Metrobatam, Jakarta – Kapal Patroli Bakamla RI, KN Bintang Laut 4801 kembali, menangkap kapal ikan asing (KIA). Kapal tersebut diketahui berasal dari Vietnam tapi menggunakan bendera Malaysia.

“Di dalam KIA tersebut diketahui terdapat 11 anak buah kapal (ABK) yang seluruhnya merupakan warga negara Vietnam,” kata Kasubbag Humas Bakamla RI Mayor Marinir Mardiono lewat keterangan tertulis, Rabu (28/11).

Petugas menangkap kapal tersebut saat hendak menuju Pelabuhan Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Senin (26/11). Berdasarkan pemeriksaan awal, KIA tersebut diduga sedang menangkap ikan secara ilegal di wilayah perairan Indonesia menggunakan alat tangkap jaring apung.

“Selain itu, KIA tersebut tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah dalam melakukan aktivitasnya. Beberapa dokumen esensial berlayar yang tidak dapat ditunjukkan antara lain surat izin usaha penangkapan (SIUP) dan surat izin pengangkut ikan (SIPI) yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia,” ujar Mardiono.

Saat ini, KIA tersebut dikawal KN Bintang Laut 4801 yang dikomandani Captain Margono Eko ke pelabuhan Batam, guna diperiksa lebih lanjut. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Bahayanya Mendengarkan Musik dengan Volume Tinggi di Klub Malam

Metrobatam.com, (Mb) - Gangguan pendengaran bisa mempengaruhi banyak hal dalam kehidupan, mulai dari mengganggu proses belajar hingga menjadi beban ekonomi. Karenanya, kesadaran untuk mencegah...

KPU Lingga Rakor Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum

Metrobatam.com, Lingga - KPU Kabupaten Lingga gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kampanye Rapat Umum di Aula Penginapan Anugerah Daik Lingga, Jum'at (22/3) kemarin. Dipimpin Ketua KPU...

Kualifikasi Piala Eropa 2020, Inggris Hajar Republik Ceko 5-0

Metrobatam.com, Inggris - Tim nasional Inggris mengawali kiprahnya di Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan kemenangan 5-0 atas Republik Ceko. Raheem Sterling mencetak hat-trick di laga itu. Dalam pertandingan...

KPK Amankan 4 Orang Terkait OTT Direktur Krakatau Steel

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan sebanyak empat orang terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang diduga berhubungan dengan salah satu...

Korcab IV DJA I Adakan Pelatihan Ecoprint Advance

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang IV (Korcab IV) Daerah Jalasenastri Armada I (DJA I) mengadakan salah pelatihan ecoprint advance di Aula Yos Sudarso, Markas...

Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi

Metrobatam.com, Bintan - Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 dilangsungkan di Lapangan Demang Lebar Daun Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Jum'at pagi (22/3). Hampir 12...

Pengurus “Lasqi” Resmi Dilantik, Pemkab dan Kemenag Lingga Beri Dukungan

Metrobatam.com, Lingga - Pengurus DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, periode 2019-2023 resmi dilantik oleh Ketua DPW Lasqi Provinsi Kepri,...

Kodim 0315/Bintan Bersama Perkumpulan Jember Bersatu Gelar Kegitan Jum’at Berkah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepedulian yang tinggi merupakan bentuk nyata yang dimiliki oleh TNI karena TNI ada dan besar bersama rakyat. Sesuai dengan Mottonya Bahwa...

Gubernur Kepri Buka MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Bukit Bestari

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Bukit Bestari Tahun 2019 bertempat di Lapangan...

Wiranto: Jangan Takut dengan Pergerakan Massa Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan masyarakat tak perlu takut terhadap isu-isu maupun pergerakan massa jelang Pemilu...

TNI Akui Terbitkan Pelat Mobil yang Dipakai Relawan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen Dedi Iswanto menyatakan plat bernomor 3005-00 yang digunakan Mitsubishi Pajero dalam acara relawan Prabowo Subianto...

MA Perberat Vonis Fredrich Yunadi Jadi 7,5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim kasasi Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis advokat Fredrich Yunadi menjadi 7,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair...