Metrobatam, Jakarta – Anggota Komisi II DPR Fraksi Golkar Firman Soebagyo menduga calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno melanggar Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu lantaran menyumbang dana kampanye lebih dari batas maksimal untuk kategori perseorangan.

Diketahui, Sandi menyumbangkan dana kampanye untuk Badan Pemenangan Nasional (BPN) sebesar Rp39,5 miliar. Jumlah itu lebih dari yang diatur dalam Pasal 327 Ayat (1) UU No 7 tahun 2017, yakni sumbangan dana kampanye yang berasal dari perseorangan maksimal Rp2,5 miliar.

“Ya itu jelas melanggar undang-undang,” ucap Firman saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (2/1).

Menurut Firman, ketentuan dalam Pasal 327 Ayat (1) UU No 7 tahun 2017 itu berlaku kepada semua pihak. Termasuk pula calon presiden atau calon wakil presiden Pilpres 2019.

Firman merujuk kepada UUD 1945. Dia mengatakan bahwa orang yang berhak memilih dan dipilih adalah warga negara Indonesia. Kemudian, orang yang berhak mencalonkan dan dicalonkan adalah juga warga negara Indonesia.

Kemudian, menurut UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilu, perseorangan yang boleh menyumbang dana kampanye pun harus warga negara Indonesia.

Berangkat dari penjelasan tersebut, Firman menyebut Sandi termasuk pula warga negara Indonesia, sehingga termasuk pihak yang hanya boleh menyumbang maksimal Rp2,5 miliar.

“Ini memang bisa multitafsir tapi menurut saya, saya narik ke atas, ke konstitusi. Artinya, semua harus taat kepada undang-undang yang ada tanpa pengecualian,” kata Firman.

Apabila sumbangan dana kampanye dari Sandi berasal dari salah satu perusahaan miliknya, lanjut Firman, ada pula dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang No 7 tahun 2017. Diketahui, maksimal sumbangan dana kampanye dari perusahaan maksimal Rp25 miliar, sementara sumbangan Sandi sebesar Rp39 miliar.

Berbeda halnya jika Rp39,5 miliar yang disumbangkan Sandi berasal lebih dari satu perusahaan.

Firman menganggap KPU dan Bawaslu mesti segera mengambil sikap. Menurut dia, kedua lembaga tersebut harus meminta penjelasan dari Sandi maupun Badan Pemenangan Nasional perihal sumber dana kampanye.

“Dana kampanye itu dari siapa saja, perusahaan apa saja. Kalau dari satu orang itu enggak boleh,” kata Firman.

Terpisah, Bendahara BPN Prabowo-Sandi Thomas Djiwandono menampik tudingan Firman. Thomas mengatakan aturan batas maksimal sumbangan dana kampanye dari perseorangan tidak berlaku bagi Sandi. Alasannya, karena Sandi adalah calon wakil presiden atau peserta Pemilu 2019.

“Paslon itu tidak ada batasan. Yang termasuk perseorangan itu pihak lain. Paslon itu tidak ada limitasi,” ucap Thomas di kantor KPU, Jakarta, Rabu (2/1).

Thomas mengatakan pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan KPU sebelum Sandi mulai menyumbangkan uangnya atas nama pribadi untuk dana kampanye. Kala itu, Thomas mengklaim tidak ada masalah.

“Sebelum Pak Sandi menyumbang kita juga sudah koordinasi dengan KPU dan diperbolehkan,” ucap Thomas.

Diketahui, saldo dana kampanye BPN Prabowo-Sandi per Desember 2018 sebesar Rp54 miliar. Jumlah itu berasal dari sejumlah sumber. Paling besar adalah sumbangan pribadi Sandi sebesar Rp39,5 miliar atau 73,1 persen dari total saldo.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kualifikasi Piala Eropa 2020, Inggris Hajar Republik Ceko 5-0

Metrobatam.com, Inggris - Tim nasional Inggris mengawali kiprahnya di Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan kemenangan 5-0 atas Republik Ceko. Raheem Sterling mencetak hat-trick di laga itu. Dalam pertandingan...

KPK Amankan 4 Orang Terkait OTT Direktur Krakatau Steel

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan sebanyak empat orang terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang diduga berhubungan dengan salah satu...

Korcab IV DJA I Adakan Pelatihan Ecoprint Advance

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang IV (Korcab IV) Daerah Jalasenastri Armada I (DJA I) mengadakan salah pelatihan ecoprint advance di Aula Yos Sudarso, Markas...

Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi

Metrobatam.com, Bintan - Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 dilangsungkan di Lapangan Demang Lebar Daun Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Jum'at pagi (22/3). Hampir 12...

Pengurus “Lasqi” Resmi Dilantik, Pemkab dan Kemenag Lingga Beri Dukungan

Metrobatam.com, Lingga - Pengurus DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, periode 2019-2023 resmi dilantik oleh Ketua DPW Lasqi Provinsi Kepri,...

Kodim 0315/Bintan Bersama Perkumpulan Jember Bersatu Gelar Kegitan Jum’at Berkah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepedulian yang tinggi merupakan bentuk nyata yang dimiliki oleh TNI karena TNI ada dan besar bersama rakyat. Sesuai dengan Mottonya Bahwa...

Gubernur Kepri Buka MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Bukit Bestari

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Bukit Bestari Tahun 2019 bertempat di Lapangan...

Wiranto: Jangan Takut dengan Pergerakan Massa Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan masyarakat tak perlu takut terhadap isu-isu maupun pergerakan massa jelang Pemilu...

TNI Akui Terbitkan Pelat Mobil yang Dipakai Relawan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen Dedi Iswanto menyatakan plat bernomor 3005-00 yang digunakan Mitsubishi Pajero dalam acara relawan Prabowo Subianto...

MA Perberat Vonis Fredrich Yunadi Jadi 7,5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim kasasi Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis advokat Fredrich Yunadi menjadi 7,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair...

Temui Wiranto, AHY Beri Dukungan Agar Pemilu Aman, Damai dan Jujur

Metrobatam, Jakarta - Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Menko Polhukam Wiranto. AHY menyampaikan rekomendasi ke Wiranto terkait...

Wiranto: 453 Ribu Personel TNI-Polri Amankan Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan lebih dari 453 ribu personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan...