Bejat! Ayah Setubuhi Anak Kandungnya Selama 3 Tahun

2170

Metrobatam.com, Meulaboh – Aparat kepolisian menangkap seorang pria berinisial I (46) karena melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya berinisial L (16) di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho mengatakan, dari pengakuan tersangka tindak pidana itu telah dilakukan berulang kali sejak tahun 2014, namun hasil pemeriksaan tim dokter ahli bahwa korban tidak dalam kondisi hamil.

“Berawal dari laporan orangtua korban, tadi malam Rabu kemarin sekitar 00.30 WIB dilakukan penangkapan terhadap I. Setelah kita interogasi memang yang bersangkutan sudah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri sejak 2014,” katanya, Kamis (9/3).

Tersangka dilaporkan oleh istrinya sendiri berinisial R (43), pria bejat ini melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya yang saat ini masih berstatus pelajar.

Orangtua korban sering memergoki pria tersebut tidur di dekat anaknya dalam rumah mereka, akan tetapi tidak diketahui adanya perlakukan bejat sang ayah, setelah ada pengakuan dari L kepada ibunya, barulah dilaporkan pada polisi.

Kapolres AKBP Teguh menyampaikan, pihaknya juga akan memeriksa kejiwaan korban, saat ini pihaknya masih berfokus pada pemeriksaan tersangka, mengumpulkan keterangan saksi korban, orangtua korban termasuk saksi ahli dari tim dokter.

“Ancaman kepada tersangka sesuai dengan hukum pidana 16 tahun penjara, kalau berdasarkan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014, itu 500 kali cambuk. Kita masih akan memeriksa kejiwaan anak, saksi korban dan saksi ahli,” tegasnya.

Lantaran kejadian tersebut telah dilakukan lama dan berulang kali, maka pihak kepolisian masih mendalami apakah selama ini ada pengancaman serius ataupun semacam intimidasi sehingga tindak pidana pencabulan itu baru dilaporkan tahun ini.

Kapolres juga h menyampaikan, sepanjang 2017 pihak Kepolisian Aceh Barat telah menanggani sebanyak empat kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, kasus tersebut telah merambah hingga ke wilayah kecamatan pedalaman.

Sementara itu tersangka I saat diinterogasi dan wawancara pers di ruang Resmob, Satreskrim Aceh Barat mengakui akan perbuatan bejatnya itu. “Namun dia berdalih bahwa yang disetubuhi itu dipikir istrinya, bukan anaknya yang jelas-jelas masih remaja,” tutup Teguh.(mb/okezone)

Predator Seksual
Di tempat terpisah, seorang pemuda asal Sumatera Utara berinisial SBH (35) yang diduga mencabuli 17 orang anak ternyata sempat mengakui perbuatannya sebelum melarikan diri. Salah satu orangtua korban asusila, NH mengatakan, keseharian SBH di lingkungannya tidak menunjukkan gerak gerik yang mencurigakan.

Bahkan NH sempat merasa jika SBH yang masih berstatus lajang tua (belum menikah) tersebut sangat dekat, penyayang dan suka bermain dengan anak-anak di lingkungan tempat tinggalnya.

“Pas anak saya (RAH usia 5 tahun) bilang digituin sama si SBH, saya sempat terkejut dan mencoba tanya baik-baik. Enggak pernah nampak gayanya yang aneh-aneh, heran juga. Saat kami sama Pak Kades jumpai dia, ngaku dia lakui perbuatannya (pencabulan),” ucap NH, Kamis (9/3).

Mendengar pengakuan RAH yang dicabuli di salah satu gubuk, warga merasa cemas. Para warga yang mendengar, langsung menanyakan kepada para anaknya hingga akhirnya diketahui SBH telah melakukan perbuatan kejinya tersebut kepada 17 orang anak.

“Kami langsung melaporkannya ke Polsek Batang Angkola, kemudian kami disarankan melapor ke Polres Tapsel karena di Polsek Batang Angkola tidak memiliki Unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA),” ungkapnya.

Menanggapi itu, Camat Batang Angkola, Taufik R Lubis mengimbau kepada para warga untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan karena pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk memproses secara hukum atas perbuatan yang dilakukan SBH.

“Saya sangat mengutuk tindakan ini. Saya sudah imbau ke warga untuk menahan diri, jangan bertindak yang tidak-tidak. Persoalan ini sedang diproses pihak Polres Tapsel, serahkan ke mereka. Saat ini kita juga sedang mendata kembali jumlah korban, kemudian diperiksa lagi,” bebernya.

Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Jama K Purba membenarkan pelaku SBH telah kabur dari rumahnya. Pihaknya saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku, sedangkan para korban masih terus dilakukan pemeriksaan. “Pelakunya melarikan diri, kita terus mengejar pelakunya,” ujar AKP Jama.

Sebelumnya, kasus asusila itu terungkap setelah salah satu orang tua korban menanyai anaknya pada Senin, 6 Maret 2017.

Menurut NH, kejadian itu terjadi satu pekan lalu, tepatnya Senin, 27 Februari 2017. Saat itu korban RAH (5) dibawa jalan-jalan oleh tetangganya, SBH Di sebuah gubuk, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Di lokasi itu, SBH diduga mencabuli RAH. Setelah itu diketahui korban atas kasus tersebut sebanyak 17 bocah. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jasad Wakapolres Labuhanbatu Ditemukan

Metrobatam.com, Labuhan Batu - Sehari setelah hilang dalam kecelakaan kapal cepat, Wakapolres Labuhan Batu Kompol Andi Chandra ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban dinyatakan...

Yel-yel Teriakan Sabar Menang, Lis – Maya Lanjutkan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ratusan pendukung pasangan Syahrul - Rahma (Sabar) dan Lis Darmansyah - Maya Suryani, begitu antusia ketika kedua Pasangan ini memasuki ke...

Pelantikan Pengurus IOF Pengcab Batam dan Tanjungpinang Periode 2018-2022

Metrobatam.com, Batam - Pelantikan pengurus Indonesia Off-Road Federation Pengcab Batam-Pengcab Tanjung Pinang di Hotel Planet Holiday, Sabtu (21/04/2018). Askar Kartiwa Ketua Umum PP IOF menerangkan,...

Isu Kudeta, Fakta Dibalik Rentetan Tembakan di Istana Arab Saudi

Riyadh - Sejumlah saksi mata yang berada di dekat Istana Arab Saudi mendengar rentetan tembakan di dalam kompleks istana. Kemudian suara tembakan ini dikaitkan...

Presiden PKS Buka Kemungkinan Usung Capres Selain Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka kemungkinan mengusung calon presiden (capres) selain Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan saat...

Dilarang SBY Bicara, Roy Suryo Sebut Pembocor Info Berbahaya

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo membenarkan kabar bahwa Ketua Umum Partai Demokat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melarangnya untuk berbicara...

Kapal Tenggelam, Wakapolres Pelabuhanbatu Hilang

Metrobatam, Medan - Terjadi kecelakaan speed board (perahu) yang mengangkut rombongan personel Polri di Sungai Berombang, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara pada Sabtu 21 April...

Bantai Sevila 5 – 0, Barcelona Juara Copa del Rey

Madrid - Barcelona tak kesulitan meraih gelar juara Copa del Rey musim ini. Menghadapi Sevilla di final, Blaugrana menang amat telak: 5-0! Laga final Copa...

Ketum PPP: Secara Rasional AHY Lebih Pilih Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum PPP Romahurmuziy menilai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lebih baik bersama Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Romahurmuziy menyebut ini sebagai...

Bandung Banjir, Tim Diskar PB Evakuasi Mobil yang Terjebak

Metrobatam, Bandung - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak Sabtu (21/4) sore kembali membuat sejumlah ruas jalan terendam banjir Cileuncang. Dinas Kebakaran dan...

Menteri Yohana Sebut Jokowi Setujui Perppu Cegah Kawin Dini

Metrobatam,Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan Presiden Joko Widodo menyetujui penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pencegahan Perkawinan Anak. "Jadi...

Ancam Penyidik, Brigjen Gadungan Ditangkap di Banten

Metrobatam, Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pria berinisial A yang berpura-pura menjadi Brigadir Jenderal setelah melakukan pengancaman terhadap penyidik yang menangani...
BAGIKAN