Metrobatam, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan ‘bola kebebasan’ kini ada di tangan Abu Bakar Ba’asyir. Ikrar setia NKRI sebagaimana disyaratkan bagi napi kasus terorisme wajib dilakukan.

“Kan sudah kita jelasin. Tergantung. Kembali kepada beliau. Negara sudah mengatakan tidak ada yang bisa dinegosiasikan terhadap NKRI dan Pancasila. Itu kunci,” kata Moeldoko di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/1).

Moeldoko menegaskan, jika persyaratan itu tak disetujui, rencana pembebasannya batal. “Ya, kalau tidak ada sesuatu yang berubah dari pemikirannya, ya begitu (batal),” katanya.

Menkum HAM Yasonna H Laoly menegaskan Abu Bakar Ba’asyir harus memenuhi ketentuan bila ingin mendapatkan pembebasan bersyarat. Salah satu syaratnya, meneken pernyataan tertulis ikrar setia NKRI.

“Persoalannya, kita harapkan beliau bersedia menandatangani. Semua terkait tindak pidana terorisme, program deradikalisasi harus diikuti. Beliau tidak pernah mengikuti program deradikalisasi kita, ini laporan BNPT (yang) menyatakan (Ba’asyir) tidak pernah mengikuti,” ujar Laoly di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (28/1).

Tapi pemerintah, ditegaskan Laoly, tetap memperhatikan alasan kemanusiaan. Karena faktor usia dan kesehatan, Kemenkum menempatkan orang melayani Ba’asyir menjalani hukuman pidana di Lapas Gunung Sindur.

“Dulu saya juga ingin tempatkan beliau dekat dengan keluarga di Solo, tapi keluarga tidak berkenan karena alasan kesehatan, karena fasilitas kesehatan lebih mudah di Jakarta. Beberapa kali, ada keluhan langsung juga siapkan, bahkan presiden pernah perintahkan, kalau perlu fasilitas yang cepat,” sambungnya.

Aturan pembebasan bersyarat diatur dalam PP 99/2012 serta dalam pasal 84 Permenkumham Nomor 3 Tahun 2018 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti, dan pembebasan bersyarat. Selain harus menjalani dua pertiga masa pidana, napi khusus terorisme harus meneken ikrar setia NKRI.

“Kalau beliau sudah memenuhi syaratnya atau menandatangani persyaratan, ya pasti dibebaskan. Tapi persyaratan tidak dipenuhi, kan itu persoalannya,” ujar Laoly. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Sentilan Jokowi soal Lahan Picu Sentimen Negatif ke Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Debat Pilpres 2019 putaran kedua yang diikuti Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto...

Filep Karma Sebut Gus Dur Presiden yang Paling Baik ke Papua

Metrobatam, Jakarta - Aktivis Papua Merdeka, Filep Karma, menilai Presiden Republik Indonesia (RI) yang paling baik terhadap rakyat Papua adalah Abdurrahman Wahid alias Gus...

Jokowi Singgung Lahan Prabowo, KPU Anggap Bukan Serangan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mempermasalahkan pernyataan Joko Widodo dalam debat capres kedua, kemarin malam, soal ratusan ribu hektare lahan milik...

Jadi Tersangka Penganiayaan Penyelidik KPK, Sekda Papua Minta Maaf

Metrobatam, Jakarta - Sekda Pemprov Papua Hery Dosinaen mengaku khilaf ikut memukuli pegawai KPK yang sedang melaksanakan tugas di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Hery...

Jokowi: Tunjukkan Ulama Mana yang Dikriminalisasi, Saya Urus!

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan dicap mengkriminalisasi ulama. Jokowi meminta bukti jika dirinya berbuat demikian. "Ada yang menyampaikan kriminalisasi ulama. Lho, lho,...

Analisis: Empat Bumerang Prabowo Kala Serang Jokowi di Debat Pilpres

Metrobatam, Jakarta - Debat calon presiden kedua yang dilaksanakan Minggu (17/2) malam akhirnya selesai. Dalam debat yang mengangkat masalah pangan, infrastruktur, sumber daya alam,...

Soal Lahan 340 Ribu Ha, Fadli: Bersyukur Jatuh ke Prabowo daripada ke Asing

Metrobatam, Jakarta - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon menilai pernyataan capres petahana, Joko Widodo lahan Prabowo di...

Aseek…Putra Prabowo Ikut Keseruan Party Bareng Paris Hilton

Metrobatam, Jakarta - Paris Hilton baru saja merayakan ulang tahun ke-38 kemarin. Dia mengajak party sejumlah teman-temannya, termasuk putra Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo. Keseruan party...

Debat Ibarat MotoGP, TGB Sebut Jokowi Menyalip di Tikungan

Metrobatam, Jakarta - Politikus Golkar Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi alias TGB menilai capres nomor urut 01 Joko Widodo lebih unggul dari capres...

Puting Beliung di Aceh Terbangkan 21 Atap Rumah

Metrobatam, Aceh - Angin puting beliung yang menerjang Aceh pada Senin (18/2) mengakibatkan 21 atap rumah penduduk di desa Pante Raya Timur dan Wih...

Liga Italia: Roma Atasi Bologna 2-1

Roma - AS Roma memetik poin penuh kala menjamu Bologna di lanjutan Liga Italia. Giallorossi menang tipis dengan skor 2-1 atas tim tamu. Dalam pertandingan...

Video Bajing Loncat Beraksi saat Siang Hari Jadi Viral

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video memperlihatkan aksi kawanan bajing loncat tengah beraksi di siang bolong tertangkap kamera di Jalan Krenceng-Cigading, Cilegon, Banten. Dalam video yang...