Astaga.! Siswa dan Guru di Xinjiang Cina Dilarang Berpuasa

290
Seorang wanita muslim etnis Kazakh melakukan salat di areal tempat tinggal selama musim panas di kawasan padang rumput Pegunungan Tian Shan, Lujiaowan, Tacheng, Xinjiang, RRC, Kamis (1/8). Bulan Ramadan yang datang bertepatan dengan musim panas dijalani umat muslim khususnya di Daerah Otonomi Uygur Xinjiang, RRC, selama sekitar 17 jam dari waktu Imsak hingga berbuka puasa setiap harinya selama bulan suci Ramadan. ANTARA/Ismar Patrizki

Metrobatam.com, Beijing – Pemerintah Cina secara mengejutkan memberlakukan pembatasan kepada muslim untuk menyambut Ramadan di wilayah bergolak, Xinjiang. Anggota Partai Komunis Cina (CPC) diminta untuk tidak berpuasa selama periode itu.

Pembatasan tersebut cukup mengejutkan setelah sebelumnya pemerintah Cina berjanji membiarkan umat muslim di Xinjiang berpuasa secara damai. Namun, pada Senin malam, Cina secara resmi mengeluarkan perintah mencegah perayaan Ramadan dan mengatakan puasa adalah ilegal dan bertentangan dengan prinsip Partai Komunis Cina. Larangan berpuasa itu antara lain diarahkan kepada pejabat pemerintah, pelajar, dan guru.

“Anggota-anggota partai, pelatih, pegawai negeri sipil, pelajar, dan anak-anak tidak bisa berpuasa di bulan Ramadan dan tidak dapat mengambil bagian dalam kegiatan keagamaan,” tulis AP, mengutip pemberitahuan yang ditampilkan di situs resmi Kota Korla, sebuah kota di pusat Xinjiang.

“Sebuah situs yang dikelola biro pendidikan daerah Shuimogou di ibu kota regional Urumqi menyiarkan pemberitahuan Senin minggu lalu mencegah siswa dan guru-guru dari semua sekolah memasuki masjid untuk kegiatan keagamaan pada bulan Ramadan,” tambah laporan itu, seperti yang dilansir IB Times pada Selasa, 7 Juni 2016.

Cina secara keseluruhan memiliki sekitar 20 juta orang Islam dan 13 juta di antaranya adalah muslim Uighur yang tinggal di Xinjiang. Adapun Ramadan disambut di wilayah otonom, provinsi, dan kota-kota lain, termasuk Gansu, Ningxia, dan Beijing.

Beberapa tahun belakangan sering terjadi kekerasan etnis di Xinjiang, yang menyebabkan pemerintah menerapkan banyak pembatasan.(metronews/tempo)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BNNK Tanjungpinang Persilahkan Warga yang Menjadi Pecandu Narkoba untuk Direhabilitasi di BNN

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang, AKBP Abdul Hasyim Pangabean mempersilahkan warga Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang menjadi pencandu narkoba...

Sertijab Komandan Yonif 10 Marinir/SBY dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar...

Metrobatam.com, Batam - Tongkat komando Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha berpindah dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar Rino Rianto. Serah...

Korcab IV DJAB Gelar Pertandingan Bola Voli Dalam Rangka Memeriahkan Hari Armada RI

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) menggelar pertandingan bola voli yang diikuti 4 peserta dari ibu-ibu Jalasenastri Korcab...

Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...
BAGIKAN