Bunda Sitha Dituntut 7 Tahun Bui dan Dicabut Hak Politiknya

Metrobatam, Semarang – Wali Kota Tegal nonaktif, Siti Masitha dituntut 7 tahun penjara dan denda Rp 200 juta oleh jaksa atas kasus suap yang menjeratnya. Perempuan yang akrab dipanggil Bunda Sitha itu juga dituntut agar dicabut hak politiknya setelah terdakwa bebas.

Jaksa penuntut umum dari KPK, Fitroh mengatakan terdakwa melanggar Pasal 12 huruf B, Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah ke dalam undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Tipikor juncto pasal 55 ayat (1) juncto pasal 64 KUHP.

“Menuntut majelis hakim pengadilan Tipikor Semarang yang memeriksa perkara terdakwa menyatakan terdakwa terbukti secara meyakinkan bersalah melakukan korupsi sebagaimana dakwaan pertama, menjatuhkan pidana terdakwa dengan pidana selama 7 tahun,” kata Fitroh di depan hakim ketua, Antonius Widjantono di PN Tipikor Semarang, Senin (2/4/2018).

Jaksa juga menuntut terdakwa dijatuhi denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara. Selain itu Fitroh menyebutkan agara hak politik Bunda Sitha dicabut seama 4 tahun setelah terdakwa menyelesaikan hukuman.

“Menjatuhkan pidana tambahan pencabutan hak politik selama 4 tahun terhitung sejak terdakwa selesai menjalani pidana,” pungkas Fitroh.

Bunda Sitha menjadi terdakwa kasus suap dalam berbagai hal selama ia menjabat Wali Kota Tegal pada tahun 2016-2017. Pada dakwaan Jaksa sebelumnya, total suap yang terjadi mencapai Rp 8,8 miliar, namun dalam proses pembuktian jaksa hanya bisa membuktikan adanya suap Rp 7,1 miliar, dan Rp 500 juta diantaranya dinikmati Siti Masitha.

Selain Bunda Sitha, mantan Ketua Nasdem Brebes, Amir Mirza juga dituntut dalam perkara yang sama. Ia dituntut jaksa dengan hukuman 9 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan penjara.

Jaksa menilai Amir Mirza sebagai orang dekat Bunda Sitha sudah ikut campur dalam pemerintahan Kota Tegal. Selain itu ia juga dianggap membantu beberapa pihak memenangkan proyek di Kota Tegal.

Persidangan Bunda Sitha dan Amir Mirza digelar bersamaan namun dengan berkas terpisah. Keduanya juga akan mengajukan pembelaan atas tuntutan jaksa. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bangun Tol di Lampung dan Sumsel, Bank Mandiri Kucurkan Rp 2,041 T

Metrobatam, Jakarta - Bank Mandiri terus memperkuat dukungan pada percepatan pembangunan proyek infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas dan memangkas biaya pergerakan barang dan jasa. Salah satu...

Kontroversi Prabowo Teriak Pemerintah Ugal-ugalan

Metrobatam, Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut pemerintahan Kabinet Kerja ugal-ugalan dalam mengelola negara. Kabinet Kerja...

Polisi Tegaskan Peluru Nyasar di DPR Bukan Dilepaskan Sniper

Metrobatam, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto menegaskan peluru yang menyasar ke ruang kerja dua anggota DPR...

Demokrat Bela Andi Arief soal Cuitan ke Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat membela kadernya yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Andi Arief terkait kicauannya di Twitter beberapa waktu lalu. Dalam kicaunya Andi...

Surabaya Punya Sesar Aktif, Risma Siapkan Antisipasi Gempa

Metrobatam, Jakarta - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini buka suara menanggapi adanya dua sesar aktif di yang berada di Kota Surabaya. Risma mengaku dirinya...

Anies Bongkar 4 Poin Perda Tibum untuk Legalkan Becak di Jakarta

Metrobatam, Jakarta - Salah satu janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah kembali membolehkan becak beroperasi di kawasan tertentu. Buat memuluskan niatnya, dia mengajukan...

Prabowo Sebut Negara Ugal-ugalan, Djarot: Maklum Belum Ada Pengalaman

Metrobatam, Jakarta - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengatakan mimpi Indonesia jaya luntur akibat negara dikelola secara ugal-ugalan. Anggota Tim Kampanye Daerah Joko...

Tahun 2019, Kepala Daerah yang Tidak Menaikkan UMP Bakal Dipecat

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebesar 8,03%. Peningkatan nilai UMP tersebut berdasarkan formula penambahan dari pertumbuhan...

Timses Jokowi Pilih Kampanye Kreatif Ketimbang Negatif

Metrobatam, Jakarta - Direktur Informasi dan Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Dwi Badarmanto menyatakan tim sukses (Timses) Joko Widodo-Ma'ruf Amin enggan mengikuti...

Karena Miskin, Satu Keluarga di Pelalawan Riau Tinggal di Hutan

Metrobatam, Pekanbaru - Satu keluarga dikabarkan tinggal di sebuah hutan di Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau. Mereka terpaksa tinggal di...

Prabowo Tuding Pemerintahan Jokowi Ugal-ugalan Kelola Negara

Metrobatam, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan bahwa mimpi mengembalikan kejayaan Indonesia di masa silam menjadi luntur karena negara dikelola...

JK: Kampanye Negatif Kadang Tak Bisa Dihindari

Metrobatam, Jakarta - Presiden PKS Sohibul Iman mempersilakan kader-kadernya melakukan kampanye negatif. Menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), kampanye negatif memang kadang-kadang tak bisa...
SHARE