Anak Usia Sekolah Rentan Sakit DBD

3284

Metrobatam.com – Indonesia termasuk dalam negara yang endemis penyakit demam berdarah dengue (DBD). Penyakit dengan gejala mirip flu ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan menderita penyakit DBD.

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut, anak berusia 7-12 tahun paling beresiko terkena DBD.

Menurut dr.Leonard Nainggolan Sp.PD-KPTI, anak usia sekolah berada di sekolah sejak pagi hingga siang atau sore hari, yang merupakan waktu aktif nyamuk Aedes aegypti.

“Anak-anak duduk di kelas dari pagi sampai siang, kaki di bawah meja jadi sasaran empuk nyamuk,” ujar Leonard dalam acara temu media bertajuk “Nyamuk Makin Bandel, Perkembangan dan Wabah yang Ditimbulkan” di Jakarta (9/10/2017).

Ia menjelaskan, nyamuk Aedes aegypti menularkan virus dengue ketika menggigit manusia. “Nyamuk ini memang lebih menyukai aroma manusia dan juga warna merah atau hitam,” paparnya.

Selain itu, nyamuk ini juga memiliki masa aktif pagi hari mulai dari jam 8-13 dan sore hari mulai dari pukul 15-17. “Karena itu pemakaian kelambu tidak efektif untuk menghindari nyamuk penyebab demam berdarah,” kata anggota Peneliti Penyakit Tropik dan Infeksi Indonesia ini.

Pencegahan nyamuk penyebab penyakit perlu dilakukan dengan pendekatan terpadu. Tidak hanya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M (menguras, menutup dan mengubur) yang sekaran dikembangkan menjadi 3M plus , ditambah memodifikasi atau mendaur ulang benda-benda yang menjadi sarang nyamuk menjadi benda lain yang lebih berguna.

Untuk pencegahan gigitan nyamuk DB pada anak sekolah, Leonard menyarankan untuk menggunakan pakaian yang tertutup pada saat musim nyamuk berkembang biak.

“Kita bisa meniru Thailand, di wilayah yang penduduknya banyak Muslim, setiap kali musim hujan anak-anak sekolah dianjurkan pakai pakaian tertutup, tangan dan celana panjang agar mengurangi bagian tubuh yang bisa digigit nyamuk. Itu cukup efektif,” katanya.

Menurut dr.Widiastuti MKM, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, DKI Jakarta aktif melakukan pengendalian nyamuk dengan melakukan PSN dan 3M, serta melibatkan juru pemantau jentik (Jumantik) di setiap rumah dan sekolah.

“Kita juga ada jumantik di sekolah, sehingga kebiasaannya bisa terbawa sampai rumah. Di sekolah-sekolah juga saat ini tidak disarankan memakai bak mandi untuk mengurangi genangan air,” katanya.

Pemberantasan nyamuk dengan pengasapan (fogging) kini tidak direkomendasikan. “Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentiknya tetap ada,” kata Widia.

 

Kompas.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...
BAGIKAN