BC Kepri Tembak Kapal Penyelundup Rokok Ilegal dengan Nilai Hampir Rp 3 M

1679

Metrobatam.com, Karimun – Petugas patroli Bea Cukai Kepulauan Riau menembak kapal cepat atau “speed boat” tanpa nama yang menyelundupkan rokok impor ilegal senilai hampir Rp3 miliar.

Speed boat tanpa nama itu ditembak kapal patroli BC-10021 Mustang yang melakukan pengejaran di perairan Pulau Mantang (di bawah Pulau Bintan) pada Sabtu (23/4) dinihari, kata Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri) R Evy Suhartanyo.

Evy Suhartantyo dalam keterangan pers di Kanwil BC Khusus Kepri, Meral, Kabupaten Karimun, Selasa mengatakan, speed boat tersebut ditembak karena berusaha kabur dari kejaran petugas patroli BC-10021.

“Satu dari 6 ABK, RW terkena tembakan secara tidak langsung. Dia masih dirawat di rumah sakit di Tanjungpinang. Proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya berhasil dikeluarkan tim medis,” kata dia didampingi Kepala Bidang Penyidikan dan Penanganan Barang Hasil Penindakan Winarko.

Penembakan tersebut, menurut dia, terjadi setelah speed boat dengan 5 mesin Yamaha masing-masing berkekuatan 200 Pk itu berusaha melarikan diri dan memberikan perlawanan saat dihadang petugas.

Nakhoda kapal penyelundupan rokok tersebut, kata dia, menabrakkan lambung kapalnya ke kapal patroli BC-10021, sehingga bagian depan kapal patroli mengalami kerusakan, dan bagian samping speed boat pecah akibat benturan.

Petugas, lanjut dia, akhirnya berhasil mengendalikan dan menguasai speed boat tersebut, tujuh ABK termasuk nakhoda dibawa ke Tanjung Balai Karimun, sedangkan satu ABK yang terkena tembakan dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Tanjungpinang dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Batam.

“Hari Minggu (24/4) dia dioperasi, ABK yang terkena tembakan itu dioperasi untuk pengambilan proyektil dalam tubuhnya,” ucapnya.

Menurut dia, penembakan yang dilakukan petugas sudah sesuai prosedur, sebelumnya mereka melepaskan tiga kali tembakan peringatan dalam jarak sekitar 7 meter, namun tidak diindahkan sehingga petugas terpaksa melumpuhkan kapal itu dengan menembak bagian mesinnya.

“Empat dari lima mesinnya berhasil ditembak dan rusak. Satu ABK-nya terkena pantulan peluru yang ditembakkan petugas kami. Kalau memang ditembak secara langsung, maaf, mungkin dia sudah tewas,” kata dia.

Sebelum insiden penembakan itu, lanjut Evy, awak speed boat itu sempat membuang beberapa karton rokok ke laut bertujuan untuk menghadang laju kapal patroli yang melakukan pengejaran.

Berdasarkan pengakuan nakhoda, rokok yang diangkut speed boat itu berjumlah sebanyak 400 karton, namun yang tersisa sebanyak 359 karton karena ada yang dibuang ke laut.

Kabid Penyidikan dan Penanganan Barang Hasil Penindakan Winarko menambahkan, rokok impor yang diangkut kapal cepat itu, antara lain merek A100 Classic sebanyak 254 karton, terdiri atas 80 slop per karton, dan 10 bungkus per slop, kemudian merek Luffman sebanyak 103 karton, terdiri atas 50 slop per karton dan 10 bungkus per slop.

Sedangkan, potensi kerugian negara dari penyelundupan rokok tersebut, menurut Evy, diperkirakan sebesar Rp1.181.532.000.

“Untuk nilai barang ditaksir tiga kali lipat lebih tinggi dari nilai kerugian negara tersebut,” kata dia.

Nakhoda, lanjut dia, disangkakan melanggar Undang-undang No 39 tahun 2007 tentang Perubahan atas UU No 11 tahun 1995 tentang Cukai tentang pengangkutan, penyimpanan atau penguasaan barang kena cukai yang tidak dilunasi kewajiban membayar cukainya.

Kemudian, UU No 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas UU No 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan, yaitu pelanggaran atau tindak pidana penyelundupan impor. (Mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini 9 Poin Rumusan Revisi Permenhub Nomor 26 Tahun 2017 Tentang Taksi Online

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Indonesia telah membuat rumusan rancangan Peraturan Menteri mengenai taksi online yang tertuang dalam Revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun...

MTF Gelar MTF Autofiesta 2017 di Batam dengan Target Pembiayaan Rp10 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Perusahaan pembiayaan terkemuka, PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menghadirkan pameran otomotif bergengsi di kota Batam yaitu MTF Autofiesta 2017. Acara ini...

Ini Minta Menko Darmin Kepada Kepala BP Batam yang Baru Beserta Jajarannya

Metrobatam.com, Jakarta - Pesona Batam sebagai kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone) telah memudar. Hal itu dikatakan Menko Perekonomian Darmin Nasution, saat melantik pengurus...

Ditjen Imigrasi Berikan Penyuluhan Izin Tinggal Bagi TKA, Masyarakat Kawin Campur dan Pelajar Asing...

Metrobatam.com, Batam - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Ditjen Imigrasi dan Imigrasi Batam melakukan Penyuluhan Izin Tinggal Keimigrasian bagi Tenaga...

Dewan Kawasan PBPB Melantik Pengurus BP Batam yang Baru

Metrobatam.com, Jakarta - Menindaklanjuti rapat koordinasi Dewan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Batam (PBPB) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, pada hari...

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...
BAGIKAN