Bedol Desa PPP ke PBB Jadi Lampu Merah untuk Romy

Metrobatam, Jakarta – Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan rencana sekitar 30 kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pindah ke Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi berkah tersendiri bagi partai pimpinan Yusril Ihza Mahendra itu menjelang Pemilu 2019.

Jika terwujud, menurut Pangi, perpindahan itu berpotensi menambah kekuatan elektoral PBB dalam pemilihan legislatif nanti. Sebaliknya, perpindahan puluhan kader papan atas tersebut bisa mengancam upaya PPP lolos ke parlemen.

“Tentu menguntungkan PBB, itu menjadi modal untuk mengembangkan dan membangun PBB ke depan. Berkontribusi terhadap perolehan suara PBB,” kata Pangi saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Selasa (17/4).

Rencana kepindahan 30 kader PPP diungkapkan oleh politikus partai berlambang kakbah Ahmad Yani, kemarin. Sejumlah elite yang katanya bakal pindah antara lain Wakil Ketua Umum PPP Taman Achda, anggota Majelis Tinggi PPP Anwar Sanusi hingga mantan Sekjen PPP Somali Abdul Malik.

Nama-nama tersebut adalah elite PPP kubu Romy, sapaan Romarhumuziy. Kata Yani, mereka akan bergabung dengan elite PPP lain dari kubu Djan Faridz untuk pindah ke PBB.

Yani menyebut para kader pindah karena kecewa konflik antara Romy dan Djan Faridz tak kunjung usai. Selain itu ada sebagian kader yang pindah karena tak puas dengan kebijakan Romy.

Untuk memaksimalkan kekuatan elektoral dari elite PPP itu, Pangi mengatakan Yusril terlebih dahulu harus menguji apakah kader yang diterima nantinya bisa dijadikan sebagai calon anggota legislatif yang berkualitas. Sebab hanya caleg mumpuni yang bisa membantu perolehan suara PBB.

“Tentu ke depannya juga perlu diuji apakah penambahan kader dari partai lain punya dampak elektoral terhadap peningkatan suara PBB. Segmen pemilih PBB juga belum jelas,” terang Pangi.

Seleksi itu penting karena menurut Pangi, Yusril memiliki pekerjaan berat untuk mengembangkan PBB yang sudah dua kali tidak lolos ambang batas parlemen yakni pada 2009 dan 2014.

Ambang batas parlemen adalah syarat perolehan suara partai politik agar bisa mendapatkan jatah kusi di parlemen. UU Pemilu mensyaratkan ambang batas parlemen empat persen dari total perolehan suara nasional.

Jika kembali gagal memenuhi syarat ambang batas parlemen, Pangi mengatakan bisa menyebabkan kader-kader meragukan PBB sebagai wadah berpolitik. Sebab kader yang hendak menjadi caleg membutuhkan wadah politik yang mampu mengantarkan mereka duduk di kursi parlemen.

“Mereka (para caleg) tentu tidak mau ketidakpastian,” ujar Pangi

Rencana kepindahan puluhan elite PPP ke PBB juga menjadi ‘lampu merah’ bagi Romy. Pangi menilai kelompok yang pindah termasuk orang-orang yang potensial sehingga konsekuensi terburuknya adalah kemungkinan PPP tidak lolos ambang batas parlemen di Pileg 2019.

Untuk mencegah situasi semakin memburuk, Pangi menyarankan PPP segera menuntaskan konflik internalnya.

“Saya pikir dalam partai itu, fraksi itu biasa saja. Tapi itu harus dibijaki dan dikelola oleh Ketua Umum agar tidak melakukan politik penyingkiran tapi politik akomodir, itu penting,” jelas Pangi. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jokowi: Kita Harus Akhiri Politik Kebohongan, Merasa Benar Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang ke-54. Dalam pidatonya, Jokowi menegaskan tentang berpolitik yang...

Hasil Inter Vs AC Milan: Dramatis! Gol Injury Time Menangkan Nerazzurri

Milan - Inter Milan berhasil memenangi laga dramatis kontra AC Milan dengan skor 1-0. Gol semata wayang dibuat Mauro Icardi di masa injury time...

Kerugian dan Kerusakan Gempa di Sulteng Capai Rp13,82 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengungkap bahwa dampak kerugian dan kerusakan yang diakibatkan oleh gempa dan...

KKB Sandera 16 Guru dan Tenaga Medis di Mapenduma Papua

Metrobatam, Jayapura - 16 orang Guru dan Tenaga medis yang bertugas di Mapenduma, kabupaten Nduga, Papua disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Selama...

Sandiaga Diminta Bicara Data dan Kurangi Politik Bohong

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyebut calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno...

Kevin/Marcus Rebut Gelar Juara Denmark Terbuka!

Odense - Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berhasil menyabet gelar juara Denmark Terbuka 2018. Di final, Kevin/Marcus menumpas ganda Jepang. Bermain di Odense Sports Park,...

Bos Sawit Dirampok di Riau, Uang-Emas Senilai Rp 500 Juta Raib

Metrobatam, Pekanbaru - Aksi perampokan terjadi di Desa Sumber Jaya, Kuansing, Riau. Korbannya ialah pengusaha sawit yang mengalami kerugian sekitar Rp 500 juta. "Korban selama...

Cari Kapolres Muba, Seorang Pria Serang Petugas Jaga Mapolres

Metrobatam, Palembang - Seorang pria menyerang petugas jaga Polres Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Minggu (21/10). Pria bernama Arison itu diduga mengalami gangguan Jiwa. Kejadian bermula...

Bima Arya Sambut Baik Rencana Jokowi Kucurkan Dana Kelurahan

Metrobatam, Bogor - Presiden Jokowi berencana mencairkan dana kelurahan pada 2019. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, menyambut baik rencana tersebut karena penting untuk...

Mayoritas Pengusaha HIPMI dan KADIN Diklaim Dukung Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir, menyebut mayoritas pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)...

Disebut Sudah Nikah dengan Rossa, Afgan Banjir Ucapan Selamat

Metrobatam, Jakarta - Afgan disebut sudah menikah dengan Rossa. Hal itu diungkapkan oleh sahabat mereka, Bubah Alfian, saat ia melakukan Instagram live. Karena hal itu,...

Soal Gempa Sulteng, BNPB: 2.113 Orang Tewas, 1.309 Hilang

Metrobatam, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut jumlah korban jiwa akibat gempa di Sulawesi Tengah yang ditemukan mencapai 2.113 orang. 22 hari...
SHARE