Bantah Dianiaya Kombes Krishna, Nevena: Itu Berita Recehan

382

Metrobatam, Jakarta – Wakapolda Lampung Kombes Krishna Murti disudutkan isu kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan bernama Novena Widjaya. Novena membantah isu ini.

Novena ketika dihubungi, Jumat (16/9) sore menegaskan, dirinya saat ini dalam keadaan sehat. “Saya dalam kondisi sangat sehat walafiat dan dalam keadaan sadar total dalam merespon chat bapak,” katanya.

Novena tak mau menanggapi banyak soal isu ini. Dia meminta agar semua pihak mencari dan menganalisa dari mana awal isu tak sedap ini menyebar.

“Saran saya, cek terlebih dahulu asal mula berita beredar, bisa ditrack. Dari situ mari kita analisa, situs tersebut credible atau tidak,” ujarnya.

Bagi Novena, isu ini hanyalah isu murahan. “Sebaiknya tidak terseret ke berita recehan, mari kita sama-sama membangun bangsa dari content berita pilihan,” sebutnya.

Novena mengatakan, dirinya tidak tahu siapa yang menyebar isu ini. Namun dia menganalisa, isu ini sengaja disebar semata-mata untuk menjatuhkan nama mantan Dirkrimum Polda Metro Jaya itu.

“Mas tau kan beliau sedang meluncurkan inovasi teknologi untuk kemajuan kepolisian Indonesia, panic button?. Tau juga kan beliau akan dipromote menjadi jenderal? Mari kita tarik garis kesimpulan yang pas. Di hari yang sama menurut keterangan berita dari situs recehan tersebut, tanggalnya berbarengan dengan peluncuran panic button Lampung. Menteri datang support, bukan hanya Kapolri yang support. Dan saya coba selidiki beliau mempersilakan Kapolda menjemput prestasi, dia tetap di belakang layar. Panic button reserse pin sama. Very humble person isnt it?” paparnya.

“Yang di Jakarta nama yang naik reserse yang sekarang, padahal persiapan panic button sudah dijalankan sejak Pak Tito (Kapolri Jenderal Tito Karnavian-red) masih menjabat Kapolda (Kapolda Metro Jaya-red). Ini inovasi besar pak… Seriously.. Prestasi.

Apapun itu kalau saya cermati yang dilakukan beliau untuk kemaslahatan nasional. Tidak pamrih nama. Hal ini impactnya menjadi senggolan politis di mana kita tau hampir di semua sektor bisnis maupun instansi pemerintah alokasi jabatan mengerucut,” sambung Novena panjang lebar.

Ketika kembali diminta penegasan soal isu penganiayaan terhadap dirinya oleh Kombes Krishna, Novena menyatakan dirinya sehat. “Sudah saya sampaikan. Saya sehat walafiat,” ucapnya.

“Saya berharap sekali bapak paham dan sama-sama merah putih. Tolong bantu saya. Saya tidak mau menurunkan kualitas saya demi menanggapi berita recehan,” ucapnya.

Relawan Medsos
Krishna ketika diminta tanggapannya terkait berita miring dirinya yang diisukan menganiaya seorang perepuan mengatakan, dirinya mengenal Novena tapi sebatas kenal saja. Novena pernah membantu sebagai relawan Medsos dalam program Jakarta Metropolitan Police Expo.

“Iya saya kenal. Dia pernah bantu sebagai relawan dan tidak ada masalah apa-apa sama dia,” ucap Krishna.

Soal foto bareng yang beredar menurutnya siapa saja boleh foto bersama dia. Krishna sendiri memang populer dengan gerakan ‘Turn Back Crime’. Krishna sekarang menjadi Wakapolda Lampung.

“Orang mau foto-foto sama saya masa harus saya tolak, kan tidak ada masalah. Toh itu pun foto di depan banyak orang, di ruang publik,” ungkapnya.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN