Bantah Bebaskan Mucikari “Ayam Kampus” di Aceh, Polisi: Pelaku Terancam Hukum Cambuk!

Metrobatam, Banda Aceh – Pria berinisial MRS, germo praktik prostitusi online dan Ayu, pekerja seks komersil (PKS) di Banda Aceh terancam dijatuhi eksekusi cambuk, sesuai dengan Perda atau Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, yang berlaku di Provinsi Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto mengatakan, berkas perkara kedua tersangka tersebut sudah masuk dalam proses pelimpahan tahap satu, dan tengah menunggu berkas lengkap. Selanjutnya, berkas perkara itu akan diserahkan kepada jaksa penuntut umum (JPU) untuk diproses sesuai dengan hukum jinayat.

“Berkas perkara mereka tinggal menunggu P21, setelah itu diserahkan ke JPU dan dikenakan hukuman sesuai hukum syariat yang berlaku,” kata Trisno saat jumpa pers, Selasa (10/4).

Diketahui, MRS dan Ayu diciduk polisi di penghujung Maret 2018. Keduanya tertangkap berkat teknik undercover atau penyamaran yang dilakukan pihak kepolisian di sebuah hotel yang ada di kawasan Kabupaten Aceh Besar, setelah mengantongi informasi dari masyarakat.

Setelah ditangkap, berdasarkan hasil pengembangan polisi, dari telefon pintar milik MRS, polisi mendapati enam wajah wanita lengkap dengan nama yang diduga “ayam kampus”. Polisi kemudian menanyakan foto para wanita itu kepada MRS. Keenamnya akhirnya bisa diamankan dan diperiksa polisi.

“Yang bersangkutan, diduga PSK itu dia tidak mengakui perbuatan kapan dan di mana, oleh sebab itu kita tidak proses. Polisi hanya menemukan foto mereka di dalam handphone MRS saat diperiksaan. Sehingga mereka hanya kita bina dan wajib lapor,” jelas Trisno.

Sebab itu, Trisno membantah kabar di media sosial bahwa germo prostitusi online tersebut dan Ayu telah dibebaskan, tanpa pemeriksaan hukum berlanjut. Saat membantah kabar miring itu, Trisno memperlihatkan dua pelanggar syariat islam itu kepada awak media.

“Tidak benar bahwa Polresta Banda Aceh telah melepaskan pelaku prostitusi. Saya tegaskan bahwa Polresta masih melakukan proses pemeriksaan terhadap pelaku prostitusi online itu,” ujarnya.

Hadir di tengah jumpa pers, MRS mengenakan baju tahanan berwarna oranye, sedangkan Ayu mengenakan baju gamis warna biru bermotif bunga-bunga, wajah keduanya dibungkus sebo. Kata Trisno, kedua pelanggar syariat itu ditahan di rumah tahanan yang berbeda, MRS ditahan di Markas Polresta Banda Aceh, sedangkan Ayu membekam di Lapas Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

“Kami mengingatkan kepada masyarakat jangan termakan isu yang bohong. Apabila ada hal yang kurang jelas bisa langsung konfirmasi datang ke saya, agar tidak menyebarkan isu tidak jelas,” pungkasnya. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jokowi: Kita Harus Akhiri Politik Kebohongan, Merasa Benar Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang ke-54. Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan tentang berpolitik yang...

Hasil Inter Vs AC Milan: Dramatis! Gol Injury Time Menangkan Nerazzurri

Milan - Inter Milan berhasil memenangi laga dramatis kontra AC Milan dengan skor 1-0. Gol semata wayang dibuat Mauro Icardi di masa injury time...

Kerugian dan Kerusakan Gempa di Sulteng Capai Rp13,82 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengungkap bahwa dampak kerugian dan kerusakan yang diakibatkan oleh gempa dan...

KKB Sandera 16 Guru dan Tenaga Medis di Mapenduma Papua

Metrobatam, Jayapura - 16 orang Guru dan Tenaga medis yang bertugas di Mapenduma, kabupaten Nduga, Papua disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Selama...

Sandiaga Diminta Bicara Data dan Kurangi Politik Bohong

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyebut calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno...

Kevin/Marcus Rebut Gelar Juara Denmark Terbuka!

Odense - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil menyabet gelar juara Denmark Terbuka 2018. Di final, Kevin/Marcus menumpas ganda Jepang. Bermain di Odense Sports Park,...

Bos Sawit Dirampok di Riau, Uang-Emas Senilai Rp 500 Juta Raib

Metrobatam, Pekanbaru - Aksi perampokan terjadi di Desa Sumber Jaya, Kuansing, Riau. Korbannya ialah pengusaha sawit yang mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta. "Korban selama...

Cari Kapolres Muba, Seorang Pria Serang Petugas Jaga Mapolres

Metrobatam, Palembang - Seorang pria menyerang petugas jaga Polres Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (21/10). Pria bernama Arison itu diduga mengalami gangguan Jiwa. Kejadian bermula...

Bima Arya Sambut Baik Rencana Jokowi Kucurkan Dana Kelurahan

Metrobatam, Bogor - Presiden Jokowi berencana mencairkan dana kelurahan pada 2019. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, menyambut baik rencana tersebut karena penting untuk...

Mayoritas Pengusaha HIPMI dan KADIN Diklaim Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, menyebut mayoritas pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)...

Disebut Sudah Nikah dengan Rossa, Afgan Banjir Ucapan Selamat

Metrobatam, Jakarta - Afgan disebut sudah menikah dengan Rossa. Hal itu diungkapkan oleh sahabat mereka, Bubah Alfian, saat ia melakukan Instagram live. Karena hal itu,...

Soal Gempa Sulteng, BNPB: 2.113 Orang Tewas, 1.309 Hilang

Metrobatam, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah korban jiwa akibat gempa di Sulawesi Tengah yang ditemukan mencapai 2.113 orang. 22 hari...
SHARE