BNNP Kepri Tangkap Pengedar Ganja Jaringan Aceh

3363

Metrobatam.com, Batam – Laporan Kasus Narkotika LKN/12/III/2017 BNNP kepri Pada hari Rabu tanggal 1 Maret 2017, sekitar pukul 17:00 Wib. Barang bukti narkotika yang disita Ganja seberat bruto 10.640 (sepuluh ribu enam ratus empat puluh) gram. Petugas BNNP Kepri melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang laki-laki atas nama SB (30 Thn) WNI dan RA (31 Thn) WNI  karena kedapatan memiliki Narkotika golongan I jenis ganja seberat bruto 900 (sembilan ratus) gram, Perumahan Pesona Mantang Blok A No.17 Kota Batam Provinsi  Kepulauan Riau.

Pada press releasenya di kantor BNNP Kepri Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol.Nixon Manurung mengatakan, dari hasil interogasi terhadap kedua tersangka petugas mendapatkan informasi keberadaan narkoba ditempat lain, petugas  kemudian melakukan pengembangan dan sekitar pukul 19.00 Wib dilakukan penangkapan terhadapseorang laki-laki atas nama F (39 Thn) WNI di pinggir jalan Rusun Batu Ampar karena kedapatan memiliki Narkotika golongan I jenis ganja seberat bruto 990 (sembilan ratus sembilan puluh) gram.

Tidak  cukup  sampai  disana  petugas  terus  melakukan penyelidikan untuk mendapatkan kurir pemasok narkoba tersebut dari aceh, sekira pukul 19.30 Wibdi rumah F yang beralamat di Batu Merah, Kampung Baru, RT 01/08 Kota Batam petugas melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang tersangka atas nama Z(17 Thn) WNI  dan  M (29 Thn) WNI  yang diduga sebagai kurir yang kedapatan memiliki Narkotika golongan I jenis ganja seberat bruto 8750 (delapan ribu tujuhratus lima puluh) gram dan membawa ganja tersebut dari Aceh

Kronologis Jalur peredaran narkoba jenis ganja dari jaringan Aceh ini bermula dari tersangka M dan Z yang ditugaskan oleh A (DPO) bandar narkoba dari Aceh untuk membawa 3 (tiga) dirigen berisikan ganja dengan total berat bruto10.640 (sepuluh ribu enam ratus empat puluh) gram dari KampungKrueng Haji, Kecematan Sawang, Kabupaten Bireun Provinsi Aceh ke Batam.Dari Lhokseumawe M dan Z menggunakan Bus Kurnia pergi ke medan, sesampainya di Medan mereka beristirahat di kedai kopi dan di jemput sebuah mobil Avanza dan diantarkan ke Pelabuhan Belawan Sumatera Utara menaiki kapal Pelni Kelud untuk menyeberang ke Batam.

Sesampainya di Batam M dan Z membawa barang tersebut ke rumah F di Batu Merah Kota Batam Provinsi Kepri  menggunakan taksi, F berencana mengedarkan ganja itu di Kota Batam. Dari pengungkapan kasus ini BNNP Kepri berhasil membekuk 5 orang tersangka   yang ke semuanya merupakan jaringan Aceh.

Atas  perbuatannya tersebut tersangka SB, RA, F, Z dan M dikenakan pasal 114 ayat (2), pasal 111ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup.( Tonny S)

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Antisipasi Gejala DBD, Bupati Bintan Himbau Masyarakat Jaga Lingkungan Bersih

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terkait munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, disaat...

Terkait Praperadilan Setnov, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Bawas MA Terhadap Hakim Cepi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu hasil pemeriksaan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA) terhadap hakim Cepi Iskandar, yang menangani praperadilan Ketua...

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Haryani Kecewa

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum menuntut politikus Hanura Miryam S Haryani delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsidier enam bulan kurungan. Miryam...

Kebakaran Hutan Landa 4 Kecamatan di Aceh Barat

Metrobatam, Aceh Barat - Kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat, Aceh, terus menyebar. Hingga saat ini, ada empat kecamatan yang mengalami kebakaran terparah,...

Setelah 20 Tahun, Penyelundupan Miras dari Malaysia dan Singapura ke Batam Akhirnya Terungkap

Metrobatam, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri, Brigadir Jenderal Agung Setya mengatakan KWK, F, dan S telah menyelundupkan...

Pimpinan KPK Rembukan Nasib Aris Budiman dan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi masih menggodok hasil pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) KPK soal dugaan pelanggaran etik Direktur Penyidikan...

Berikan Arahan, Hari Ini Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati dan wali kota di...

Kisah Polisi Fiji yang Jabat Posisi Penting Berkat Pendidikan Kepolisian di Indonesia

Metrobatam, Bandung - Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak hanya sukses mencetak pimpinan lembaga kepolisian dalam negeri, namun juga berhasil...

AS Beri Lampu Hijau, Panglima TNI Tunggu Instruksi Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masih belum memutuskan untuk kembali berangkat ke Amerika Serikat setelah insiden penolakan sesaat sebelum bertolak, Sabtu...

Ini Rapor Kualitas Transportasi RI di Tingkat Dunia, Memuaskan?

Metrobatam, Jakarta - Sustainable Mobility for All (SuM4All) sebuah lembaga yang dibentuk atas inisiasi Bank Dunia (The World Bank) baru saja merilis publikasi 'Global...

Laporkan KPU ke Bawaslu, Rhoma Singgung Partainya Tommy dan PSI

Metrobatam, Jakarta - Ketum Partai Idaman Rhoma Irama melaporkan KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) gara-gara pendaftaran partainya sebagai peserta Pemilu 2019 ditolak. Rhoma...

Kagetkan Warga, 3 Tornado Waterspout Muncul di Kepulauan Seribu

Metrobatam, Jakarta - Kemunculan angin tornado waterspout mengagetkan warga Kepulauan Seribu. Hal ini dialami oleh warga Pulau Tidung, Hilmansyah, yang tengah menuju Pulau Kelapa. "Tadi...
BAGIKAN