BC Kepri Tembak Kapal Penyelundup Rokok Ilegal dengan Nilai Hampir Rp 3 M

1705

Metrobatam.com, Karimun – Petugas patroli Bea Cukai Kepulauan Riau menembak kapal cepat atau “speed boat” tanpa nama yang menyelundupkan rokok impor ilegal senilai hampir Rp3 miliar.

Speed boat tanpa nama itu ditembak kapal patroli BC-10021 Mustang yang melakukan pengejaran di perairan Pulau Mantang (di bawah Pulau Bintan) pada Sabtu (23/4) dinihari, kata Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri) R Evy Suhartanyo.

Evy Suhartantyo dalam keterangan pers di Kanwil BC Khusus Kepri, Meral, Kabupaten Karimun, Selasa mengatakan, speed boat tersebut ditembak karena berusaha kabur dari kejaran petugas patroli BC-10021.

“Satu dari 6 ABK, RW terkena tembakan secara tidak langsung. Dia masih dirawat di rumah sakit di Tanjungpinang. Proyektil peluru yang bersarang di tubuhnya berhasil dikeluarkan tim medis,” kata dia didampingi Kepala Bidang Penyidikan dan Penanganan Barang Hasil Penindakan Winarko.

Penembakan tersebut, menurut dia, terjadi setelah speed boat dengan 5 mesin Yamaha masing-masing berkekuatan 200 Pk itu berusaha melarikan diri dan memberikan perlawanan saat dihadang petugas.

Nakhoda kapal penyelundupan rokok tersebut, kata dia, menabrakkan lambung kapalnya ke kapal patroli BC-10021, sehingga bagian depan kapal patroli mengalami kerusakan, dan bagian samping speed boat pecah akibat benturan.

Petugas, lanjut dia, akhirnya berhasil mengendalikan dan menguasai speed boat tersebut, tujuh ABK termasuk nakhoda dibawa ke Tanjung Balai Karimun, sedangkan satu ABK yang terkena tembakan dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Tanjungpinang dan selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Batam.

“Hari Minggu (24/4) dia dioperasi, ABK yang terkena tembakan itu dioperasi untuk pengambilan proyektil dalam tubuhnya,” ucapnya.

Menurut dia, penembakan yang dilakukan petugas sudah sesuai prosedur, sebelumnya mereka melepaskan tiga kali tembakan peringatan dalam jarak sekitar 7 meter, namun tidak diindahkan sehingga petugas terpaksa melumpuhkan kapal itu dengan menembak bagian mesinnya.

“Empat dari lima mesinnya berhasil ditembak dan rusak. Satu ABK-nya terkena pantulan peluru yang ditembakkan petugas kami. Kalau memang ditembak secara langsung, maaf, mungkin dia sudah tewas,” kata dia.

Sebelum insiden penembakan itu, lanjut Evy, awak speed boat itu sempat membuang beberapa karton rokok ke laut bertujuan untuk menghadang laju kapal patroli yang melakukan pengejaran.

Berdasarkan pengakuan nakhoda, rokok yang diangkut speed boat itu berjumlah sebanyak 400 karton, namun yang tersisa sebanyak 359 karton karena ada yang dibuang ke laut.

Kabid Penyidikan dan Penanganan Barang Hasil Penindakan Winarko menambahkan, rokok impor yang diangkut kapal cepat itu, antara lain merek A100 Classic sebanyak 254 karton, terdiri atas 80 slop per karton, dan 10 bungkus per slop, kemudian merek Luffman sebanyak 103 karton, terdiri atas 50 slop per karton dan 10 bungkus per slop.

Sedangkan, potensi kerugian negara dari penyelundupan rokok tersebut, menurut Evy, diperkirakan sebesar Rp1.181.532.000.

“Untuk nilai barang ditaksir tiga kali lipat lebih tinggi dari nilai kerugian negara tersebut,” kata dia.

Nakhoda, lanjut dia, disangkakan melanggar Undang-undang No 39 tahun 2007 tentang Perubahan atas UU No 11 tahun 1995 tentang Cukai tentang pengangkutan, penyimpanan atau penguasaan barang kena cukai yang tidak dilunasi kewajiban membayar cukainya.

Kemudian, UU No 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas UU No 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan, yaitu pelanggaran atau tindak pidana penyelundupan impor. (Mb/Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN