Bappenas: Nasib BP Batam Diputuskan dalam Waktu Dekat

    154

    sofyan-djalil-_140708110454-803

    Metrobatam.com, Jakarta – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Sofyan Djalil mengatakan keputusan terkait solusi terhadap Badan Pengusahaan (BP) Batam yang diwacanakan bubar, akan diumumkan dalam waktu dekat oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

    “Kita sudah bahas dan sudah ada alternatif, tinggal diformalkan saja karena kita ada concern (perhatian) yang sama. Karena Batam selama ini banyak tumpang tindih, terutama adalah sengketa kewenangan antara pemda dan otoritas,” ujar Sofyan saat ditemui di sela-sela rapat kerja dengan Kementerian/Lembaga di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin.

    Sofyan menuturkan, pemerintah sendiri sudah beberapa kali menggelar rapat untuk membahas masalah BP Batam dan hasilnya akan segera diumumkan pada minggu-minggu ini.

    Salah satu opsi solusi untuk BP Batam, lanjut Sofyan, yakni menaikkan status Batam dari yang saat ini hanya kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

    “Itu salah satu opsi, tapi yang penting Batam bisa menyenangkan bagi investor karena kalau tidak masalah yang terjadi saat ini akan merugikan semua, investor tidak yakin kemudian pemda tidak efektif. Itu salah satu opsi, (opsi) yang lain biar Pak Darmin yang umumkan,” kata Sofyan.

    Sebelumnya pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menggulirkan wacana pembubaran BP Batam karena dinilai menghambat laju investasi. Namun, menurut Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan, pembubaran BP Batam belum mencapai kata final.

    Anggota Komite II Dewan Perwakikan Daerah (DPD) RI Djasarmen Purba menilai wacana pembubaran Badan Pengusahaan (BP) Batam bukan solusi atas tumpang-tindihnya perizinan yang terjadi di kota itu.

    “Membubarkan BP Batam tidak seperti membalikkan telapak tangan. Jika pertanyaannya apakah BP Batam perlu dibubarkan, menurut saya tidak perlu,” kata Djasarmen di sela kunjungan kerja bersama anggota Komite II DPD RI di Kepulauan Riau, Senin.

    Djasarmen mengakui selama ini tumpang-tindih kewenangan antara BP Batam dengan Pemerintah Kota Batam dalam hal perizinan memang membuat Batam ibarat kapal dengan dua nakhoda.

    Senator asal Kepulauan Riau itu mengatakan, yang dibutuhkan bukanlah pembubaran, melainkan pengaturan kembali kewenangan BP Batam agar tidak berbenturan dengan Pemerintah Kota Batam melalui peraturan pemerintah.

    Dengan sebuah pengaturan kembali, menurut dia, nantinya Batam akan menjadi kapal dengan dua mesin dan ini sangat baik.

    (antara/rep)

    BERITA TERKINI

    Murid TPQ Baitut Taqwa Batam dapat Pengajaran Tentang Kedisiplinan Petugas Bea dan Cukai Batam

    Metrobatam.com, Batam - Acara Kindergarten Visit to Customs Peserta 24 siswa siswi TPQ Baitut Taqwa Baloi, 24 orang tua murid dan 2 orang guru...

    Dispotmar Lantamal IV Laksanakan Karya Bhakti dan Berikan Paket Sembako Untuk Desa Pangudang di...

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai wujud kepedulian TNI Angkatan Laut Dispotmar Dinas Potensi Maritim Lantamal IV Tanjungpinang dalam ikut serta membantu pemerintah daerah Kabupaten Bintan...

    Kasus Heli AW 101, Panglima: Potensi Kerugian Negara Rp 220 Miliar

    Metrobatam, Jakarta - Penyidik Polisi Militer (POM) TNI menetapkan tiga orang tersangka terkait kasus pengadaan helikopter Agusta Westland (AW) 101. Akibat penyimpangan, potensi kerugian...

    Polisi Jamin Rizieq Shihab Selamat Jika Pulang ke Indonesia

    Metrobatam, Jakarta - Polda Metro Jaya tak mempersoalkan pemintaan Presidium Alumni 212 kepada Presiden Joko Widodo soal jaminan keselamatan kepada Rizieq Shihab apabila kembali...

    Pemerintah Cari Kontraktor Bangun 9 Bendungan Baru Tahun Ini

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki target membangun 65 bendungan terhitung sejak 2015 hingga 2019. Adapun 49 di antaranya merupakan bendungan...

    IPW: Bom Kampung Melayu Serangan Terbesar terhadap Polri

    Metrobatam, Jakarta - Indonesia Police Watch menyebut teror bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur sebagai serangan teroris paling besar terhadap Kepolisian. Serangan itu juga...

    Jaksa Belum Putuskan Cabut Banding Ahok

    Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tim jaksa perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih mengkaji dilanjutkan-tidaknya banding Ahok. Namun saat ini berkas...

    KPU Minta Rekam Data e-KTP di 171 Daerah Segera Diselesaikan

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum meminta Kementerian Dalam Negeri mendorong percepatan perekaman data e-KTP di 171 daerah penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah 2018. Desakan diberikan...

    Bom Kampung Melayu Berkaitan dengan Teroris Malaysia

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Perdana Menteri Malaysia Dr Ahmad Zahid Hamidi mengungkapkan bahwa serangan teror di Mindanao, Bangkok dan Jakarta pekan ini, ada kaitannya...

    Kemlu Pantau Sidang Tuntutan Siti Aisyah di Malaysia

    Metrobatam, Jakarta - Persidangan kasus pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korut akan kembali dilanjutkan pada 30 Mei di Sepang, Malaysia dengan agenda pembacaan...

    Militan Indonesia Diduga Tewas dalam Bentrokan di Filipina

    Metrobatam, Jakarta - Sejumlah militan asal Indonesia diduga turut tewas dalam bentrokan antara militer Filipina dan kelompok pemberontak Maute di Marawi yang sudah berlangsung...

    KPK Tak Pernah Terima Laporan Kasus Korupsi dari Aparat Pemda

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengeluhkan kinerja aparat pengawas internal pemerintah daerah yang tak pernah melaporkan sejumlah kasus korupsi....