BNNP Kepri Gagalkan Penyelundupan 4,2 Kg Sabu dari Malaysia

Batam – Sebanyak 4,2 kilogram (Kg) narkotika jenis sabu berhasil disita oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri), dari enam pelaku. Para pelaku merupakan jaringan narkotika internasional.

Menurut Kepala BNNP Kepulauan riau, Kombes Benny Setiawan, pengungkapan berawal dari penangkapan yang terjadi pada 29 Juli di pinggir jalan di lokasi depan Masjid Baiturahman Kecamatan Sekupang, Batam. Jaringan tersebut mengedarkan narkoba dengan jalur Malaysia – Medan – Palembang- Batam dan Tanjung Balai Karimun.

Benny menjelaskan,dari tangan pelaku R, petugas BNN mengamankan 8 bungkus plastik bening berisi serbuk kristal yang diduga narkotika golongan I jenis sabu seberat 4,2 kg yang disimpan di dalam sebuah kantong makanan kucing. Dari Hasil pengembangan penyelidikan, tersangka R mengaku diperintahkan warga Malaysia, N dan H untuk mengambil sabu dari salah seorang nelayan berinisial A.

“Modus para pelaku jaringan narkotika internasional menggunakan ship to ship untuk mendapatkan barang narkotika dari jaringan Malaysia,” ujar Benny di kantornya, Kamis (4/8).

Sabu tersebut dikatakan Benny, akan diantarkan kepada D dan M di sebuah hotel mewah di kawasan Nagoya, Batam. Benny menambahkan, pelaku R dijanjikan upah sebesar 5.000 RM untuk mengambil dan mengantar sabu pada pemesan.

“Pengungkapan ini dilakukan dengan cara melakukan under cover(penyamaran), setelah dilakukan Control Delivery sesuai titik temu para pelaku, D dan M berhasil dibekuk di dalam kamar No. 317 Hotel Berbintang di daerah Nagoya, Batam,” ujarnya.

Menurut Pengakuan D dan M, mereka diperintahkan O dan W (WNI-DPO) yang merupakan pasutri asal Palembang dan Medan. Sedangkan A mengaku, diperintah untuk membawa sabu tersebut ke Palembang. Tersangka D, M dan A mengaku sudah lebih dari 10 kali menjadi kurir Sabu dengan upah yang didapatkannya sebesar Rp 6 juta untuk sekali transaksi,” katanya.

Saat ini petugas BNNP Kepri masih melakukan pengembangan kasus untuk mengejar DPO berinisial O dan W yang merupakan pasutri pemasok jaringan narkotika internasional untuk wilayah sumatera. “Akibat perbuatan para tersangka diancam pasal 114 dan 112 UU 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” tutup Benny. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kelebihan Kapasitas, Imigrasi Batam Ganti Server Data di Pelabuhan

Metrobatam.com, Batam - Kepala Imigrasi Klas I Khusus Batam, Lucky Agung melakukan inspeksi kesiapan arus mudik di Pelabuhan Internasional Batam Centre, Jumat (25/5) malam....

10.169 RTS dan 1.804 PMKS Terima Bantuan Sembako dari Dinsos Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 10.169 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dan 1.804 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya di wilayah Kota Tanjungpinang, mendapat bantuan paket...

Jalan Gajah Mada Sekupang akan Dilebarkan Menjadi Lima Lajur pada 2020

Metrobatam.com, Batam - Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan pada 2020 mendatang pelebaran jalan akan menyentuh kawasan Sekupang. Jalan Gajah Mada, jalan utama di kawasan...

Koarmada I Tangkap Dua Kapal SPOB Muat BBM Ilegal di Perairan Lampung

Metrobatam.com, Jakarta - Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memberikan keterangan kepada insan pers dalam konfrensi pers...

Kampus Terpapar Radikalisme, PBNU Ingatkan Rektor Pantau Mahasiswa dan Dosen

Metrobatam, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebutkan hampir semua perguruan tinggi negeri sudah terpapar paham radikalisme. Fakta itu harus segera disikapi sebelum...

Beredar Luas Video Porno Mirip Anggota DPR Aryo Djojohadikusumo, Ini Kata MKD

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video syur dengan pemeran pria disebut-sebut mirip Anggota DPR Fraksi Gerindra Aryo Djojohadikusumo beredar luas di dunia maya. Apa tanggapan...

Ketua Komisi II DPR Minta e-KTP Rusak di Bogor Segera Dimusnahkan

Metrobatam, Jakarta - Kemendagri memastikan satu dus dan seperempat karung e-KTP yang tercecer di Bogor merupakan e-KTP rusak. Komisi II DPR mendorong agar e-KTP...

KN Belut Laut Bakamla Tangkap Kapal Muatan Kabel Optik Ilegal di Perairan Bintan

Metrobatam, Bintan - KN Belut Laut 4806 Bakamla menangkap kapal bermuatan 5 ton kabel optik diduga hasil jarahan dari bawah laut, di perairan sebelah...

Suriah Deportasi Seorang Mahasiswi yang Diduga Terlibat ISIS

Metrobatam, Jakarta - Seorang mahasiswi IAIN Tulungagung, Jawa Timur, dilaporkan telah dideportasi dari negara Suriah menggunakan pesawat Turkish Airlines TK-056 karena diduga terlibat jaringan...

Soal Gaji Ketua Dewan Pengarah BPIP, PDIP: Megawati Tak Pernah Berpikir Gaji

Metrobatam, Jakarta - Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) digaji Rp 112 juta per bulan. PDIP menegaskan Mega tak...

Ini Nyanyian Juergen Klopp Usai Gagal di Final Liga Champions

Kiev - Juergen Klopp tak berlama-lama larut dalam kekecewaan usai Liverpool gagal di final Liga Champions 2018. Klopp asyik menyanyi sebelum kembali ke markas...

118 TKI Ilegal Dideportasi dari Malaysia Melalui PLBN Entikong

Metrobatam, Sanggau - Sebanyak 118 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diduga ilegal dideportasi dari Sarawak, Malaysia hari ini. Para TKI laki-laki dan perempuan ini dipulangkan...
BAGIKAN