Metrobatam.com, Tanjungpinang – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Kota Tanjungpinang Rini Suryani di dampingi Personal In Charge (PIC) Humas Giardi menggelar konferensi pers di Kantornya, Jum’at (21/12) siang, berkaitan tentang kinerja BPJS Ketenagakerjaan di sepanjang tahun 2018 ini.

Adapun tujuan digelarnya konfrensi pers tersebut adalah untuk menyampaikan informasi atas kinerja BPJS Ketenagakerjaan selama ini dalam upaya memberikan perlindungan kepada seluruh para pekerja yang terdapat di wilayah operasionalnya, serta meningkatkan Brand Institusi di tahun 2018.

   

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang, Rini Suryani dalam kesempatan tersebut mengatakan, “peserta yang diberikan perlindungan di wilayah operasionalnya, masih terbilang rendah, adapun untuk masing-masing wilayah antara lain seperti, Kota Tanjungpinang yang hanya terdapat 28%, Bintan 31%, Anambas 28%, Lingga 4%, dan Natuna 10%,” paparnya.

“Ini merupakan tugas kami untuk di tahun 2019 mendatang agar lebih bisa meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, guna mensejahterakan para pekerja yang terdapat di wilayah operasional kami, khususnya di Kota Tanjungpinang untuk dapat terdaftar semuanya,” ungkap Rini.

“Jika seluruh masyarakat sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, hal tersebut tentunya merupakan indikator bahwa masyarakat pekerja itu sudah sejahtera,” kata Rini.

Dikatakan Rini, data pembayaran klaim jaminan peserta BPJS Ketenagakerjaan dari awal Januari 2018 sampai menjelang akhir tahun 2018 untuk Jaminan Hari Tua (JHT) totalnya mencapai 4.753 kasus, dengan total biaya sebanyak 40 miliar, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) total kasusnya mencapai 338 dengan total biaya 1 miliar lebih, Jaminan Kematian (JK) total kasusnya mencapai 89 dengan total biaya 2 miliar, dan Jaminan Pensiun (JP) dengan total kasusnya mencapai 346 dengan total biaya 347 juta.

Sementara itu, lanjut Rini menjelaskan, dengan berkembangnya teknologi saat ini, kami juga mengembangkan aplikasi “BPJSTKU” yang gunanya untuk mempermudah bagi para peserta untuk mendapatkan informasi tentang program-program BPJS Ketenagakerjaan.

“Dalam aplikasi itu nantinya akan diberikan pelayanan yang lebih objektif, jika peserta merasa kurang puas dengan pelayanan yang diberikan, peserta dapat mengadu melalui aplikasi tersebut dan akan diselesaikan dalam waktu 1 x 24 jam,” jelas Rini.

“Kegunaan dari aplikasi itu juga dapat melaporkan perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya menjadi peserta di BPJS Ketenagakerjaan, untuk pelapor identitas nantinya akan dirahasiakan, dan perusahaan tersebut akan dikenakan sanksi administrasi sesuai Peraturan Pemerintah No.86 tahun 2013”. pungkasnya. (Budi Arifin)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Fakta-fakta Baru Nan Mengejutkan Kasus Abu Tours, Istri Miliki Emas 7 Kg

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fakta baru nan mengejutkan terkait kasus Abu Tours terungkap dalam persidangan. Fakta itu mengungkap latar belakang manajer keuangan Abu Tours,...

Survei: NasDem Bakal Salip Posisi Demokrat di Pileg 2019

Metrobatam, Jakarta - Charta Politika Indonesia merilis hasil survei yang menyebutkan bahwa Partai Nasional Demokrat (Nasdem) bakal masuk di lima besar pemenang Pemilihan Legislatif...

5 Aturan Makan Tak Lazim Ini Diterapkan Untuk Keluarga Kerajaan Inggris

Metrobatam, Jakarta - Keluarga kerajaan Inggris punya aturan tak lazim terkait makanan yang dikonsumsi. Sederet peraturan itu harus dipatuhi seluruh anggota keluarga di Buckingham...

Polres Bengkalis Amankan Kapal Berisi 37 Kg Sabu, Pelaku Ternyata Mantan Sipir

Metrobatam, Pekanbaru - Sebuah pompong (kapal kayu) diamankan Polres Bengkalis di Peraian Kembung, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kapal tersebut diamankan karena di dalamnya...

Ini Penyebab Pesawat Ethiopian Airlines Dipaksa Mendarat di Batam

Metrobatam, Batam - Proses pemeriksaan terhadap pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines masih terus berlangsung. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui pesawat cargo tersebut mengangkut mesin...

Buron 8 Tahun, Terdakwa Kasus Korupsi Pembuatan Perda Diamankan di Bandung

Metrobatam, Serang – Seorang buron bernama Nandang Suryana, terdakwa kasus korupsi pembuatan perda dan non perda serta markup pembayaran pajak pengadaan barang dan jasa...

Yusril: Ma’ruf Amin akan Fokus Jawab Pertanyaan Debat soal Terorisme

Metrobatam, Jakarta - Penasihat hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan sang cawapres akan berfokus menjawab pertanyaan debat soal terorisme. Apa alasannya? "Karena lebih banyak...

Kesbangpol Lingga Gelar Sarasehan Harmonisasi Antar Etnis 2019

Metrobatam.com, Lingga - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lingga mengelar Sarasehan, di Lela Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Rabu (16/1/2019), sekitar pukul 09.30 WIB. Wakil...

Pemkab Lingga dan IPB Perkuat Kerjasama Pertanian

Metrobatam.com, Bogor - Tekad Pemerintah Kabupaten Lingga untuk menjadikan bumi Bunda Tanah Melayu sebagai daerah yang unggul di bidang pertanian terus digesa dengan menggandeng...

Capai 2,5 Miliar Batang, Ketua KPK: Kuota Rokok di Batam Melebihi Jumlah Penduduk

Metrobatam, Batam - Berdasarkan penelitian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kuota rokok di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) melebihi kebutuhan masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua KPK Agus...

Profil Moderator Debat Capres Perdana 2019

Metrobatam, Jakarta - Debat capres-cawapres untuk Pilpres 2019 edisi perdana akan digelar nanti malam. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan tema pada debat perdana mengangkat...

Legiman Pengemis yang Ngaku Punya Kekayaan Rp.1,425 Miliar, Benar atau Bohong?

Metrobatam, Pati - Seorang pengemis di Kabupaten Pati, Legiman, mengakui memiliki kekayaan sebesar Rp1,425 miliar. Kekayaannya yaitu berupa tabungan yang disimpan di salah satu...