Bocorkan Rahasia Negara, Donald Trump Terancam Digugat Partainya Sendiri

1841
Presiden As Terpilih Donald Trump

Metrobatam.com, USA – Untuk kedua kali dalam satu pekan, Presiden Donald Trump kembali menyampaikan pernyataan yang berbeda dari bawahan-bawahannya sendiri di Gedung Putih yang kepayahan meredam kemarahan akibat pembocoran rahasia negara oleh Trump kepada Rusia di Gedung Putih pekan lalu.  Menurut CNBC, kasus yang satu ini bisa membuat Trump kehilangan dukungan dari partainya sendiri, Republik.

Simpang siur Trump dengan Gedung Putih itu terjadi menyusul laporan Senin lalu bahwa sang presiden telah membocorkan informasi rahasia kepada para pejabat Rusia yang kemudian dibantah oleh penasihat keamanan nasional H.R. McMaster.

“Kabar yang muncul malam ini sebagaimana telah dilaporkan adalah tidak benar,” kata dia kepada wartawan. “Saya (saat itu) ada di Ruang Oval. Tidak terjadi pembocoran.”

Namun uniknya Selasa pagi waktu AS, Trump malah mengeluarkan penyataan di Twitter yang berseberangan dengan bantahan McMaster, bahwa dia memang berbagi informasi dengan Rusia.

“Sebagai presiden, saya ingin berbagi dengan Rusia (lewat pertemuan terjadwal yang terbuka di Gedung Putih) di mana saya punya hak mutlak menyikapi fakta yang berkaitan dengan terorisme dan keselamatan penerbangan maskapai,” cuit Trump. “Alasan kemanusiaan, ditambah keinginan saya agar Rusia untuk semakin meningkatkan perang melawan ISIS dan terorisme.”

Reaksi para politisi Republik terhadap kabar pembocoran rahasia negara ini sendiri beragam, namun umumnya mencoba bersikap hati-hati.

“Membocorkan sumber (intelijen) adalah hal yang tak boleh Anda lakukan. Untuk itulah kita menyimpan rapat informasi yang kita dapatkan dari sumber-sumber intelijen,” kata Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Senat Bob Corker, Republiken daerah pemilihan Tennessee.

Sedangkan Ketua Mayoritas Senat, Mitch McConnell dari Republik daerah pemilihan Kentucky, berkata, “Saya kira kita bekerja dengan tidak banyak drama dari Gedung Putih pada banyak hal sehingga kita bisa bokus kepada agenda kita.”

Beberapa politisi Republik lainnya berusaha menjaga jarak dari masalah ini dengan berkilah mereka sedang menantikan jawaban atas rahasia intelijen apa yang sebenarnya diberikan Trump kepada Rusia itu.

“Kami sama sekali tak tahu apa yang telah dibeberkan, namun melindungi rahasia negara kita adalah mutlak,” kata Doug Andres, juru bicara Ketua DPR Paul Ryan yang juga dari Republik. “Ketua DPR mengharapkan penjelasan penuh mengenai fakta-fakta dari pemerintahan ini.”

“Jika itu benar, saya akan bilang itu mencemaskan,” kata Senator John McCain, Republiken dari Arizona yang selama ini menjadi pihak paling keras dalam mengkritik hubungan Trump dengan Rusia.

Sementara itu Senator Susan Collins, Republik dari Maine, anggota Komisi Intelijen Senat, berkata, “Ini sangat serius, saya ingin tahun fakta-fakta apa (yang dibocorkan Trump kepada Rusia).”

Kehilangan dukungan dari partainya sendiri adalah tidak mengejutkan, kata Rick Tyler, pakar strategi politik Republik yang juga komentator MSNBC.  Dia berkata tak ada politisi Partai Republik yang membela bantahan McMaster. “Saya lihat Partai Republik tidak akan berusaha membelanya.”

Dalam sepekan ini, antara mulut Trump dan mulut bawahannya di Gedung Putih sering tidak sejalan.

Dalam hal pemecatan Direktur FBI James Comey, Gedung Putih berkilah dasar keputusan Trump memecat Comey adalah rekomendasi seorang pejabat senior Departemen Keadilan. Tapi Trump malah mengungkapkan alasan dia memecat Comey adalah karena si direktur FBI tukang pamer.

Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...

Enam Bulan Jelang Pensiun, Panglima TNI Gatot Nurmantyo Minta Saran Senior

Metrobatam, Jakarta - Enam bulan jelang pensiun, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta saran kepada para senior dan sesepuh di institusinya. Ia meyakini bahwa...

Novanto Tetapkan Emil Jadi Cagub Jabar, NasDem Menyambut Baik

Metrobatam, Jakarta - Ketum Golkar Setya Novanto membuat langkah mengejutkan dengan menunjuk Ridwan Kamil sebagai cagub Jawa Barat (Jabar) 2018. NasDem menyambut baik, meski...

Polisi Sita 2 Ribu Pil PCC di Medan, 2 Pengedar Ditangkap

Metrobatam, Medan - Polisi menyita 2 ribu lebih pil PCC di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dari pengungkapan itu, polisi menangkap dua pengedar pil. "Kedua tersangka...

Polisi Akan Panggil Sejumlah Nama yang Terlibat Kasus Saracen

Metrobatam, Jakarta - Kepolisian bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus melakukan penelusuran soal aliran dana ke Sindikat Saracen. Dari hasil penyidikan...

Pria India Ini Pemilik 145 Gelar Pendidikan dalam 30 Tahun

Metrobatam, Jakarta - Dibandingkan dengan VN Parthiban, mendapatkan satu gelar pendidikan S1 selama 4 tahun bukanlah hal yang sulit. Parthiban adalah seorang profesor yang mengajar...
BAGIKAN