Angkat Mantan Terpidana Korupsi Jadi Sekda, Bupati Nias Utara Dilapor ke Ombudsman

3356

Metrobatam, Medan – Sejumlah pemuda dari Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, melaporkan Bupati Nias Utara, Marselinus Ingati Nazara ke Ombudsman Republik Indonesia. Ingati dilaporkan karena diduga melakukan maladministrasi dalam mengangkat Asisten I Pemkab Nias Utara, Fonahan Zega jadi Plt Sekretaris Daerah (Sekda) di kabupaten tersebut.

Maladministrasi itu terjadi karena Fonahan Zega merupakan mantan terpidana dalam kasus korupsi yang berdasarkan ketentuan tak layak diangkat untuk menduduki (Sekda) yang notabene merupakan jabatan utama.

“Kita sudah laporkan Bupati Nias Utara ke Ombudsman RI melalui kantor perwakilan Ombudsman di Medan pada Kamis 5 Oktober 2017 lalu. Kita minta agar Ombudsman bisa mengeluarkan rekomendasi agar pengangkatan itu dibatalkan karena jelas-jelas melanggar ketentuan. Bagaimana nasib suatu daerah jika ASN-nya (Aparatur sipil negara) dipimpin oleh seorang koruptor,” kata Budiyarman Lahagu, juru bicara Pemuda Nias Utara, didampingi rekanya Kariaman Zega dan Darianus Lahagu, Selasa (10/10).

Budiyarman mengungkapkan, Fonahan Zega pernah dijatuhi hukuman 2 tahun dan 2 bulan penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan dengan surat putusan nomor 17/Pid-Sus/Pn-Mdn tertanggal 20 Mei 2013.

Keputusan itu kemudian diperkuat pula oleh Pengadilan Tinggi Sumatera Utara lewat surat bernomor 34/PIDSUS-K/2013/PT tertanggal 14 Agustus 2013. Dia terjerat dalam tindak pidana korupsi pada Anggaran Belanja Langsung di Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Nias Utara tahun 2010, yang menyebabkan kerugian negara senilai Rp.709.500.450. Atas tindakannya itu Fonahan dihukum 2 tahun dan 2 bulan penjara serta pidana denda senilai Rp50 juta.

Fonahan menyelesaikan masa hukumannya pada tahun 2014 lalu. Dia lalu kembali aktif sebagai ASN sebagai staf biasa di Sekretariat Daerah Nias Utara. Kemudian pada Mei 2016 lalu, Bupati Ingati yang baru terpilih mengangkatnya menjadi Sekretaris di Dinas Sosial. Dia kemudian mendapatkan promosi di sejumlah jabatan hingga akhirnya mendapatkan jabatan Asisten I (pemerintahan) di Pemkab Nias Utara.

“Kita menduga Fonahan sengaja ditempatkan untuk menutupi borak Bupati yang ada saat ini. Tapi ini tentunya tidak baik dan dapat menimbulkan preseden buruk. Kami minta agar Fonahan segera mengundurkan diri atau diberhentikan,” tandasnya.

Selain ke Ombudsman RI, Budiyarman mengaku pihaknya juga akan melaporkan perihal pengangkatan Fonahan ini ke Presiden, DPR-RI, Menteri Dalam Negeri, Menteri PAN-RB, Badan Kepegawaian Negara, Komisi Aparatur Sipil Negara dan Gubernur Sumut.

“Kita berharap ini segera ditindaklanjuti demi masa depan Kabupaten Nias Utara,”tandasnya.

Asisten Pratama Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Dearma Sinaga, membenarkan adanya laporan yang diajukan Pemuda Kabupaten Nias Utara itu. Ia mengaku saat ini pihaknya masih melakukan penelitian atas laporan tersebut.

“Ia benar kita sudah menerima laporannya pada pekan lalu. Ini masih kita teliti untuk kemudian kita keluarkan rekomendasi. Dugaan sementara ada proses maladministrasi dalam pengangkatan pejabat Plt Sekda disana. Kalau nanti terbukti kita akan rekomendasi agar pengangkatan itu dibatalkan,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Nias Utara, Marselinus Ingati Nazara maupun Plt Sekda Kabupaten Nias Utara, Fonahan Zega, belum bisa dimintai tanggapannya atas laporan tersebut. Ingati yang dihubungi ke nomor ponselnya 081361660225 dan Fonahan Zega ke nomor 082160896979, belum memberikan jawaban. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...

Golkar Bakal Cabut Dukungan Bagi Kader yang Terlibat Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Golkar menggelar rapat konsultasi dengan seluruh pengurus Golkar, termasuk mereka yang menjabat sebagai kepala dan wakil kepala daerah....

Sebut KPU Ketakutan PBB Jadi Partai Radikal, Yusril akan Pidanakan Komisioner

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra menduga Komisi Pemilihan Umum (KPU) takut untuk meloloskan partainya ke Pemilu 2019...

KPK Tahan Bupati Kebumen

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad usai diperiksa selaku tersangka suap. Yahya diduga menerima jatah dari...

Abu Vulkanik Sinabung Meluas ke Aceh, Warga Diimbau Waspada

Metrobatam, Lhokseumawe - Semburan abu vulkanik berasal dari letusan Gunung Sinabung, Sumut, terus meluas ke sejumlah daerah di Aceh. Abu vulkanik meluas ke Aceh...

ManCity Tersingkir, Guardiola Ribut dengan Manajer Wigan

Metrobatam, Jakarta - Laga Manchester City menghadapi Wigan Athletic menyisakan kegetiran bagi sang manajer, Pep Guardiola. The Citizens tersingkir di babak keempat Piala FA...

Di Gowa Seorang Remaja ‘Bertelur’, Ini Penjelasannya

Metrobatam, Jakarta, Viralnya Akmal, remaja lelaki asal Gowa, Sulawesi Selatan yang kembali 'bertelur' meninggalkan banyak tanda tanya pada netizen. Bagaimana mungkin manusia yang merupakan...

Tiang Girder Tol Becakayu Ambruk, Polisi Selidiki Penyebabnya

Metrobatam, Jakarta - Polisi masih menyelidiki penyebab ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu di Kebon Nanas, Jaktim. Kejadian itu membuat 7 pekerja mengalami luka...

Marak Peredaran Narkoba, BNN Harus Segera Dibentuk di Perbatasan Sambas-Malaysia

Metrobatam, Sambas – Seringnya pengungkapan upaya penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Kalimantan Barat membuat semua pihak geram. Seperti baru-baru ini terungkap di perbatasan Dusun...

Produksi Ekstasi dari Bedak Gatal, Pasutri di Medan Diciduk Polisi

Metrobatam, Medan - Pasangan suami-istri, HP dan DN, bersama 7 rekannya dibekuk polisi lantaran memproduksi narkotika jenis ekstasi. Mereka membuat ekstasi tersebut menggunakan bahan...
BAGIKAN