Metrobatam.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti menyebut pernyataan Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais (AR) soal partai setan dan partai Allah tak akan mampu menolong partainya meraih suara.

Sebab, pernyataan itu hanya memicu kebencian terhadap parpol dan tak meningkatkan kualitas demokrasi.

“Amat disayangkan, AR nampaknya lebih memilih jalan kontroversi dari pada edukasi. Memilih ingar bingar serampangan daripada refleksi. Pernyataan-pernyataan yang rasanya bahkan tidak juga membantu partai yang didirikannya untuk meraih suara,” ujar Ray, melalui pesan singkat, Minggu (15/4).

Menurutnya, pernyataan “serampangan bernada putus asa” semacam ini tidak membantu untuk meningkatkan kualitas dan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi.

Pasalnya, pernyataan semacam itu hanya makin menyuburkan situasi politik yang tak kondusif akibat maraknya isu SARA, fitnah, caci maki, ujaran kebencian.

“Alih-alih meningkatkan, yang ada adalah kegaduhan, perbincangan tanpa faedah dan lebih meningkatkan ketidaksukaan publik pada partai politik, sekaligus meningkatkan suhu negatif suasana politik menjelang pemilu 2019,” imbuhnya.

Sebelumnya, Amien mendikotomikan partai politik di Indonesia menjadi dua kutub, yakni partai setan dan partai Allah, saat memberikan tausiah dalam Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta, Jumat (13/4).

Ketika itu, Amien menyebut PAN, PKS, dan Partai Gerindra masuk sebagai ‘partai Allah’. Sementara itu, partai besar masuk dalam partai setan.

Menurut Ray, penyebutan tiga parpol itu sebagai ‘partai Allah’ memberi arti bahwa parpol lain yang tak disebut sebagai bukan ‘partai Allah’.

“Tak perlu berbelit untuk memahami kerangka berpikir demikian. Kecuali, pernyataan itu dibuat umum, tanpa menyebut contoh partai yang masuk kategori partai Allah,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay menyebut bahwa ucapan Amien itu tidak mengandung unsur ujaran kebencian karena hanya menjabarkan lebih lanjut ayat.

Berdasarkan survei elektabilitas parpol oleh Populi Center pada Februari 2018, PAN ada pada urutan 10. Parpol yang didirikan Amien ini hanya dipilih oleh 1,5 persen responden. Peringkat pertama dipegang oleh PDIP dengan elektabilitas 28,6 persen.

Sementara, hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada November 2017 menyebut ada penurunan signifikan raihan suara PAN dari Pileg 2014. Yakni, dari 7,6 persen menjadi 2 persen.

PAN Sebut ‘Partai Setan’ Berdasarkan Ayat

Wakil Sekretaris Jenderal PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan ucapan Ketua Majelis Pertimbangan PAN Amien Rais soal dikotomi partai setan-partai Allah tidak mengandung unsur ujaran kebencian.

Sebab, Amien sama sekali tidak menyebut pihak yang masuk ke dalam golongan partai setan. Amien hanya menyebut pihak yang masuk dalam kategori partai Allah.

“Karena itu, tidak ada niat dan perilaku ujaran kebencian dalam ceramah itu,” ujar Saleh dalam pesan singkat, Minggu (15/4).

Saleh menjelaskan tausiah Amien merupakan pendalaman atas Surat Al-Mujadalah ayat 19 dan ayat 22. Ia mengklaim bahwa ayat itu mengatakan ada dua golongan manusia, yakni golongan setan dan golongan Allah.

Lantaran demikian, ia menilai tausiah Amien tidak perlu diperdebatkan karena merupakan pendalaman dari sebuah ayat.

“Soal Al-Quran sebagai sumber hukum Islam semua pasti sepakat. Tidak ada beda kita soal ini. Karena itu, jika beliau menjelaskan tentang adanya dua kelompok manusia menurut Al-Quran, ya itu apa adanya,” ujarnya.

Diketahui, Al-Mujadalah ayat 19 hanya menyebut secara eksplisit “golongan setan”. Sementara, Al-Mujadalah ayat 22 menyebut soal nikmat di akhirat yang diberikan kepada golongan Allah.

Selain itu, Saleh menyebut tausiah Amien tidak perlu diperdebatkan karena disampaikan dalam forum keagamaan. Menurutnya, pihak yang memperdebatkan tausiah Amien memiliki tendensi tertentu. “Ini kan dianggap besar karena yang menyampaikan Pak Amien,” dalihnya.

Saleh berharap tausiah Amien tidak dilaporkan ke pihak kepolisian. Sebab, ia melihat banyak kasus besar yang seharusnya menjadi prioritas untuk diselesaikan. “Kalau setiap orang yang ceramah dilaporkan, kasihan Poldanya,” ujarnya.

Sebelumnya, Amien mendikotomikan partai politik di Indonesia menjadi dua kutub, yakni partai setan dan partai Allah. Hal tersebut disampaikan Amien saat memberikan tausiah dalam Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).

Dalam tausiah itu, Amien menyebut PAN, PKS, dan Gerindra masuk sebagai partai Allah. Sementara itu, partai besar masuk dalam partai setan. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Rayakan OTT Bupati Irvan, Warga Tumpah Ruah di Alun-alun Cianjur

Metrobatam, Cianjur - Warga bergelombang mendatangi Alun-alun Cianjur usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Cianjur. Tanpa dikomando, massa dari berbagai penjuru ini mendatangi...

Perakit iPhone Rogoh Rp 14,5 T untuk Pindahkan Pabrik ke Batam

Metrobatam, Jakarta - Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China ternyata membawa berkah juga kepada Indonesia. Perusahaan yang berinvestasi di China mulai melirik...

Kemendagri Terbitkan Aturan Penggunaan Jilbab untuk PNS

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mewajibkan pegawainya yang mengenakan jilbab untuk dimasukkan ke dalam kerah baju. Warna Jilbab yang digunakan juga harus...

Dukung MK, MUI Sarankan Usia Ideal Wanita Menikah 20 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hasanuddin Abdul Fatah menyatakan pihaknya mendukung putusan Mahkamah Konstitusi terkait batas usia perkawinan bagi...

Jokowi Bahas RUU Ponpes Bersama Ulama Aceh

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo bertemu sejumlah tokoh ulama dan pengurus pondok pesantren se-Aceh, Jumat (14/12) di Banda Aceh. Dalam pertemuan itu, Jokowi...

Kemendagri Instruksikan Daerah Bakar e-KTP Rusak

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginstruksikan Bupati/Walikota di seluruh daerah menugaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota melakukan pemusnahan blanko e-KTP...

Jantung Manusia Tertinggal, Southwest Airlines Harus Kembali ke Bandara

Seattle - Sebuah pesawat penumpang AS yang sedang menempuh penerbangan dariSeattle keDallas dipaksa untuk kembali mendarat karena ditemukan jantung manusia di pesawat itu. Southwest Airlines...

Peserta Pesta Seks di Sleman Bayar Hingga Rp 1,5 Juta, Dapat Apa?

Metrobatam, Sleman - Polda DIY menyebutkan peserta pesta seks di sebuah homestay di Sleman, membayar hingga Rp 1,5 juta. Apa yang didapat para peserta...

Tahun Depan Keluarga Miskin Bisa Dapat Bantuan Rp 10 Juta

Metrobatam, Jakarta - Kabar gembira buat keluarga miskin di Indonesia. Mulai 2019 pemerintah akan melipatgandakan bantuan sosial melalui program keluarga harapan (PKH). Hal itu juga...

PoliticaWave: Jokowi Ungguli Prabowo dalam Percakapan Medsos

Metrobatam, Jakarta - PoliticaWave menyebut bahwa pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli pasangan nomor urut 02...

Jalur Solok-Padang Terputus, Tim Kebut Bersihkan Material Longsor

Metrobatam, Padang - Longsor memutuskan akses jalan dari Kota Padang menuju Kabupaten Solok, sejak Kamis (13/12) malam. Pembersihan material longsor dikebut pagi ini. Titik longsor...

Analisis: Bara Api di Polsek Ciracas Mengancam Sinergitas TNI-Polri

Metrobatam, Jakarta - Proses penegakan hukum yang jauh api dari panggang diduga kuat melatarbelakangi insiden perusakan dan pembakaran di Markas Polsek Ciracas, Jakarta Timur...