Metrobatam, Makassar – Aparat kepolisian berhasil meringkus JB (25) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dia merupakan pelaku bandar ganja antar provinsi.

Tim Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, meringkus JB di rumahnya di kawasan Kecamatan Tamalanrea, pada Rabu (11/4) dini hari. Menurut Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika, pelaku terpaksa dilumpuhkan polisi di kakinya, lantaran berusaha melarikan diri saat tengah mencari sisa barang bukti ganja miliknya.

“Saat dilakukan pencarian barang bukti ganja yang diduga masih disembunyikannya, pelaku melarikan diri hingga terpaksa dilumpuhkan kaki nya dengan timah panas oleh Tim Hiu,” ujar Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Estetika, saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, pada Rabu (11/4) dini hari.

Lanjut Diari, selain mengamankan pelaku, polisi juga berhasil menyita sebanyak sembilan puluh satu paket ganja, yang diterimanya dari pulau Sumatera dan hendak dijual di Makassar dan Tual, Maluku Tenggara.

“Kami sita barang bukti 90 paket kecil dan satu paket besar ganja dari satu kota di pulau Sumatera, yang hendak di edarkan di Makassar dan Tual,” lanjutnya.

Diketahui, tertangkapnya bandar ganja tersebut berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Tim Narkoba Polrestabes Makassar, yang mengetahui pengiriman barang haram ini di salah satu jasa pengiriman barang. Polisi juga meringkus dua kurir paketan ganja itu.

“Selain bandar (ganja) JB, Tim Hiu Narkoba Polrestabes Makassar juga meringkus ST dan FR, selaku kurir yang mengambil barang di salah satu jasa pengiriman barang, di Jalan Borong Raya,” kata Kompol Diari.

Hingga kini, Tim Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, masih mengejar bandar tempat pelaku mengambil barang ini di pulau Sumatera.

Akibat ulahnya, JB kini terancam pasal 111 terkait narkotika jenis tanaman, dengan ancaman hukuman dua puluh tahun penjara.

Sabu Jaringan Malaysia di Mamuju

Sementara Polres Metro Mamuju menangkap dua tersangka sabu jaringan Malaysia di Mamuju, Sulawesi Barat. 1 kg sabu diamankan dalam penangkapan itu.

“Penangkapan ini hasil kerja Tim Python, yang melakukan penyelidikan selama 2 (dua) bulan sehingga kasus tersebut dapat dibongkar,” kata Kapolres Metro Mamuju AKBP M Rivai Arvan kepada detikcom, Selasa (10/4).

Dua tersangka tersebut berinisial DG (29) dan AL (32). Keduanya ditangkap di Jalan A Makassau, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Sabtu (7/8).

“Narkoba berasal dari Malaysia melalui Balikpapan dan menuju ke pelabuhan di Kabupaten Mamuju, pelaku ditangkap saat turun dari kapal penyeberangan menaiki mobil avanza dan disergap,” ujarnya.

Selain 1 kg sabu, ada juga 6 butir ekstasi dan 1 handphone yang diamankan. Rivai mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Polda Sulbar untuk menangkap bandar besar jaringan ini.

“Pengungkapan kasus narkotika kali ini merupakan pengungkapan terbesar dan terbanyak di Provinsi Sulawesi Barat, jika dirupiahkan, harganya mencapai Rp 2 miliar,” ujarnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Rayakan OTT Bupati Irvan, Warga Tumpah Ruah di Alun-alun Cianjur

Metrobatam, Cianjur - Warga bergelombang mendatangi Alun-alun Cianjur usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Cianjur. Tanpa dikomando, massa dari berbagai penjuru ini mendatangi...

Perakit iPhone Rogoh Rp 14,5 T untuk Pindahkan Pabrik ke Batam

Metrobatam, Jakarta - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China ternyata membawa berkah juga kepada Indonesia. Perusahaan yang berinvestasi di China mulai melirik...

Kemendagri Terbitkan Aturan Penggunaan Jilbab untuk PNS

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mewajibkan pegawainya yang mengenakan jilbab untuk dimasukkan ke dalam kerah baju. Warna Jilbab yang digunakan juga harus...

Dukung MK, MUI Sarankan Usia Ideal Wanita Menikah 20 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hasanuddin Abdul Fatah menyatakan pihaknya mendukung putusan Mahkamah Konstitusi terkait batas usia perkawinan bagi...

Jokowi Bahas RUU Ponpes Bersama Ulama Aceh

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo bertemu sejumlah tokoh ulama dan pengurus pondok pesantren se-Aceh, Jumat (14/12) di Banda Aceh. Dalam pertemuan itu, Jokowi...

Kemendagri Instruksikan Daerah Bakar e-KTP Rusak

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginstruksikan Bupati/Walikota di seluruh daerah menugaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota melakukan pemusnahan blanko e-KTP...

Jantung Manusia Tertinggal, Southwest Airlines Harus Kembali ke Bandara

Seattle - Sebuah pesawat penumpang AS yang sedang menempuh penerbangan dariSeattle keDallas dipaksa untuk kembali mendarat karena ditemukan jantung manusia di pesawat itu. Southwest Airlines...

Peserta Pesta Seks di Sleman Bayar Hingga Rp 1,5 Juta, Dapat Apa?

Metrobatam, Sleman - Polda DIY menyebutkan peserta pesta seks di sebuah homestay di Sleman, membayar hingga Rp 1,5 juta. Apa yang didapat para peserta...

Tahun Depan Keluarga Miskin Bisa Dapat Bantuan Rp 10 Juta

Metrobatam, Jakarta - Kabar gembira buat keluarga miskin di Indonesia. Mulai 2019 pemerintah akan melipatgandakan bantuan sosial melalui program keluarga harapan (PKH). Hal itu juga...

PoliticaWave: Jokowi Ungguli Prabowo dalam Percakapan Medsos

Metrobatam, Jakarta - PoliticaWave menyebut bahwa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli pasangan nomor urut 02...

Jalur Solok-Padang Terputus, Tim Kebut Bersihkan Material Longsor

Metrobatam, Padang - Longsor memutuskan akses jalan dari Kota Padang menuju Kabupaten Solok, sejak Kamis (13/12) malam. Pembersihan material longsor dikebut pagi ini. Titik longsor...

Analisis: Bara Api di Polsek Ciracas Mengancam Sinergitas TNI-Polri

Metrobatam, Jakarta - Proses penegakan hukum yang jauh api dari panggang diduga kuat melatarbelakangi insiden perusakan dan pembakaran di Markas Polsek Ciracas, Jakarta Timur...