Andi Lala Sebut Ada Utang Sabu Rp5,1 Juta, Ayah Riyanto: Merokok Saja Tidak!

1979

Metrobatam, Medan – Pengakuan otak pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Medan, Andi Lala, bahwa Riyanto punya utang sabu Rp5,1 juta dibantah pihak keluarga. Ayah Riyanto, Wagiman (66) menilai pengakuan Andi Lala tersebut tak beralasan dan tak sesuai dengan kepribadian anaknya.

“Pernyataan yang mengada-ada itu. Sudah tidak ada lagi jawabannya itu, sampai tuduh anak saya yang sudah meninggal terlibat narkoba,” geramnya, Senin 17 April 2017.

Wagiman mengatakan, tak beralasan Andi Lala menyebutkan anak keduanya itu terlibat penjualan sabu dan sebagai pemakai. Hal ini dikatakannya dengan dasar kesibukan Riyanto tiap harinya. “Tidak ada itu (Riyanto terlibat narkoba). Bagaimana bisa terlibat, merokok saja dia tidak! Kesehariannya saja pun sibuk dari pagi hingga malam,” tegasnya.

Wagiman menuturkan, tiap harinya mulai pagi, Riyanto disibukkan mengantar anaknya, Syifa Fadilla Inaya (13) dan Gilang Laksono (8) ke sekolah. Setelah itu, Riyanto membantu istrinya Sri Ariyani menjemur bahan untuk buat penganan kue sumpia. Kemudian, Riyanto pergi kerja jam 09.00 WIB. Pulang kerja, bantu istrinya lagi bungkuskan sumpia dan menimbangnya.

“Tidak ada waktu yang tenang bagi dia (Riyanto). Jadi, dari mana bisa alasan Andi Lala bilang anak saya terlibat narkoba. Tiap pergi keluar rumah,selalu sama istrinya,” jelasnya.

Hal yang sama ditegaskan tetangga Riyanto, Sudarman yang telah bertetangga dengan Riyanto sejak 12 tahun lalu. Meski sebagai pendatang yang menyewa rumah milik Wagiman, dirinya tahu betul sosok Riyanto sehari-hari. “Bagaimana bisa dituduhkan menyabu atau bisnis sabu, merokok saja dia (Riyanto) tidak. Ketawa saya dengar pengakuan Andi Lala itu. Alasan yang tidak masuk akal bagi saya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, motif pembunuhan satu keluarga di Medan Deli, Medan, Sumatera Utara, ternyata karena korban Riyanto memiliki utang sabu senilai Rp5,1 juta. “Berdasarkan pengakuan tersangka Andi Lala, pembunuhan itu dilakukan karena korban (Riyanto) memiliki utang sabu senilai Rp5,1 juta,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel kepada wartawan di Polda Sumut.

Polisi Akan Tes Kejiwaan Andi Lala
Penyidik Polda Sumatera Utara masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Andi Lala, tersangka otak pelaku pembunuhan satu keluarga di Jalan Mangaan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan pada 9 April 2017.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, untuk mendalami kasus itu, penyidik akan melakukan pemeriksan kejiwaan dan uji kebohongan terhadap Andi Lala. Pemeriksaan dilakukan untuk menguji keterangan Andi Lala yang dinilai tidak sesuai dengan keterangan tersangka lain dalam kasus tersebut.

“Kemarin salah satu tersangka sudah mengaku ikut mengeksekusi korban. Tapi belakangan Andi Lala mengklaim dia eksekutor tunggal dalam pembantaian itu. Ini yang akan kita uji lewat pemeriksaan kejiwaan dan tes kebohongan itu,” ujar Kombes Rina, Selasa (18/4).

Selain untuk menguji keterangan Andi Lala, pemeriksaan kejiwaan juga dibutuhkan untuk mencari bukti-bukti yang dibutuhkan penyidik.

“Kita akan masuk lebih jauh keterangan tersangka. Sehingga kita bisa menemukan bukti-bukti yang kita butuhkan. Karena kita bekerja berdasarkan alat bukti, bukan pengakuan tersangka,” tandasnya.(mb/okezone)

BERITA TERKINI

BNNP Kepri Tangkap Dua Bersaudara Pemilik Narkoba di Baloi, Batam

Metrobatam.com, Batam - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri mengamankan dua orang yang kedapatan memiliki narkoba jenis sabu dan pil ekstasi saat berada di...

Derby Manchester Imbang 0-0

Metrobatam.com, Manchester - Laga derby antara Manchester City melawan Manchester United berkesudahan imbang 0-0 dalam pertandingan Liga Utama Inggris di Etihad Stadium, Kamis malam...

Ekspos Polresta Barelang dan BPOM Terkait Tangkapan 7008 Butir Dektrometorfan Sediaan Tunggal

Metrobatam.com, Batam - Ekspos yang dilaksanakan di halaman Satnarkoba Polresta Barelang pada hari Kamis tanggal 27 April 2017 pukul 09.00 WIB di pimpin langsung...

Kolom: Kekalahan Ahok, Islam Politik, dan Narasi Demokrasi di Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Seperti sebuah paduan suara, semua pemberitaan media Barat khususnya di Amerika Serikat tentang kekalahan Ahok dalam Pilkada Jakarta 2017 di-frame dalam...

Ustadz Jakfar Meninggal Saat Membaca Alquran di Rumah Mensos

Metrobatam, Surabaya – Nama ustadz Jakfar Abdul Rahman menjadi buah bibir di masyarakat saat ini. Pasalnya, qari atau ahli pembaca Alquran itu wafat saat...

Syok Usai Salah Tembak, Keberadaan Aiptu BS Dicari Polisi

Metrobatam, Bengkulu – Kabid Humas Polda Bengkulu, AKBP Sudarno mengatakan, dalam satu atau dua hari ini akan menyelesaikan persoalan polisi berinisial BS (43), anggota...

Tolak Pemeriksaan Lekuk Tubuh, Pengacara Firza: Itu Foto Editan

Metrobatam, Jakarta - Firza Husein menolak ketika lekuk tubuhnya hendak diperiksa oleh polisi. Menurut Aziz, foto-foto yang beredar merupakan hasil editan. "Itu kan pihak kepolisian...

Analisis: Mas Agus dan Ambisi Politik Cikeas

Metrobatam, Jakarta - Apalagi yang dimiliki Partai Demokrat selain Susilo Bambang Yudhoyono? Pergantian kekuasaan dari Presiden ke-6 SBY menuju Presiden Joko Widodo saat ini, tak...

Pindahkan Ibukota, Bappenas Tak Ingin Keluar Duit

Metrobatam, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan pengganti DKI Jakarta sebagai ibu kota Indonesia akan berada di wilayah yang telah memiliki lahan...

ICW: Partai Pendukung Angket KPK Tak Mau Kasus e-KTP Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Komisi III DPR sedang gencar mengusulkan pengguliran hak angket untuk meminta KPK membuka rekaman BAP tersangka pemberi keterangan palsu kasus korupsi...

AS Buka Kemungkinan Gelar Operasi Laut China Selatan

Metrobatam, Jakarta - Komandan militer Amerika Serikat di Asia Pasifik, Admiral Harry Harris, menyatakan pihaknya kemungkinan besar akan melaksanakan kembali operasi kebebasan navigasi di...

Mencoba Melarikan Diri, BNN Tembak Bandar Narkoba

Metrobatam, Palembang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat dibantu oleh Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil membongkar jaringan besar Narkotika di Sumsel, di Daerah Talang...