama merasakan pembangunan.

“Ini untuk menyiapkan infrastruktur di Tanah Papua dan yang kedua juga untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia agar ketimpangan infrastruktur antara Jawa dengan Papua, antara barat dan timur, betul-betul bisa kita kejar,” jelas Jokowi. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Korcab IV DJA I Adakan Pelatihan Ecoprint Advance

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang IV (Korcab IV) Daerah Jalasenastri Armada I (DJA I) mengadakan salah pelatihan ecoprint advance di Aula Yos Sudarso, Markas...

Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi

Metrobatam.com, Bintan - Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 dilangsungkan di Lapangan Demang Lebar Daun Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Jum'at pagi (22/3). Hampir 12...

Pengurus “Lasqi” Resmi Dilantik, Pemkab dan Kemenag Lingga Beri Dukungan

Metrobatam.com, Lingga - Pengurus DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, periode 2019-2023 resmi dilantik oleh Ketua DPW Lasqi Provinsi Kepri,...

Kodim 0315/Bintan Bersama Perkumpulan Jember Bersatu Gelar Kegitan Jum’at Berkah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepedulian yang tinggi merupakan bentuk nyata yang dimiliki oleh TNI karena TNI ada dan besar bersama rakyat. Sesuai dengan Mottonya Bahwa...

Gubernur Kepri Buka MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Bukit Bestari

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Bukit Bestari Tahun 2019 bertempat di Lapangan...

Wiranto: Jangan Takut dengan Pergerakan Massa Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan masyarakat tak perlu takut terhadap isu-isu maupun pergerakan massa jelang Pemilu...

TNI Akui Terbitkan Pelat Mobil yang Dipakai Relawan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen Dedi Iswanto menyatakan plat bernomor 3005-00 yang digunakan Mitsubishi Pajero dalam acara relawan Prabowo Subianto...

MA Perberat Vonis Fredrich Yunadi Jadi 7,5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim kasasi Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis advokat Fredrich Yunadi menjadi 7,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair...

Temui Wiranto, AHY Beri Dukungan Agar Pemilu Aman, Damai dan Jujur

Metrobatam, Jakarta - Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Menko Polhukam Wiranto. AHY menyampaikan rekomendasi ke Wiranto terkait...

Wiranto: 453 Ribu Personel TNI-Polri Amankan Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan lebih dari 453 ribu personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan...

DMI Nilai Insiden Masjid Banyumas Bukti Sentimen Kian Parah

Metrobatam, Jakarta - Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyampaikan keprihatinannya terkait aksi orang tak dikenal mengacak-acak salah satu masjid di Banyumas, Jawa Tengah. Sekretaris Jenderal...

Viral Mobil Berpelat TNI Diduga Dipakai Relawan Prabowo-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Penampakan sebuah mobil bermerek Mitsubishi Pajero mendadak viral di media sosial. Mobil berpelat nomor milik TNI, 3005-00, itu disebut dipakai oleh...