Bantuan ke Rohingya Disebut Pencitraan, Jubir Presiden: Itu Konkret

    8871

    Metrobatam, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut bantuan yang dikirimkan kepada etnis Rohingya sebagai bentuk pencitraan. Juru bicara Presiden, Johan Budi SP menanggapi pernyataan tersebut.

    Johan mengatakan bantuan pemerintah Indonesia ke etnis Rohingya sebagai wujud kepedulian atas nama hak asasi manusia (HAM). Menurutnya, pemerintah Indonesia tak dapat berdiam diri melihat peristiwa yang terjadi di Rakhine State, Myanmar sejak akhir Agustus 2017 itu.

    Baca juga: Disebut Prabowo Pencitraan, Jokowi Tetap Kirim Bantuan ke Rohingya

    “Bantuan yang diberikan pemerintah Indonesia bersama masyarakat adalah bentuk kongkret membantu etnis Rohingya. Sebagai bagian dari masyarakat dunia yang menjunjung tinggi HAM, pemerintah Indonesia tentu tidak berdiam diri melihat perlakuan kepada etnis Rohingya,” kata Johan lewat pesan singkat, Sabtu (17/9).

    Dia menambahkan, terkait krisis yang terjadi di Myanmar, Indonesia tak hanya memberi bantuan materiil. Indonesia melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi juga melakukan perundingan dengan pemerintah Myanmar.

    “Pemerintah tidak hanya memberi bantuan yang sifatnya natura atau sembako tetapi juga tindakan kongkret secara politis dengan kedatangan Menlu Retno ke Myanmar dan berunding dengan otoritas di Myanmar. Itu kongkret bukan pencitraan,” ujarnya.

    Sebelumnya diberitakan, Prabowo menyebut bantuan terhadap etnis Rohingya sebagai pencitraan ketika berorasi di aksi Bela Rohingya 169. Prabowo mengatakan, sebelum mengirim bantuan ke luar negeri, Indonesia harus lebih kuat di dalam negeri.

    “Tapi kita memperkuat diri supaya orang denger kita bicara. Terus terang saja, negara kita sedang dalam keadaan tidak punya uang karena kita utang terus, kita pinjam uang untuk biaya, kita pinjam uang,” ujar Prabowo di depan massa aksi di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9).

    “Kekayaan kita bocor, kita tidak bisa jaga kekayaan kita sendiri,” imbuhnya.

    Prabowo kemudian berbicara soal bantuan yang diberikan Indonesia kepada pengungsi Rohingya. Dia menyebut bantuan tersebut adalah bentuk pencitraan.

    “Percaya sama saya, kalau kita kuat, kaum Rohingya kita bantu. Kalaupun kita sekarang kirim bantuan, menurut saya, itu pencitraan. Kirim bantuan pun tak sampai kadang-kadang,” kata Prabowo. (mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Kawasan Bumi Indah Nagoya Batam akan Dibangun Atap dengan Anggaran 7 Miliar

    Metrobatam.com, Batam - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang menganggarkan Rp 7 miliar untuk membangun atap kawasan Bumi Indah Nagoya. Kepala Dinas CKTR, Suhar...

    Dugaan Terima Suap Rp1,5 Miliar, KPK Tahan Wali Kota Cilegon

    Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi (TIA) usai diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan...

    Manchester City Hajar Crystal Palace 5-0

    Metrobatam.com, Manchester - Manchester City bertahan di puncak klasemen sementara Liga Inggris seusai mengalahkan Crystal Palace dengan skor 5-0 pada pertandingan pekan keenam di...

    Layanan Kesehatan Jemput Bola ala Bupati Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan agar masyarakat Kabupaten Bintan bisa memperoleh kemudahan dalam Pelayanan Kesehatan, dirinya menggagas 3 inovasi...

    Polda Kepri Kejar Tersangka Lain Penyelundupan 12 Ton Bahan Pembuat PCC

    Metrobatam.com, Bintan - Polda Kepri bersama Polres Bintan masih mengejar pelaku lain atas pengungkapan kasus penyelundupan 12 ton bahan pembuat PCC pada 2 September...

    Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

    Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

    Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

    Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

    Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

    Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

    Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

    Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

    Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

    Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

    Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

    Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

    Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...
    BAGIKAN