Bea Cukai Soroti Kurir Uang untuk Kejahatan Lintas Negara

422
Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan mitranya di Singapura serta Malaysia mulai membahas secara khusus soal kurir uang lintas negara.

Kurir itu diduga menjadi salah satu penopang kejahatan terorganisasi dan kejahatan lintas negara.

Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Harry Mulya mengatakan, kejahatan lintas negara yang terorganisasi semakin berkembang. Perlu kerja sama lintas negara pula untuk mengatasinya.

“Salah satu yang menjadi perhatian soal para pembawa uang,” ujarnya di sela pertemuan DJBC dengan mitranya dari Singapura dan Malaysia, Selasa (31/5) di Batam, Kepulauan Riau.

Kurir pembawa uang diduga menjadi salah satu penopang kejahatan terorganisasi itu. Mereka memindahkan uang tunai dari satu negara ke negara lain.

“Uang hasil kejahatan di negara A dibelikan aset atau diantarkan ke negara B. Peran kurir dalam lalu lintas itu penting,” ujarnya.

Salah satu peran menonjol kurir uang adalah dalam kasus La Nyalla Mattalitti yang baru tertangkap. Kejaksaan Agung mensinyalir ada kurir yang rutin mengirim uang ke Ketua Kadin Jawa Timur itu selama ia berada di Singapura.

Untuk menekan pergerakan para kurir itu, perlu kerja sama lembaga lintas negara. Kerja sama itu tidak mudah karena aturan setiap negara aturan berbeda tentang membawa uang tunai. Perbedaan itu yang coba diatasi dengan serangkaian pertemuan antara DJBC dengan mitra-mitra mereka dari negara lain.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antarlembaga DJBC Robert Leonard M mengatakan, Indonesia dengan Malaysia dan Singapura perlu terus mengeratkan kerja sama. Para penyelundup tahu ada hambatan kerja para penegak hukum karena perbedaan aturan tiap negara. “Mereka memanfaatkan celah itu,” ujarnya.

Kerja sama antarnegara memungkinkan celah itu ditekan. DJBC dan mitranya dari Singapura dan Malaysia sepakat untuk terus saling bertukar informasi.

“Penangkapan-penangkapan (oleh DJBC) hasil dari pertukaran informasi itu,” ujarnya.

DJBC dan para mitra juga menyepakati patroli dan investigasi terorganisasi. Investasi terorganisasi perlu dilakukan karena organisasi kejahatan melibatkan orang di beberapa negara. Untuk mengejar mereka, perlu penindakan terkoordinasi di negara-negara berbeda. “Fokusnya pada perdagangan ilegal dan penyelundupan narkotika,” ujarnya.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tinjau GBK, Menteri Basuki: Ini Dibangun Pakai Pajak Kok Dirusak?

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fasilitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) rusak usai final Piala Presiden 2018. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ketua DPR Minta Motif Penyerangan Pemuka Agama Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta polisi bergerak cepat mengusut tuntas kekerasan terhadap Kiai Hakam Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Karangasem Paciran,...

Usai Pesta Miras, Pemuda Ini Ditemukan Mengambang di Sungai

Metrobatam, Lumajang - Usai pesta miras bersama teman-temannya, Muhamad Saiful Rizal (19) ditemukan tewas mengambang di tepi sungai Kali Mujur, Dusun Parasgoang, Desa Pandanarum,...

Bos First Travel Jalani Sidang Perdana

Metrobatam, Jakarta - Bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Depok. Ketiganya didakwa dalam kasus...

Tersebar Inisial Artis Lain Diduga Pengguna Narkoba, Ini Kata Polisi

Metrobatam, Jakarta - Siapa sangka, tiga artis diciduk dalam satu minggu kemarin karena narkoba. Setelah Fachri Albar, Roro Fitria, dan Dhawiya, tersebar inisial artis...

Pesawat Iran Jatuh, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Iran memastikan tidak ada penumpang WNI dalam daftar penumpang atau manifest pesawat yang jatuh di pusat...

Gunung Sinabung Erupsi 5 Km, Warga Diminta Waspada

Metrobatam, Jakarta - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu 5 kilometer. Warga diminta waspada dengan erupsi...

Mabes Polri Bahas Kepulangan Rizieq Shihab

Metrobatam, Jakarta - Mabes Polri akan menggelar rapat membahas antisipasi kepulangan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab, Senin (19/2). Berdasarkan Surat Telegram...

Setelah Parpol Dapat Nomor Urut, Ini Tahapan Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Sebanyak 14 parpol lolos dan mendapat nomor urut untuk Pemilu 2019. Bagaimana tahapan selanjutnya untuk Pemilu serentak? Sebelumnya, ada 14 parpol yang...

PKS Tetap Dukung Tersangka KPK Mustafa di Pilkada Lampung

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap mendukung pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli, meskipun Mustafa telah berstatus tersangka dan...

Anies Dicegah ke Podium karena Namanya Tak Dicatat Panitia, Fahri Sewot

Metrobatam, Jakarta - Media sosial hari Minggu diramaikan dengan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dicegah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) jelang pemberian piala oleh...

Indonesia Segera Punya Pasar Ikan Modern di Muara Baru

Metrobatam, Jakarta - Indonesia akan memiliki pasar ikan modern. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah melakukan pembangunan Pasar Ikan Muara Baru...
BAGIKAN