Metrobatam, Jakarta – Abu Bakar Ba’asyir disebut tak layak lagi mendekam di penjara karena usia dan kondisi kesehatannya. Apa kata Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)?

“Selama ini terhadap beliau sudah ada perlakukan khusus karena usia lanjut, ada fasilitas pemeriksaan kesehatan intensif oleh tenaga medis kita,” ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan ( Dirjen PAS) Sri Puguh Budi Utami, saat dihubungi detikcom, Rabu (30/1).

Sri Puguh menjelaskan kondisi kesehatan dan faktor usia tidak bisa menjadi acuan seorang narapidana dibebaskan. Sebab, selama ini tenaga medis dan fasilitas kesehatan intensif telah disediakan di dalam penjara. Selain itu, perlakuan dan sel khusus juga diterapkan pada tahanan lanjut usia (lansia) seperti Ba’asyir.

“Di Serang itu ada satu blok untuk elderly, untuk usia lanjut. Di blok khusus itu, seperti klosetnya kloset duduk, ada pegangan, sarana dan pra sarana memenuhi untuk lansia. Ada bel untuk beritahu petugas saa ada kejadian tertentu, ada tempat mereka ngobrol, salat tersendiri. Kalau untuk kriteria itu ada di beliau, di blok khusus dan beliau tidak sendiri, didampingi satu narapidana untuk memberikan bantuan ketika ada hal yang tidak bisa dilakukan oleh Pak Ustaz Abu Bakar,” tuturnya.

“Untuk standar pelayanan yang kami utamakan posisi beliau yang usia lanjut, sudah dilakukan oleh jajaran kami. Kalau ada rujukan, kesehatan beliau menurun, kita antarkan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM),” imbuh Sri Puguh.

Sri Puguh mengatakan, saat ini, jalan agar Ba’asyir dapat segera bebas dari penjara adalah dengan pembebasan bersyarat. Namun, syarat-syarat seperti ikrar setia terhadap NKRI yang menjadi salah satu ketentuan pembebasan bersyarat napi terorisme harus dipenuhi.

Nantinya, kondisi kesehatan dan faktor usia juga akan menjadi salah satu pertimbangan dari pembebasan bersyarat itu. Asalkan selama di dalam lapas, sang narapidana mematuhi peraturan yang ada.

“Paling mungkin kan bebas bersyarat, menurut aturan yang ada. (Tapi) Kan ada persyaratan lain yang (harus) dipenuhi. Kalau persyarakan lain dipenuhi, kewajiban dari kami meneruskan permohonan dari Kalapas Gunung Sindur. Ini kan mekanisme yang pastikan pembebasan bersyarat. Ini kan nanti diusulkan oleh kalapas ini kalau memenuhi syarat sesuai UU,” tuturnya.

Sebelumnya, Tim Pengacara Muslim (TPM) menyebut tim dokter menyatakan Abu Bakar Ba’asyir tak layak lagi berada di sel Lapas Gunung Sindur, Bogor. Alasannya, kondisi kesehatan Ba’asyir harus mendapat penanganan khusus medis.

“Setelah mendengar penjelasan sekilas dari dokter yang memeriksanya bahwa ustaz bagaimana pun juga sudah tidak layak lagi ditahan dan ustaz sudah masuk kriteria WHO. Kan ada 4 yang tidak boleh ditahan atau tidak boleh dapat perlakuan-perlakuan yang tidak benar, atau pun tidak manusiawi. Ini kalau kita bicara kemanusiaan,” ujar Ketua Dewan Pembina Tim Pengacara Muslim (TPM), Mahendradatta di RSCM Kencana, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (29/1).

Pernyataan TPM kemudian diperkuat oleh anggota tim dokter Medical Emergency Rescue Committee (MER-C). dr. Meaty berpendapat Ba’asyir seharusnya tak lagi berada di tahanan untuk memudahkan penanganan medis atas kondisi kesehatannya.

“Jadi menurut kami dari pihak medis ustaz Abu, ustaz Abu memang dengan umur segini juga harusnya sudah home care,” ujar dr. Meaty usai mendampingi pemeriksaan Abu Bakar Ba’asyir di RSCM Kencana, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (29/1). (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Wabup Lingga Buka Secara Resmi Musrenbang Kecamatan Katang Bidare

Metrobatam.com, Lingga - Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di gedung pusat oleh - oleh Desa Benan, Jumat (15/2/2019). Berkesempatan hadir...

Polres Tanjungpinang Tangkap Pelaku Setubuhi Anak Bawah Umur

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial H (41) dan M (19) yang melakukan Tindak Pidana Persetubuhan anak dibawah...

2 Pelaku Judi Sie Jie di Kijang Kota Diciduk Polisi

Metrobatam.com, Bintan - Kepolisian Resor Bintan  melalui Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Yudha Suryawardana, S.IP, M.Si  gelar press release terkait pengungkap kasus perjudian yang terjadi di...

Dialog dengan BP Batam, Pelaku Usaha Keluhkan Izin Ekspor dan Sertifikasi SNI

Metrobatam.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam melaksanakan dialog dengan para pelaku usaha, Jumat (15/2/2019) siang, di ruang Balairung Sari lantai 3 gedung Bida Utama...

Polda Kepri Tangkap Pengendali Kurir Sabu Antar Provinsi dan Amankan Sabu 2.021 Gram

Metrobatam.com, Batam - Polisi daerah (Polda) Kepri laksanakan Konferensi Pers pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu seberat 2.021 gram oleh Kabidhumas Polda Kepri, Kombes...

Sigap, Polsek Tanjungpinang Timur Langsung Bersihkan Pasir di Simpang Batu 8

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai bentuk resposif dalam menanggapi keluhan masyarakat Polsek Tanjungpinang Timur membersihkan pasir yang ada di Persimpangan Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jumat(15/2)...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 293 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Ditresnarkoba Polda Kepri melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Jumat (15/2/2019). Adapun barang bukti yang dimusnahkan yaitu 4 kapsul berisikan sabu...

Polda Kepri Teken MoU Bersama Non dan Lembaga Pemerintah

Metrobatam.com, Batam - Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dengan Lembaga Pemerintah dan Non Lembaga Pemerintah, Kamis (14 /2/2019) di Hotel Best...

Haedar Nashir: Ambisi Politik Lunturkan Keadaban Bangsa

Metrobatam, Bengkulu - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan belakangan ini keluhuran adab bangsa dilunturkan dengan ambisi politik. Padahal, kata dia,...

Klarifikasi Lengkap Bukalapak dan Achmad Zaky

Metrobatam, Jakarta - Bukalapak dan Achmad Zaky, selaku CEO dan founder e-commerce itu, memberikan klarifikasi resmi terkait keriuhan akibat kata-kata "presiden baru" pada sebuah...

Di Tanwir Muhammadiyah, Jokowi Singgung Jan Ethes hingga PKI

Metrobatam, Bengkulu - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memukul beduk sebagai tanda resmi membuka Tanwir Muhammadiyah, Jumat (15/2). Dalam kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan 'kedekatannya' dengan...

Pekik ‘Prabowo Presiden’ Terdengar di Masjid Kauman Semarang

Metrobatam, Semarang - Teriakan "Prabowo presiden" sempat terdengar beberapa kali dari dalam Masjid Kauman Semarang, Jumat (15/2), usai calon presiden Prabowo Subianto menunaikan ibadah...