Metrobatam.com, Tanjungpinang – Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi campak dan rubella atau yang belum pernah mengalami penyakit ini beresiko tertular.

Hingga saat ini tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella, namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit ini. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus.

   

Vaksin MR adalah kombinasi vaksin Campak/Measles (M) dan Rubella (R) telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari Badan POM. Vaksin MR 95 persen efektif untuk mencegah penyakit campak dan rubella. Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

Namun pro kontra terkait vaksin ini muncul tatkala vaksin ini belum memiliki sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebagian masyarakat menjadi resah dan gelisah untuk mengizinkan anak-anaknya divaksin.

Ketua Komisi Fatwa MUI Kepri, Zubad Akhadi Mutaqim mengatakan bahwa walaupun vaksin belum disertifikasi halal, vaksin ini boleh digunakan sepanjang dianggap keadaan darurat dan mendesak.

“Kalau kita kembali ke masalah hadits dan fiqih, ada yang namanya hukum Darurah. Sesuatu itu kalau belum ditemukan yang halal, kalau memang keadaannya darurat maka ini diperbolehkan. Tapi yang jelas dari Komisi Fatwa MUI Pusat sudah ada rekomendasi di tanggal 31 Juli 2017 tentang masalah ini. Dan kita mendorong Kemenkes dan Badan POM untuk secepatnya melakukan sertifikasi halalnya yang tujuannya untuk menjamin adanya keamanan dan rasa aman umat Islam dalam penggunaannya. Jadi jelas kita katakan kalau sifatnya masih darurat ya diperbolehkan,” katanya di Acara Pencanangan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella di Sekolah Pelita Nusantara, Jl. Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Rabu, (01/08/2018).

Ketua Komisi Fatwa MUI ini juga menjelaskan bahwa adanya himbauan dari Pengurus Harian MUI Kepri yang menolak vaksin ini dinilainya lebih kepada upaya desakan untuk Pemerintah agar mengurus sertifikasi halal vaksin ini secepatnya.

“Himbauan yang kemarin oleh pengurus harian MUI itu menurut saya sifatnya adalah desakan kepada pemerintah untuk segera mengurus pelaksanaan sertifikasinya. Bukan berarti menolak. Kalau menunda iya. Karena masalah halal ini kan sudah masuk undang-undang. Apapun yang dikonsumsi oleh umat Islam harus ada sertifikat halalnya. Kalau vaksin produksi Bio Farma insyaAllah itu sudah sertifikasi halal. Yang vaksin MR ini kan bukan produksi mereka. Ini lah yang sedang diminta agar pemerintah secepatnya menyelesaikan masalah ini,” tutupnya.

Untuk diketahui, Imunisasi pada dasarnya diperbolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. Hal ini telah ada dalam Fatwa MUI No. 4 Tahun 2016. Dalam hal jika seseorang yang tidak diimunisasi akan menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam jiwa, berdasarkan pertimbangan ahli yang kompeten dan dipercaya, maka imunisasi hukumnya wajib.

(Budi MB)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Gubernur H Nurdin Basirun Hadiri Pementasan Seni Budaya Manggarai-Flores, NTT

Metrobatam.com, Batam - Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan kebersamaan menjadi salah satu modal kuat untuk menyukseskan pembangunan. Masyarakat yang bersatu padu, penuh kedamaian membuat...

SMKN 1 dan SMPN 26 Batam Terima Penghargaan Adiwiyata Nasional

Metrobatam.com, Batam - Dua sekolah di Batam mendapat Penghargaan Adiwiyata Nasional 2018. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Rozie mengatakan penghargaan ini terakhir...

Nongkrong di Kedai Kopi Saat Jam Kerja, 15 ASN Pemko Tanjungpinang Terjaring Razia

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai wujud komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta pembinaan birokrasi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer di...

Kodim 0315/Bintan dan Dinkesdalduk KB Tanjungpinang Berikan Edukasi Pada Masyarakat Tentang Pencegahan DBD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komand Distrik Militer (Kodim) 0315/Bintan bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan dalam hal pemantauan jentik...

Camat Katang Bidare Kunjungi Desa dan Sekolah SDN 015 Senayang

Metrobatam.com, Lingga - Camat Katang Bidare Safaruddin kembali mengunjungi beberapa desa diwilayahnya sekaligus menjadi pembina upacara di SDN 015 Senayang, Lingga pada Senin (21/1/2019)...

Bupati Lingga Pastikan Desa Mamut Dibangun Dermaga Beton Tahun Ini

Metrobatam.com, Senayang - Bupati Lingga H. Alias Wello di sela-sela kesibukan nya menyempatkan diri mengunjungi Desa Mamut yang terletak di Kecamatan Senayang, Minggu (20/1/2019)....

Kapal Karam di Perairan Batam, 5 ABK Berhasil Selamat

Metrobatam, Batam - Kecelakaan kapal terjadi di perairan Pulau Ngenang, Batam, Kepulauan Riau. Sebuah kapal yang membawa muatan solar sebanyak 250 ton karam di...

Kader PBB Dipukuli Gara-gara Status Medsos soal Yusril

Metrobatam, Jakarta - Seorang kader Partai Bulan Bintang (PBB) bernama Ali Wardi diduga dipukuli sekelompok kader PBB lainnya di kantor DPP PBB, Jalan Raya...

Ditembak Mati, Achi Rampok 3 Kg Emas dan Tebas Tangan Korban

Metrobatam, Makassar - Tim Resmob Polda Sulsel menembak mati seorang pelaku perampokan yang kerap beraksi di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, Achy (31). Pelaku...

Viral, Romantisnya Kakek Umur 70 Tahun Nikahi Wanita Muda

Metrobatam, Mamuju - Pernikahan memang menjadi hal yang dinanti-nanti oleh pasangan kekasih. Bila sudah cinta, kadang tidak mengenal status, bahkan perbedaan umur. Begitu juga dengan...

AHY Minta Prabowo-Sandi Sampaikan Visi Misi yang Dipahami Masyarakat

Metrobatam, Makassar - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan masukan jelang debat kedua Pilpres 2019. AHY meminta Prabowo-Sandi bisa menyampaikan visi-misi secara lugas dan dipahami...

Edy Harusnya Out dari Gubernur Sumut, Bukan PSSI

Metrobatam, Nusa Dua - Edy Rahmayadi mundur sebagai Ketua Umum PSSI di Kongres 2019. Voters menilai Edy sebaiknya out sebagai Gubernur Sumatera Utara. Edy menjalani...