Bawa Sabu, Penumpang Citilink Ditangkap Petugas Bandara Hang Nadim Batam

Am, penumpang citilink bersama barang bukti sabu-sabu sebanyak 5 kilogram. (Foto: Antarakepri.com, istimewa)

Metrobatam.com, Batam – Petugas Bea dan Cukai (BC) bersama Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Hang Nadim Batam kembali mengamankan Am dan Su, penumpang maskapai penerbangan Citilink yang membawa sabu-sabu seberat lima kilogram lebih.

Kepala BC Kota Batam, Susila Brata, di Batam, Rabu, mengatakan penangkapan berawal dari tersangka AM. Pria kelahiran Makassar dicurigai petugas saat dua dua kardus besar yang dibawa tersangka menggunakan jasa porter dimasukkan ke dalam mesin pemindai.

“Petugas lantas memeriksa pemilik barang berdasarkan profiling gerak-geriknya yang mencurigakan,” katanya.

Susila mengatakan modus yang dilakukan pelaku dengan cara memasukkan sabu-sabu dalam bungkus teh berbahasa Tiongkok dan dicampur dengan makanan dan kopi.

Sabu tersebut, lanjut Susila, disimpan dalam dua kardus dengan rincian satu kardus berisi dua bungkus dan satunya lagi berisi tiga bungkus. “Pelaku mau menuju Ujungpandang dan transit terlebih dahulu di Surabaya,” ujarnya.

Setelah mengamankan Am, petugas lantas memintai keterangannya dan diketahui pelaku hendak berangkat bersama rekannya Su. Su, kata Susila, diamankan di konter “check in” Citilink.

“Berat brutonya (sabu) 5.063 gram,” katanya.

Atas temuan tersebut pihaknya lantas membawa kedua pelaku beserta barang bukti ke KPU BC Tipe B Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut dan akan dilakukan serah terima kepada Polda Kepri.

Sebelumnya Susila mengatakan pihaknya menganalisis setiap penumpang baik di Bandara Internasional Hang Nadim dan pelabuhan-pelabuhan untuk menekan penyelundupan narkotika.

Ada beberapa pegawainya yang mendapatkan pelatihan khusus dari BC pusat untuk menganalisa pergerakan penumpang.

Hal itu dilakukan karena modus para penumpang yang membawa narkotika sudah bervariasi, mulai dari menyimpannya di sepatu, koper dan di dalam gulungan baju. Karena itu pihaknya terus memberikan pelatihan kepada pegawai untuk mempelajari setiap gerak tubuh dari para penumpang.

Menurut Susila, para pelaku akan terus berupaya untuk mengelabui petugas agar barang haram yang dibawanya bisa lolos dan bisa diberikan kepada si pemesan.

Susila mengatakan para pelaku akan terus berganti-ganti cara agar bisa menyelundupkan narkotika karena itu pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait untuk mempererat pengawasan dengan berbagai peralatan yang ada.

“Bukan hanya mempelajari x-ray, para pelaku mempelajari waktu-waktu tertentu untuk menyelundupkan narkotika,” katanya.

Karena itu, kata Susila, pihaknya secara internal akan terus melakukan internalisasi untuk penguatan pengawasan.

“Di samping itu, kami juga ada petugas yang melakukan ‘passenger analisys’,” kata dia.

Para pegawai BC, kata Susila, diberikan pelatihan selama satu bulan agar dapat menganalisa para penumpang yang mencurigakan.

 

sumber : antarakepri.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bangun Tol di Lampung dan Sumsel, Bank Mandiri Kucurkan Rp 2,041 T

Metrobatam, Jakarta - Bank Mandiri terus memperkuat dukungan pada percepatan pembangunan proyek infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas dan memangkas biaya pergerakan barang dan jasa. Salah satu...

Kontroversi Prabowo Teriak Pemerintah Ugal-ugalan

Metrobatam, Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut pemerintahan Kabinet Kerja ugal-ugalan dalam mengelola negara. Kabinet Kerja...

Polisi Tegaskan Peluru Nyasar di DPR Bukan Dilepaskan Sniper

Metrobatam, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menegaskan peluru yang menyasar ke ruang kerja dua anggota DPR...

Demokrat Bela Andi Arief soal Cuitan ke Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat membela kadernya yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Andi Arief terkait kicauannya di Twitter beberapa waktu lalu. Dalam kicaunya Andi...

Surabaya Punya Sesar Aktif, Risma Siapkan Antisipasi Gempa

Metrobatam, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini buka suara menanggapi adanya dua sesar aktif di yang berada di Kota Surabaya. Risma mengaku dirinya...

Anies Bongkar 4 Poin Perda Tibum untuk Legalkan Becak di Jakarta

Metrobatam, Jakarta - Salah satu janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah kembali membolehkan becak beroperasi di kawasan tertentu. Buat memuluskan niatnya, dia mengajukan...

Prabowo Sebut Negara Ugal-ugalan, Djarot: Maklum Belum Ada Pengalaman

Metrobatam, Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan mimpi Indonesia jaya luntur akibat negara dikelola secara ugal-ugalan. Anggota Tim Kampanye Daerah Joko...

Tahun 2019, Kepala Daerah yang Tidak Menaikkan UMP Bakal Dipecat

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebesar 8,03%. Peningkatan nilai UMP tersebut berdasarkan formula penambahan dari pertumbuhan...

Timses Jokowi Pilih Kampanye Kreatif Ketimbang Negatif

Metrobatam, Jakarta - Direktur Informasi dan Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Dwi Badarmanto menyatakan tim sukses (Timses) Joko Widodo-Ma'ruf Amin enggan mengikuti...

Karena Miskin, Satu Keluarga di Pelalawan Riau Tinggal di Hutan

Metrobatam, Pekanbaru - Satu keluarga dikabarkan tinggal di sebuah hutan di Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau. Mereka terpaksa tinggal di...

Prabowo Tuding Pemerintahan Jokowi Ugal-ugalan Kelola Negara

Metrobatam, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan bahwa mimpi mengembalikan kejayaan Indonesia di masa silam menjadi luntur karena negara dikelola...

JK: Kampanye Negatif Kadang Tak Bisa Dihindari

Metrobatam, Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman mempersilakan kader-kadernya melakukan kampanye negatif. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), kampanye negatif memang kadang-kadang tak bisa...
SHARE