Bea Cukai Soroti Kurir Uang untuk Kejahatan Lintas Negara

418
Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan mitranya di Singapura serta Malaysia mulai membahas secara khusus soal kurir uang lintas negara.

Kurir itu diduga menjadi salah satu penopang kejahatan terorganisasi dan kejahatan lintas negara.

Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Harry Mulya mengatakan, kejahatan lintas negara yang terorganisasi semakin berkembang. Perlu kerja sama lintas negara pula untuk mengatasinya.

“Salah satu yang menjadi perhatian soal para pembawa uang,” ujarnya di sela pertemuan DJBC dengan mitranya dari Singapura dan Malaysia, Selasa (31/5) di Batam, Kepulauan Riau.

Kurir pembawa uang diduga menjadi salah satu penopang kejahatan terorganisasi itu. Mereka memindahkan uang tunai dari satu negara ke negara lain.

“Uang hasil kejahatan di negara A dibelikan aset atau diantarkan ke negara B. Peran kurir dalam lalu lintas itu penting,” ujarnya.

Salah satu peran menonjol kurir uang adalah dalam kasus La Nyalla Mattalitti yang baru tertangkap. Kejaksaan Agung mensinyalir ada kurir yang rutin mengirim uang ke Ketua Kadin Jawa Timur itu selama ia berada di Singapura.

Untuk menekan pergerakan para kurir itu, perlu kerja sama lembaga lintas negara. Kerja sama itu tidak mudah karena aturan setiap negara aturan berbeda tentang membawa uang tunai. Perbedaan itu yang coba diatasi dengan serangkaian pertemuan antara DJBC dengan mitra-mitra mereka dari negara lain.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antarlembaga DJBC Robert Leonard M mengatakan, Indonesia dengan Malaysia dan Singapura perlu terus mengeratkan kerja sama. Para penyelundup tahu ada hambatan kerja para penegak hukum karena perbedaan aturan tiap negara. “Mereka memanfaatkan celah itu,” ujarnya.

Kerja sama antarnegara memungkinkan celah itu ditekan. DJBC dan mitranya dari Singapura dan Malaysia sepakat untuk terus saling bertukar informasi.

“Penangkapan-penangkapan (oleh DJBC) hasil dari pertukaran informasi itu,” ujarnya.

DJBC dan para mitra juga menyepakati patroli dan investigasi terorganisasi. Investasi terorganisasi perlu dilakukan karena organisasi kejahatan melibatkan orang di beberapa negara. Untuk mengejar mereka, perlu penindakan terkoordinasi di negara-negara berbeda. “Fokusnya pada perdagangan ilegal dan penyelundupan narkotika,” ujarnya.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...

Duh! 937 Paket Ganja Masih Ditemukan Dalam Lapas Narkoba

Metrobatam, Medan - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas IIA Pematang raya, Simalungun, Sumatera Utara, melakukam razia rutin terhadap para narapidana penghuni Lapas, Senin...

Kunker Haji, Fadli Zon Bebekan Pertemuannya dengan Habib Rizieq

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon bersama Tim Pengawas Haji DPR mengunjungi Madinah pekan ini. Di sela kunjungannya meninjau fasilitas haji, Fadli...