Alhamdulillah! Pernikahan Anak dengan Duda Usia 50 Tahun Batal

Metrobatam, Pangkalpinang – Seorang anak berusia 16 tahun dipaksa nikah oleh ayahnya dengan duda yang menginjak usia 50 tahun, Yasa. Untungnya, rencana pernikahan yang harusnya digelar hari ini bisa dibatalkan oleh Komisi Perlindungan Anak (KPAD) Bangka Belitung (Babel).

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Pulau Bangka. “Alhamdulillah sudah kita batalkan pernikahan anak di bawah umur yang dipaksa ayah kandungnya pada Selasa (17/5) sore kemarin,” kata Ketua KPAD Babel, Sapta Qodria Muafi kepada detikcom, Rabu (18/4).

Awalnya, KPAD mendapat laporan dari ibu korban yang tidak terima anaknya dinikahi Yasa. “Ibu korban yang melaporkan ke kami, karena anaknya masih di bawah umur dan masih ingin bersekolah,” ujar Sapta.

Mendapat laporan itu, pihak KPAD Babel dan instansi terkait bergerak cepat untuk membatalkan pernikahan itu. Pihaknya langsung mendatangi rumah korban di rumahnya.

“Dapat laporan dari ibu korban, kita langsung mendatangi rumahnya, ternyata anak ini tidak mengenal sama sekali dengan pria pilihan ayahnya. Korban mengaku dipaksa ayahnya dan takut untuk menolak,” kata Sapta.

Awalnya, proses mediasi dengan ayah anak dengan Yasa berlangsung alot. Ayahnya tetap bersikukuh untuk menikahkan anak. Namun setelah diberi pengertian, akhirnya mereka sepakat tidak akan melanjutkan pernikahan yang tidak dibenarkan oleh undang-undang itu.

“Awalnya, ayahnya ngotot tetap akan menikahkan anaknya, dan mempelai pria demikian juga. Setelah dilakukan proses mediasi di kantor lurah setempat keduanya pun bisa menerima dan setuju tidak melanjutkan pernikahan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Yasa mengatakan bisa menerima keputusan hasil mediasi setelah mendengarkan penjelasan dari pihak KPAD Babel. “Kita hanya sekedar menjalani, ketentuan dan keputusan kembali ke Allah SWT,” kata Yasa.

Menurutnya, dirinya sudah ikhlas dan tidak mempermasalahkan pembatalan pernikahan yang sudah di depan mata, mungkin bukan jodoh.

“Bukan jodoh saya mungkin, saya sudah ikhlas meskipun pernikahan saya dibatalkan,” katanya.

Untuk diketahui, kedua orang tua anak sudah lama berpisah. Selama ini anak tinggal bersama ayahnya. Ibunya mendapat kabar anaknya akan dinikahkan dari kakak korban ketika menjenguk adiknya. Guna pemulihan psikis, kini korban dititipkan di rumah singgah aman milik pemerintah Provinsi Bangka Belitung oleh KPAD Babel. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...

Pemerintah Tegaskan Dana Saksi dari APBN Hanya Pelatihan

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan tidak menganggarkan atau mengalokasikan dana untuk saksi dari partai politik pada pelaksanaan pemilu 2019 dalam Anggaran...
SHARE