AS, China, dan Rusia Sama-sama Hindari Sanksi Militer untuk Korut

1869

Metrobatam, Jakarta – Tiga negara besar membahas sanksi terhadap Korea Utara di forum Dewan Keamanan (DK) PBB. Korea Utara jadi objek bahasan karena uji coba rudal antarbenua yang diluncurkan Kim Jong-Un sebagai hadiah untuk “Amerika brengsek”.

Dilansir AFP, Kamis (6/7) Amerika Serikat mendesak DK PBB untuk memberi sanksi lebih keras ke Korea Utara. Bahasan ini menghangat usai AS dan Korea Selatan memaksakan penembakan rudal untuk simulasi serangan melawan Korea Utara pada Selasa (4/7).

Duta Besar AS Nikki Haley mengatakan Washington sedang mengerjakan draf resolusi berisi sanksi baru untuk rezim Kim, menyebut rudal antarbenua sebagai ‘eskalasi militer’ yang bisa membuat ‘dunia menjadi semakin berbahaya’.

“Dalam hari-hari mendatang, kami akan membawa sebuah resolusi ke DK PBB yang proporsional untuk eskalasi Korea utara,” kata dia.

AS menghindari konfrontasi militer dan fokus pada peningkatan sanksi. Mereka melihat China punya peran kunci dalam jalan ini, karena 90 persen perdagangan Korea Utara adalah dari China. “Kami akan bekerjasama dengan China,” kata Haley.

China mengatakan kepada DK PBB, sanksi militer bukanlah sebuah pilihan untuk mengakhiri permasalahan soal Korea Utara. Duta Besar China, Liu Jieyi, mengatakan hal ini.

“China selalu tegas melawan kekacauan dan konflik di semenanjung Korea. Aksi militer pasti bukanlah opsi dalam hal ini,” kata Liu Jieyi.

Rusia menyatakan melawan sanksi terhadap Korea Utara. Sikap ini dinyatakan ke DK PBB. Menurutnya, opsi militer terhadap Korea Utara tidak dapat diterima.

“Semua harus paham bahwa sanksi tak akan mengurai masalah,” kata Wakil Deputi Duta Besar Rusia Vladimir Safronkov pada sesi dewan darurat. Dia menambahkan, “Kami dengan sederhana bergegas menuju jalan buntu.”

“Semua usaha untuk membenarkan solusi militer tidaklah dapat diterima,” kata Safronkov.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...

Helikopter Jatuh di Morowali, 1 Orang Tewas

Metrobatam, Jakarta - Sebuah helikopter jatuh di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Morowali, Sulawesi Tengah. Satu orang tewas dalam insiden itu, tetapi...
BAGIKAN