Capai Kesepakatan Bersama, Bright PLN Berjanji Tak Ada Lagi Pemadaman di Batam

11607

Metrobatam.com, Batam – Direktur Utama (Dirut) bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura berjanji mulai hari ini tidak ada lagi pemadaman listrik bergilir di Batam, menyusul telah disepakatinya kenaikan tarif listrik Batam tahap kedua, Jumat (15/9) di Gedung Graha Kepri, Batam Centre.

“Telah disepakati bersama kenaikan secara bertahap, dan itu berarti tidak ada lagi pemadaman listrik kedepan,” ungkap Dadan ke awak media, sesaat setelah rapat tertutup selesai.

Dijelaskan Dadan, kenaikan tarif listrik disepakati naik secara bertahap. Dimana pada tahap kedua ini disepakati naik 15 persen dan tahap ketiga naik 15 persen. Dan tarif tahap kedua tersebut mulai berlaku Bulan September, yang akan ditagih ke pelanggan pada Oktober mendatang.

“Tarif ketiga diberlakukan pada Desember mendatang, dan ditagih pada Januari 2018. Dengan demikian kenaikan secara keseluruhan kenaikan 45 persen dan dilakukan secara bertahap,” terang Dadan.

Perlu di ketahui, kenaikan tarif listrik ini, sesuai dengan peraturan gubernur (Pergub) No 21 tahun 2017 tentang tarif listrik yang mengacu kepada teknis pemberlakuan tarif tenaga listrik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov), dimana dalam Pergub tersebut kenaikan tarif listrik sebesar 45 persen.

Menurutnya, sebelumnya Pemprov Kepri dan brighat PLN Batam telah sepakat melakukan revisi pelaksanaan teknis kenaikan listrik dilakukan secara bertahap dan itu sudah di lakukan oleh PLN. Dimana PLN pernah menaikkan tarif listrik tahap pertama sebesar 30 persen selama 2 bulan, tapi terjadi protes dari masyarakat yang akhirnya diturunkan kembali menjadi 15 persen pada tahap pertama.

“Kenaikan tahap pertama, PLN sendiri masih mengalami kerugian dari Bulan Januari sampai sekarang sebesar Rp30 miliar, pemadaman listrik bergilir adalah keputusan sangat berat yang harus dilakukan,” tuturnya.

Bukan tanpa dasar, kata Dadan lagi, tapi kenaikan tarif tersebut pihak PLN telah diaudit langsung oleh tim audit dari BPK, BPKP dan juga tim audit dari Internasional PWC.

Pernyataan bright PLN Batam dipertegas oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, ia mengatakan dalam rapat yang dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan jajaran pimpinan bright PLN Batam disebutkan operasional PLN selama ini mengalami kerugian berdasarkan hasil audit tim indenpenden.

“Biaya operasional listrik PLN selama ini tidak mencukupi lagi, karenanya pemadaman listrik terpaksa dilakukan,” terang Nurdin Basirun.

Atas dasar tersebut, lanjut orang nomor satu di Pemprov Kepri ini, dengan sangat terpaksa pihaknya menyetujui kenaikan tarif listrik tahap kedua Batam. Karena memang menurutnya kenaikan tersebut seharusnya dilakukan pada Bulan Juni lalu.

Seiring dengan kenaikan itu, Nurdin Basirun berpesan kepada PLN mulai hari ini tidak ada lagi pemadaman listrik bergilir dan kenaikan tarif listrik ini, sekaligus mengajak seluruh FKPD untuk bersama-sama mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Kepada PLN Batam, kita ingatkan kedepan tidak ada lagi pemadaman bergilir,” pungkasnya.

Terkesan Pembiaran

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengatakan Pemko Batam terkesan melakukan pembiaran terhadap permasalahan listrik yang ada di Kota Batam, dimana dalam 5 hari terakhir ini aktivitas masyarakat terganggu dengan adanya pemadaman listrik bergilir.

Pemadaman listrik bergilir ini suatu persoalan yang harus disikapi, karena itu tidak baik bagi pemerintah. Bahwa Pemko Batam bertanggung jawab atas kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya pemadaman listrik bergilir ini, DPRD kota Batam meminta Pemko Batam untuk mengundang pihak-pihak terkait atas permasalahan dan persoalannya yang dihadapi sekarang, serta bagaimana segera melakukan langkah-langkah penyelesaian.

Memang persoalan tarif listrik ini, kewenangan Pemerintah Provinsi Kepri, tetapi sampai saat ini belum ada kabar dari Pemko Batam, agar langkah-langkah dari  persoalan ini cepat selesai. Masih kata Nuryanto, pihaknya sudah menginstruksikan Komisi III DPRD Batam untuk segera menyikapi persoalan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di kota Batam.

Haluankepri

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kawasan Bumi Indah Nagoya Batam akan Dibangun Atap dengan Anggaran 7 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang menganggarkan Rp 7 miliar untuk membangun atap kawasan Bumi Indah Nagoya. Kepala Dinas CKTR, Suhar...

Dugaan Terima Suap Rp1,5 Miliar, KPK Tahan Wali Kota Cilegon

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi (TIA) usai diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan...

Manchester City Hajar Crystal Palace 5-0

Metrobatam.com, Manchester - Manchester City bertahan di puncak klasemen sementara Liga Inggris seusai mengalahkan Crystal Palace dengan skor 5-0 pada pertandingan pekan keenam di...

Layanan Kesehatan Jemput Bola ala Bupati Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan agar masyarakat Kabupaten Bintan bisa memperoleh kemudahan dalam Pelayanan Kesehatan, dirinya menggagas 3 inovasi...

Polda Kepri Kejar Tersangka Lain Penyelundupan 12 Ton Bahan Pembuat PCC

Metrobatam.com, Bintan - Polda Kepri bersama Polres Bintan masih mengejar pelaku lain atas pengungkapan kasus penyelundupan 12 ton bahan pembuat PCC pada 2 September...

Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...
BAGIKAN