Metrobatam, Jakarta – Bawaslu mengingatkan jangan sampai kampanye program pemerintah yang dilakukan aparatur sipil negara (ASN) justru seolah mengampanyekan pasangan capres-cawapres. Bawaslu menyarankan, daripada salah persepsi, lebih baik ASN mengampanyekan ajakan tak boleh golput.

“Yang jelas, pertama, bukan kampanye program pemerintah. Satu adalah jangan sampai nanti program pemerintah dijadikan program pasangan calon, bisa missed nanti kan,” kata anggota Bawaslu Rahmat Bagja kepada wartawan, Selasa (5/3/2019).

“Yang jelas, teman-teman tahu 17 April ini kan ada program seluruh negara Republik Indonesia diharapkan WNI yang sudah punya hak pilih dan punya e-KTP itu harus memilih, itu yang harus disosialisasikan ASN,” lanjut Bagja.

Bagja juga mengimbau ASN tidak mengikuti kampanye salah satu pasangan capres-cawapres. Menurutnya, ASN memiliki akses bebas untuk memberikan informasi terkait paslon, tapi bukan untuk berkampanye.

“Dan ASN apa boleh memilih? Boleh memilih, tapi dengan catatan metodenya untuk ambil formasi nggak ikut kampanye terbuka, tidak ikut kampanye terbatas, ya melalui media elektronik, cetak, dan bisa melihat program-program yang ditawarkan melalui website-kah, itu kan ASN udah terkover, dia bisa mengkover informasi ini,” jelas Bagja.

Selain itu, Bagja meminta ASN berhati-hati jika ingin mendukung program pemerintah. Sebab, menurutnya, penyampaian ASN terkait kinerja pemerintah itu bisa disalahartikan oleh beberapa orang.

“ASN mendukung program pemerintah jangan salah literasi, itu harus hati-hati, jadi takut ‘dimisinformasikan’. Jadi nantikan jadi masalah, jadi statement-statement itulah, apalagi boarding-nya kampanye. Mensosialisasikan silakan, kalau kampanyekan kan repot, kan kalau PNS kampanye nggak boleh, jadi masalah itu,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan ASN boleh mengampanyekan program pemerintah. Namun Tjahjo tetap mendorong ASN mengampanyekan program kerja di satuan atau wilayah kerja masing-masing.

“Jadi ada 2 fungsi yang harus dibedakan. Untuk fungsi politik, dia (ASN) harus netral. Untuk fungsi ASN yang harus tegak lurus dia boleh untuk kampanye, boleh, tapi kampanye program, bukan kampanye mendukung paslon nomor 1, nomor 2, atau paslon parpol,” ujar Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (4/3). (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Korcab IV DJA I Adakan Pelatihan Ecoprint Advance

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang IV (Korcab IV) Daerah Jalasenastri Armada I (DJA I) mengadakan salah pelatihan ecoprint advance di Aula Yos Sudarso, Markas...

Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi

Metrobatam.com, Bintan - Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 dilangsungkan di Lapangan Demang Lebar Daun Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Jum'at pagi (22/3). Hampir 12...

Pengurus “Lasqi” Resmi Dilantik, Pemkab dan Kemenag Lingga Beri Dukungan

Metrobatam.com, Lingga - Pengurus DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, periode 2019-2023 resmi dilantik oleh Ketua DPW Lasqi Provinsi Kepri,...

Kodim 0315/Bintan Bersama Perkumpulan Jember Bersatu Gelar Kegitan Jum’at Berkah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepedulian yang tinggi merupakan bentuk nyata yang dimiliki oleh TNI karena TNI ada dan besar bersama rakyat. Sesuai dengan Mottonya Bahwa...

Gubernur Kepri Buka MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Bukit Bestari

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Bukit Bestari Tahun 2019 bertempat di Lapangan...

Wiranto: Jangan Takut dengan Pergerakan Massa Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan masyarakat tak perlu takut terhadap isu-isu maupun pergerakan massa jelang Pemilu...

TNI Akui Terbitkan Pelat Mobil yang Dipakai Relawan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen Dedi Iswanto menyatakan plat bernomor 3005-00 yang digunakan Mitsubishi Pajero dalam acara relawan Prabowo Subianto...

MA Perberat Vonis Fredrich Yunadi Jadi 7,5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim kasasi Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis advokat Fredrich Yunadi menjadi 7,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair...

Temui Wiranto, AHY Beri Dukungan Agar Pemilu Aman, Damai dan Jujur

Metrobatam, Jakarta - Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Menko Polhukam Wiranto. AHY menyampaikan rekomendasi ke Wiranto terkait...

Wiranto: 453 Ribu Personel TNI-Polri Amankan Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan lebih dari 453 ribu personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan...

DMI Nilai Insiden Masjid Banyumas Bukti Sentimen Kian Parah

Metrobatam, Jakarta - Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyampaikan keprihatinannya terkait aksi orang tak dikenal mengacak-acak salah satu masjid di Banyumas, Jawa Tengah. Sekretaris Jenderal...

Viral Mobil Berpelat TNI Diduga Dipakai Relawan Prabowo-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Penampakan sebuah mobil bermerek Mitsubishi Pajero mendadak viral di media sosial. Mobil berpelat nomor milik TNI, 3005-00, itu disebut dipakai oleh...