BNNP Kepri Gagalkan Penyelundupan 4,2 Kg Sabu dari Malaysia

238

Batam – Sebanyak 4,2 kilogram (Kg) narkotika jenis sabu berhasil disita oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri), dari enam pelaku. Para pelaku merupakan jaringan narkotika internasional.

Menurut Kepala BNNP Kepulauan riau, Kombes Benny Setiawan, pengungkapan berawal dari penangkapan yang terjadi pada 29 Juli di pinggir jalan di lokasi depan Masjid Baiturahman Kecamatan Sekupang, Batam. Jaringan tersebut mengedarkan narkoba dengan jalur Malaysia – Medan – Palembang- Batam dan Tanjung Balai Karimun.

Benny menjelaskan,dari tangan pelaku R, petugas BNN mengamankan 8 bungkus plastik bening berisi serbuk kristal yang diduga narkotika golongan I jenis sabu seberat 4,2 kg yang disimpan di dalam sebuah kantong makanan kucing. Dari Hasil pengembangan penyelidikan, tersangka R mengaku diperintahkan warga Malaysia, N dan H untuk mengambil sabu dari salah seorang nelayan berinisial A.

“Modus para pelaku jaringan narkotika internasional menggunakan ship to ship untuk mendapatkan barang narkotika dari jaringan Malaysia,” ujar Benny di kantornya, Kamis (4/8).

Sabu tersebut dikatakan Benny, akan diantarkan kepada D dan M di sebuah hotel mewah di kawasan Nagoya, Batam. Benny menambahkan, pelaku R dijanjikan upah sebesar 5.000 RM untuk mengambil dan mengantar sabu pada pemesan.

“Pengungkapan ini dilakukan dengan cara melakukan under cover(penyamaran), setelah dilakukan Control Delivery sesuai titik temu para pelaku, D dan M berhasil dibekuk di dalam kamar No. 317 Hotel Berbintang di daerah Nagoya, Batam,” ujarnya.

Menurut Pengakuan D dan M, mereka diperintahkan O dan W (WNI-DPO) yang merupakan pasutri asal Palembang dan Medan. Sedangkan A mengaku, diperintah untuk membawa sabu tersebut ke Palembang. Tersangka D, M dan A mengaku sudah lebih dari 10 kali menjadi kurir Sabu dengan upah yang didapatkannya sebesar Rp 6 juta untuk sekali transaksi,” katanya.

Saat ini petugas BNNP Kepri masih melakukan pengembangan kasus untuk mengejar DPO berinisial O dan W yang merupakan pasutri pemasok jaringan narkotika internasional untuk wilayah sumatera. “Akibat perbuatan para tersangka diancam pasal 114 dan 112 UU 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” tutup Benny. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

KPK Lelang Berlian Ahmad Fathanah hingga Lukisan Sanusi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar lelang barang-barang rampasan dari hasil tindak pidana korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap ((inkracht), pada...

Polisi Tangkap Pengguna Foto Iriana Jokowi untuk Sebar Hoax

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap pemilik akun media sosial Facebook Fajrul Annam, Hazbullah (38) di kediamannya, Jalan Suka Aman, Cicadas,...

Khofifah-Emil Dardak Resmi Terima Rekomendasi Golkar

Metrobatam, Jakarta - DPP Partai Golkar resmi merekomendasikan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak sebagai bakal pasangan calon gubernur...

Viral! Sepasang Pengantin Bersanding di Atas Perahu Klotok Menyusuri Sungai Kalimantan

Metrobatam, Amuntai - Jika lazimnya sepasang pengantin bersanding di atas pelaminan, lain halnya dengan pasangan pengantin di Desa Padang Tanggul, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten...

Liga Champions: PSG Hancurkan Celtic 7-1

Paris - Paris Saint-Germain tetap bermain ngotot meski sudah lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Les Parisiens menghancurkan Celtic dengan skor mencolok 7-1. Meski...

Heboh! Buaya 5 Meter Nongol di Permukiman Warga, Ditembaki Masih Saja Melawan

Metrobatam, Bintan - Warga Sungai Enam Laut, Kecamatan Bintan Timur, Kepulauan Riau (Kepri) digegerkan dengan kemunculan buaya besar pada Sabtu 18 November 2017 lalu....

Kadernya Digaet Golkar di Pilgub Riau, PDIP: Semua Putusan Ada di Tangan Megawati

Metrobatam, Pekanbaru - Partai Golkar resmi mengusung Arsyadjuliandi Rachman sebagai calon gubernur Riau. Petahana itu akan diduetkan dengan kader PDI Perjuangan Suyatno selaku calon...

ICW Desak KPK Usut Dugaan Cuci Duit Setya Novanto

Metrobatam, Jakarta - Indonesian Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjerat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto dengan Undang-Undang Nomor 8/2010...

Tebang Kayu di Tanah Ulayat, 2 Masyarakat Adat Malah Dipenjara

Metrobatam, Padang - Ernita dan Aslinda tak bisa menahan isak tangisnya saat menyambangi Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang di Jalan Pekanbaru, Ulak Karang...

DPR RI Gelontorkan Anggaran Rp34 Miliar untuk Pemeliharaan Jembatan 1 Barelang Batam

Metrobatam.com, Batam - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengelontorkan anggaran Rp34 miliar untuk pemeliharaan jembatan Raja Haji Fisabillah guna mengantisipasi hal-hal yang...

Isdianto Terkejut, 3 Partai Pengusung Pilih Mantan Ketua BP Batam Mustofa Widjaja sebagai Cawagub...

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Langkah Isdianto untuk dapat menduduki kursi Kepri 2 nampaknya cukup berat. Setelah tiga partai pengusung, yakni PPP, PKB dan Partai Demokrat...

Iskandarsyah Siap Maju Meskipun Tanpa Ayah Syahrul

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Ing Iskandarsyah menegaskan akan maju baik sebagai Calon Walikota maupun Wakil Walikota Tanjungpinang...
BAGIKAN