Bappenas: Nasib BP Batam Diputuskan dalam Waktu Dekat

    183

    sofyan-djalil-_140708110454-803

    Metrobatam.com, Jakarta – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Sofyan Djalil mengatakan keputusan terkait solusi terhadap Badan Pengusahaan (BP) Batam yang diwacanakan bubar, akan diumumkan dalam waktu dekat oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

    “Kita sudah bahas dan sudah ada alternatif, tinggal diformalkan saja karena kita ada concern (perhatian) yang sama. Karena Batam selama ini banyak tumpang tindih, terutama adalah sengketa kewenangan antara pemda dan otoritas,” ujar Sofyan saat ditemui di sela-sela rapat kerja dengan Kementerian/Lembaga di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin.

    Sofyan menuturkan, pemerintah sendiri sudah beberapa kali menggelar rapat untuk membahas masalah BP Batam dan hasilnya akan segera diumumkan pada minggu-minggu ini.

    Salah satu opsi solusi untuk BP Batam, lanjut Sofyan, yakni menaikkan status Batam dari yang saat ini hanya kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

    “Itu salah satu opsi, tapi yang penting Batam bisa menyenangkan bagi investor karena kalau tidak masalah yang terjadi saat ini akan merugikan semua, investor tidak yakin kemudian pemda tidak efektif. Itu salah satu opsi, (opsi) yang lain biar Pak Darmin yang umumkan,” kata Sofyan.

    Sebelumnya pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menggulirkan wacana pembubaran BP Batam karena dinilai menghambat laju investasi. Namun, menurut Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan, pembubaran BP Batam belum mencapai kata final.

    Anggota Komite II Dewan Perwakikan Daerah (DPD) RI Djasarmen Purba menilai wacana pembubaran Badan Pengusahaan (BP) Batam bukan solusi atas tumpang-tindihnya perizinan yang terjadi di kota itu.

    “Membubarkan BP Batam tidak seperti membalikkan telapak tangan. Jika pertanyaannya apakah BP Batam perlu dibubarkan, menurut saya tidak perlu,” kata Djasarmen di sela kunjungan kerja bersama anggota Komite II DPD RI di Kepulauan Riau, Senin.

    Djasarmen mengakui selama ini tumpang-tindih kewenangan antara BP Batam dengan Pemerintah Kota Batam dalam hal perizinan memang membuat Batam ibarat kapal dengan dua nakhoda.

    Senator asal Kepulauan Riau itu mengatakan, yang dibutuhkan bukanlah pembubaran, melainkan pengaturan kembali kewenangan BP Batam agar tidak berbenturan dengan Pemerintah Kota Batam melalui peraturan pemerintah.

    Dengan sebuah pengaturan kembali, menurut dia, nantinya Batam akan menjadi kapal dengan dua mesin dan ini sangat baik.

    (antara/rep)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Pemerintah Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa

    Metrobatam.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengutuk serangan yang dilakukan pihak keamanan Isreal di Kompleks Masjid Al-Aqsa, Jerusalem. Serangan tersebut telah menyebabkan tiga orang jemaah tewas...

    Awas, Narkoba Zombie, BNN : Sudah Masuk ke Indonesia

    Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso atau Buwas menyatakan narkoba jenis baru, Flakka ternyata peredarannya sudah masuk Indonesia. Video...

    bright PLN Batam Siap Berekspansi ke Provinsi Papua Barat

    Metrobatam,com, Batam - Bright Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Batam menyatakan kesiapannya berekspansi membantu peningkatan produksi listrik di wilayah Provinsi Papua Barat. Sekretaris Umum Bright PLN...

    Ini Gagasan dari Urban Nexus ke 7 untuk Pemko Tanjungpinang

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Berakhir sudah kegiatan Regional Workshop Ke 7 Urban nexus yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang selama 3 hari. Oleh Deutsche Gesellschaft...

    Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam Tangkap Kapal Penyeludup Ribuaan Burung Kacer...

    Metrobatam.com, Batam - Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam gagalkan penyeludupan ribuaan Burung Kacer dari Malaysia di Pelabuhan Tikus, Tiban Mentarau, Sekupang...

    Wako Tanjungpinang Lis Darmansyah Tunggu Keputusan Menpan RB Terkait Kurangnya Tenaga Pengajar

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan bahwa Kota Tanjungpinang saat ini masih kekurangan 465 guru SD maupun SMP. "Setelah kita evaluasi secara total,...

    ‘Presidential Threshold’ Untungkan Parpol Rugikan Capres 2019

    Metrobatam, Jakarta - Undang-undang yang bakal mengatur Penyelenggaraan Pemilu akhirnya disahkan, Jumat (21/7) dini hari WIB. Namun, pengesahan UU Pemilu itu tak terjadi dengan lancar....

    Ada Lagi Ormas Terindikasi Anti-Pancasila, Siapa Dia?

    Metrobatam, Jakarta - Pasca-pembubaran HTI, Polri menemukan ada indikasi ormas-ormas anti-Pancasila. Ormas itu sedang diawasi. Siapa mereka? Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul...

    Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur, Bek Sriwijaya FC Ditahan

    Metrobatam, Jakarta - Bek Sriwijaya FC, Marco Sandy Meraudje, ditahan Kepolisian Resor Kota Palembang setelah diduga menganiaya dan memperkosa anak di bawah umur, Kamis...

    Sita 1.161 Ton Beras, Kapolri: Negara Rugi Ratusan Triliun Rupiah

    Metrobatam, Bekasi - Sebanyak 1.161 ton beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) di Kabupaten Bekasi disita Satgas Pangan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian...

    Penundaan Gaji PNS ke-13 jadi Biang Kerok Pelemahan Daya Beli

    Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pelemahan daya beli masyarakat selama Juni 2017. Inilah yang menjadi salah satu bahan pertimbangan BI dalam memutuskan...

    Gunung Sinabung Terus Bergejolak, Pemerintah Daerah Tunggu Arahan BNPB

    Metrobatam, Medan - Sudah hampir 1 bulan terakhir Gunung Api Sinabung kembali bergejolak. Bahkan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Sinabung setiap...