BNN Soroti Oknum Lapas dalam Peredaran Narkotik oleh Napi

2341

Metrobatam, Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Pol Budi Waseso mengungkap sejumlah kasus peredaran narkotik yang dikendalikan para narapidana dari dalam lembaga permasyarakatan (lapas).

Itu semua, kata mantan Bareskrim Polri tersebut, tak lepas dari peran oknum-oknum lapas yang bekerja sama dengan para pelaku.

“Kami tahu ada oknum di lapas yang pungut biaya, minta bayaran, supaya napi bisa komunikasi dengan pihak luar,” ujar Budi dalam jumpa pers di gedung BNN, Jakarta, Selasa (10/10).

Bahkan, sambung Budi, para napi tersebut bebas keluar masuk karena bantuan oknum-oknum lapas. Terkait permainan menyangkut orang dalam lapas, Budi berulang kali melontarkan gagasan satire agar lapas dijaga buaya agar tak ada lagi oknum.

“Selama masih dijaga manusia dengan integritas tidak jelas dan sistemnya tidak mau diperbaiki, ya akan terus terjadi,” ujar Budi kembali mengulang gagasan satirenya.

Pria yang dikenal publik dengan sapaan Buwas itu pun menilai pemecatan kepala lapas tak berdampak pada penyelesaian masalah. Ia pun menyarankan agar oknum lapas yang ikut serta membantu mengedarkan narkotik dihukum lebih berat dari para napi.

“Harus dihukum berat, dicincang sekalian. Atau, taruh kepala di bawah, kaki di atas sehingga orang kapok. Enggak akan coba-coba. Kalau cuma dikeluarkan, enggak akan menyelesaikan masalah,” ucap Budi kembali dengan gagasan satirenya.

Meski demikian, Budi menyadari sebagai Kepala BNN kewenangannya terbatas dan tak bisa langsung membuat aturan dalam lapas. Ia mengaku telah memberi saran pada Dirjen Permasyarakatan Kemenkumham sebagai pihak yang berwenang. “Saya sudah beri masukan tapi tergantung dilaksanakan atau tidak,” ucap Budi.

Dikendalikan Napi

Buwas mengatakan BNN menyita 1.005 butir ekstasi, 5,97 gram tembakau mengandung narkotik, dan sejumlah barang bukti lainnya dari lima tersangka berinisial JLP, ASH, LS, DN, dan TKM yang merupakan napi penghuni Lapas Cipinang, Jakarta.

Kemudian pada kasus lainnya petugas BNN menyita tablet mengandung metafetamine sebanyak 109 butir dan tiga plastik berisi serbuk metafetamine seberat 82,6 gram. Barang bukti tersebut, kata Budi, disita dari sebuah rumah yang menjadi pabrik pil ekstasi di Medan, Sumatera Utara milik tersangka MAN.

Petugas BNN juga menyita sabu seberat 6,47 gram dari tersangka berinisial MUL. “Dari kedua tersangka diketahui bahwa pengendalinya adalah R yang merupakan napi di lapas Binjai,” terang Budi.

Selain kedua kasus tersebut, lanjut Budi, petugas BNN juga menangkap kurir berinisial A yang membawa barang bukti berupa sabu di kawasan Tarakan, Kalimantan Utara. Dari hasil pengembangan, petugas BNN menangkap pengendali kurir berinisial AH, H, dan R.

“Sementara pemodal berinisial AB merupakan napi klas IIA Tarakan juga sudah ditangkap,” kata Budi. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Praperadilan Jonru Ditolak, Kuasa Hukum Hargai Putusan Hakim

Metrobatam, Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan aktivis media sosial Jon Riah Ukur Ginting atau Jonru Ginting yang telah...

DPP Golkar: Fix, Idrus Marham Jadi Plt Ketua Umum

Metrobatam, Jakarta - DPP Partai Golkar tengah melangsungkan rapat pleno guna membahas nasib Ketua Umum Setya Novanto yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan...

Liga Champions: Pesta Setengah Lusin Gol, Madrid Lolos

Nicosia - Real Madrid melangkah ke babak 16 besar Liga Champions. Los Merengues mendapatkan kepastian tersebut setelah menggunduli APOEL Nicosia dengan skor 6-0. Madrid sudah...

‘Raja Begal’ Gondol Mobil dan 1 Kg Emas Pengusaha di Garut

Metrobatam, Garut - Perampok menyatroni rumah tiga lantai milik Ade Juhana (55), pengusaha jual-beli mobil di Garut, Selasa (21/11). Empat orang pelaku menyekap enam...

Tragedi Poligami di Konawe, Istri Pertama Bakar Rumah Istri Kedua Akibat Cemburu

Metrobatam, Konawe - Lantaran dibakar api cemburu, seorang wanita berinisial H warga Desa Wawontoaho, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) nekat membakar...

Gunung Agung Meletus, Masyarakat Diminta Tenang

Metrobtam, Jakarta - Setelah lama tidak terdengar, Gunung Agung kembali beraktivitas. Kali ini tidak tanggung-tanggung, Gunung Agung meletus. Demikian disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana...

Belasan Buaya Masuk Perkampungan, Warga Minta BKSDA Segera Turun Tangan

Metrobatam, Palembang - Warga di perbatasan Kelurahan Alang Lebar, Palembang dan Kelurahan Tanah Mas, Kabupaten Banyuasin, tengah was-was. Sejak dua minggu lalu, belasan buaya...

Liga Champions: Sempat Tertinggal, Spurs Taklukkan Dortmund 2-1

Dortmund - Tottenham Hotspur berhasil memetik kemenangan saat menyambangi markas Borussia Dortmund di lanjutan Liga Champions. The Lilywhites menang dengan skor akhir 2-1. Dalam pertandingan...

Liga Champions: Buang Keunggulan Tiga Gol, Liverpool Diimbangi Sevilla 3-3

Sevilla - Liverpool menyia-nyiakan peluang emas untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Sempat unggul tiga gol, Liverpool kemudian justru diimbangi Sevilla 3-3. Liverpool...

World Bank: Oktober 2018, RI akan Jadi Pusat Perhatian Dunia

Metrobatam, Jakarta - Perwakilan World Bank (Bank Dunia) untuk Indonesia, Rodrigo Chaves, datang ke Istana Bogor menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apa saja yang...

Liga Champions: Besiktas Lolos Usai Imbang dengan Porto

Istanbul - Besiktas untuk pertama kalinya merebut satu tempat di babak 16 besar Liga Champions. Klub Turki itu lolos setelah bermain imbang 1-1 dengan...

Demokrat Resmi Usung Duet Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat (PD) telah membuat keputusan final soal Pilgub Jatim 2018. PD resmi mengusung duet Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Keputusan itu tercermin...
BAGIKAN