Bansos Kembali Memakan Korban, Tiga Pejabat Batam Jadi Tersangka

2028

Metrobatam.com, Batam – Sesuai dengan janjinya, penyidik Kejaksaan Tinggi Kepri menetapkan tiga tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi Bansos Batam sebelum Lebaran. Yakni tiga pejabat di Biro Kesra Pemko Batam ditetapkan sebagai tersangka, Rabu (29/6/2016).

Mereka adalah Jamiat, selaku Ketua Umum Badan Musyawarah Guru (BMG) TPQ Kota Batam.
Kemudian Abd Samad yang saat itu menjabat Kasubag Bansos pada Biro Kesra serta Junaidi yang saat itu menjabat Kasubag Kesra Kota Batam.

Dengan demikian, patgulipat dana Bansos dari APBD tahun 2011 senilai Rp 66 miliar sudah menetapkan enam tersangka dalam dua item penyelidikan. Sebelumnya, tiga pengurus PS Batam juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Jika sebelumnya ketiga tersangka diduga melakukan penyelewengan dana hibah di organisasi PS Batam senilai Rp 700 juta, kali ini nilai penyelewengan mencapai Rp 3,9 miliar dari anggaran Rp 6 miliar lebih. Dana tersebut berupa insentif untuk guru-guru TPQ di Batam,” ujar Wakil Kepala Kejati Kepri, Asri Agung SH yang menjadi koordinator dalam penyelidikan kasus Bansos Batam tersebut.

Dari fakta-fakta yang ditemukan penyidik, ketiga tersangka menyalurkan dana insentif kepada pihak-pihak yang tidak tepat.Seharusnya, dana insentif itu disalurkan kepada guru-guru TPQ yang terdaftar di Kementerian Agama. Namun, pada kenyataanya, ribuan guru yang mendapat dana insentif tidak terdaftar dan banyak yang fiktif.
Dari total dana hibah yang dikucurkan Pemko Batam senilai Rp 6 milliar lebih, beber Asri, hasil temuan audit BPKP, kerugian negara mencapai Rp 3,9 miliar lebih.

Dalam data laporan pertanggungjawaban, terdapat 3445 guru yang menerima dana insentif.
Sementara dalam data Kementerian Agama, hanya 900 lebih guru TPQ yang berhak menerima dana insentif tersebut.
“Pada tahap penyelidikan dan penyidikan, dari 3445 guru yang menerima dana innsentif, hanya sebanyak 1804 guru yang datang memenuhi panggilan. Ribuan guru yang tidak datang memenuhi panggilan penyidik dianggap tidak jelas alias fiktif,” katanya.

Ke tiga tersangka ini paling aktif melakukan kegiatan mulai dari mendata, menentukan hingga mengucurkan pembayaran insentif ribuan guru sesuai data yang dibuat para tersangka. (mb/tribun)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN