Bejat! Ayah Setubuhi Anak Kandungnya Selama 3 Tahun

Metrobatam.com, Meulaboh – Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial I (46) karena melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya berinisial L (16) di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho mengatakan, dari pengakuan tersangka tindak pidana itu telah dilakukan berulang kali sejak tahun 2014, namun hasil pemeriksaan tim dokter ahli bahwa korban tidak dalam kondisi hamil.

“Berawal dari laporan orangtua korban, tadi malam Rabu kemarin sekitar 00.30 WIB dilakukan penangkapan terhadap I. Setelah kita interogasi memang yang bersangkutan sudah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri sejak 2014,” katanya, Kamis (9/3).

Tersangka dilaporkan oleh istrinya sendiri berinisial R (43), pria bejat ini melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya yang saat ini masih berstatus pelajar.

Orangtua korban sering memergoki pria tersebut tidur di dekat anaknya dalam rumah mereka, akan tetapi tidak diketahui adanya perlakukan bejat sang ayah, setelah ada pengakuan dari L kepada ibunya, barulah dilaporkan pada polisi.

Kapolres AKBP Teguh menyampaikan, pihaknya juga akan memeriksa kejiwaan korban, saat ini pihaknya masih berfokus pada pemeriksaan tersangka, mengumpulkan keterangan saksi korban, orangtua korban termasuk saksi ahli dari tim dokter.

“Ancaman kepada tersangka sesuai dengan hukum pidana 16 tahun penjara, kalau berdasarkan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, itu 500 kali cambuk. Kita masih akan memeriksa kejiwaan anak, saksi korban dan saksi ahli,” tegasnya.

Lantaran kejadian tersebut telah dilakukan lama dan berulang kali, maka pihak kepolisian masih mendalami apakah selama ini ada pengancaman serius ataupun semacam intimidasi sehingga tindak pidana pencabulan itu baru dilaporkan tahun ini.

Kapolres juga h menyampaikan, sepanjang 2017 pihak Kepolisian Aceh Barat telah menanggani sebanyak empat kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, kasus tersebut telah merambah hingga ke wilayah kecamatan pedalaman.

Sementara itu tersangka I saat diinterogasi dan wawancara pers di ruang Resmob, Satreskrim Aceh Barat mengakui akan perbuatan bejatnya itu. “Namun dia berdalih bahwa yang disetubuhi itu dipikir istrinya, bukan anaknya yang jelas-jelas masih remaja,” tutup Teguh.(mb/okezone)

Predator Seksual
Di tempat terpisah, seorang pemuda asal Sumatera Utara berinisial SBH (35) yang diduga mencabuli 17 orang anak ternyata sempat mengakui perbuatannya sebelum melarikan diri. Salah satu orangtua korban asusila, NH mengatakan, keseharian SBH di lingkungannya tidak menunjukkan gerak gerik yang mencurigakan.

Bahkan NH sempat merasa jika SBH yang masih berstatus lajang tua (belum menikah) tersebut sangat dekat, penyayang dan suka bermain dengan anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.

“Pas anak saya (RAH usia 5 tahun) bilang digituin sama si SBH, saya sempat terkejut dan mencoba tanya baik-baik. Enggak pernah nampak gayanya yang aneh-aneh, heran juga. Saat kami sama Pak Kades jumpai dia, ngaku dia lakui perbuatannya (pencabulan),” ucap NH, Kamis (9/3).

Mendengar pengakuan RAH yang dicabuli di salah satu gubuk, warga merasa cemas. Para warga yang mendengar, langsung menanyakan kepada para anaknya hingga akhirnya diketahui SBH telah melakukan perbuatan kejinya tersebut kepada 17 orang anak.

“Kami langsung melaporkannya ke Polsek Batang Angkola, kemudian kami disarankan melapor ke Polres Tapsel karena di Polsek Batang Angkola tidak memiliki Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA),” ungkapnya.

Menanggapi itu, Camat Batang Angkola, Taufik R Lubis mengimbau kepada para warga untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan karena pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk memproses secara hukum atas perbuatan yang dilakukan SBH.

“Saya sangat mengutuk tindakan ini. Saya sudah imbau ke warga untuk menahan diri, jangan bertindak yang tidak-tidak. Persoalan ini sedang diproses pihak Polres Tapsel, serahkan ke mereka. Saat ini kita juga sedang mendata kembali jumlah korban, kemudian diperiksa lagi,” bebernya.

Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba membenarkan pelaku SBH telah kabur dari rumahnya. Pihaknya saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku, sedangkan para korban masih terus dilakukan pemeriksaan. “Pelakunya melarikan diri, kita terus mengejar pelakunya,” ujar AKP Jama.

Sebelumnya, kasus asusila itu terungkap setelah salah satu orang tua korban menanyai anaknya pada Senin, 6 Maret 2017.

Menurut NH, kejadian itu terjadi satu pekan lalu, tepatnya Senin, 27 Februari 2017. Saat itu korban RAH (5) dibawa jalan-jalan oleh tetangganya, SBH Di sebuah gubuk, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Di lokasi itu, SBH diduga mencabuli RAH. Setelah itu diketahui korban atas kasus tersebut sebanyak 17 bocah. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Grand Opening Warung’e Lara dengan Menu Sajian yang Enak

Metrobatam.com, Batam, Warung'e Lara, demikian nama rumah makan di Jalan Gatot Subroto Sidoarjo, Desa Larangan RT1, RW1, Candi Sidoarjo Jawa Timur, yang mulai beroperasi, Minggu (19/8/2018). Tempat...

Lebih Nyaman dan Aman, Capella Dinamik Nusantara Launching Honda CB150R StreetFire dan CBR250RR

Metrobatam.com, Batam - PT Capella Dinamik Nusantara kembali Launching Honda CB 150R StreetFire dan CBR 250 RR Minggu, ditempat di Auditorium Mega Mall Batam...

Jokowi Kalungkan Medali Emas untuk Lifter Eko Yuli

Metrobatam, Jakarta - Lifter Eko Uli Irawan berhasil meraih emas dalam cabang olahraga angkat besi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan pertandingan itu menyerahkan...

Timses Jokowi Disebut Ber-IQ 80, Golkar Peringatkan Mardani

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin ber-IQ 80 secara komunal. Partai Golkar mengingatkan Mardani untuk diam...

Ini Isi Lengkap Fatwa MUI Soal Vaksin MR yang Kontroversial

Metrobatam, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dalam proses produksinya. Namun tetap memperbolehkan penggunaan vaksin...

Susi Musnahkan 125 Kapal Maling Ikan, 40 Ditenggelamkan di Natuna

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal maling ikan sebagai kado HUT ke-73 kemerdekaan Indonesia. Menurut catatan Susi kapal maling...

LSI Denny JA: Jokowi-Ma’ruf 52,2%, Prabowo-Sandi 29,5%

Metrobatam, Jakarta - Pascapendaftaran Pilpres 2019 periode awal Agustus 2018, Lingkaran Survei Indonesia menggelar survei elektabilitas dua pasangan calon. Siapa unggul? Survei digelar pada 12...

KPK Sita Mobil Camry dari Apartemen Staf Ahli Anggota F-PAN Sukiman

Metrobatam, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi PAN Sukiman memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus suap perimbangan dana RAPBN-P 2018. Pemanggilan ini yang kedua...

Dituduh Curi Uang Rp1,5 Juta, Eks Majikan Aniaya dan Gunduli Magfiroh

Metrobatam, Bogor - Polisi meyelidiki kasus penganiayaan dan penggulan terhadap Magfiroh (28) oleh eks majikannya, EA. Polisi melayangkan panggilan terhadap EA untuk diperiksa terkait...

Anggota Majelis Syuro PKS: Enak Aja Anies Jadi Kader Gerindra!

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan posisi Wagub DKI akan menjadi milik PKS jika Anies Baswedan bergabung ke...

Mobil Ketua Panwaslu Dibakar OTK

Metrobatam, Kolaka - Mobil pribadi milik Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Juhardin diduga dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu...

Ridwan Kamil Ditabrak Pengemudi Motor yang Hindari Razia

Metrobatam, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ditabrak seorang pengemudi motor saat berangkat kerja. Pria yang karib disapa Emil itu ditabrak bikers yang...
BAGIKAN