Bea Cukai Soroti Kurir Uang untuk Kejahatan Lintas Negara

420
Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan mitranya di Singapura serta Malaysia mulai membahas secara khusus soal kurir uang lintas negara.

Kurir itu diduga menjadi salah satu penopang kejahatan terorganisasi dan kejahatan lintas negara.

Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Harry Mulya mengatakan, kejahatan lintas negara yang terorganisasi semakin berkembang. Perlu kerja sama lintas negara pula untuk mengatasinya.

“Salah satu yang menjadi perhatian soal para pembawa uang,” ujarnya di sela pertemuan DJBC dengan mitranya dari Singapura dan Malaysia, Selasa (31/5) di Batam, Kepulauan Riau.

Kurir pembawa uang diduga menjadi salah satu penopang kejahatan terorganisasi itu. Mereka memindahkan uang tunai dari satu negara ke negara lain.

“Uang hasil kejahatan di negara A dibelikan aset atau diantarkan ke negara B. Peran kurir dalam lalu lintas itu penting,” ujarnya.

Salah satu peran menonjol kurir uang adalah dalam kasus La Nyalla Mattalitti yang baru tertangkap. Kejaksaan Agung mensinyalir ada kurir yang rutin mengirim uang ke Ketua Kadin Jawa Timur itu selama ia berada di Singapura.

Untuk menekan pergerakan para kurir itu, perlu kerja sama lembaga lintas negara. Kerja sama itu tidak mudah karena aturan setiap negara aturan berbeda tentang membawa uang tunai. Perbedaan itu yang coba diatasi dengan serangkaian pertemuan antara DJBC dengan mitra-mitra mereka dari negara lain.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antarlembaga DJBC Robert Leonard M mengatakan, Indonesia dengan Malaysia dan Singapura perlu terus mengeratkan kerja sama. Para penyelundup tahu ada hambatan kerja para penegak hukum karena perbedaan aturan tiap negara. “Mereka memanfaatkan celah itu,” ujarnya.

Kerja sama antarnegara memungkinkan celah itu ditekan. DJBC dan mitranya dari Singapura dan Malaysia sepakat untuk terus saling bertukar informasi.

“Penangkapan-penangkapan (oleh DJBC) hasil dari pertukaran informasi itu,” ujarnya.

DJBC dan para mitra juga menyepakati patroli dan investigasi terorganisasi. Investasi terorganisasi perlu dilakukan karena organisasi kejahatan melibatkan orang di beberapa negara. Untuk mengejar mereka, perlu penindakan terkoordinasi di negara-negara berbeda. “Fokusnya pada perdagangan ilegal dan penyelundupan narkotika,” ujarnya.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini 9 Poin Rumusan Revisi Permenhub Nomor 26 Tahun 2017 Tentang Taksi Online

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Indonesia telah membuat rumusan rancangan Peraturan Menteri mengenai taksi online yang tertuang dalam Revisi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun...

MTF Gelar MTF Autofiesta 2017 di Batam dengan Target Pembiayaan Rp10 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Perusahaan pembiayaan terkemuka, PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menghadirkan pameran otomotif bergengsi di kota Batam yaitu MTF Autofiesta 2017. Acara ini...

Ini Minta Menko Darmin Kepada Kepala BP Batam yang Baru Beserta Jajarannya

Metrobatam.com, Jakarta - Pesona Batam sebagai kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone) telah memudar. Hal itu dikatakan Menko Perekonomian Darmin Nasution, saat melantik pengurus...

Ditjen Imigrasi Berikan Penyuluhan Izin Tinggal Bagi TKA, Masyarakat Kawin Campur dan Pelajar Asing...

Metrobatam.com, Batam - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Ditjen Imigrasi dan Imigrasi Batam melakukan Penyuluhan Izin Tinggal Keimigrasian bagi Tenaga...

Dewan Kawasan PBPB Melantik Pengurus BP Batam yang Baru

Metrobatam.com, Jakarta - Menindaklanjuti rapat koordinasi Dewan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Batam (PBPB) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, pada hari...

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...
BAGIKAN