Buni Yani Divonis 1,5 Tahun Bui, Rasa Keadilan Terusik

    1192

    Metrobatam, Bandung – Majelis hakim menyatakan Buni Yani terbukti bersalah melakukan tindak pidana terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Buni divonis hukuman pidana penjara satu tahun enam bulan.

    “Menyatakan terdakwa Buni Yani terbukti secara sah bersalah melakukan mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik,” ucap ketua majelis hakim M Sapto dalam sidang di gedung Arsip, Jalan Seram, Bandung, Jawa Barat, Selasa (14/11).

    “Menjatuhkan pidana terhadap Buni Yani pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan,” imbuh hakim.

    Meski begitu, hakim tidak memerintahkan penahanan Buni Yani. Sebuah putusan yang tidak disertai perintah penahanan ini diatur dalam Pasal 193 KUHAP.

    Hakim menilai Buni terbukti melawan hukum dengan mengunggah video di akun Facebook-nya tanpa izin Diskominfomas Pemprov DKI. Posting-an itu berupa potongan video pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada 27 September 2016, yang diunggah di akun YouTube Pemprov DKI Jakarta.

    “Terdakwa sudah menonton sebanyak 5-6 kali tetapi tidak berupaya untuk mencari sumber kebenaran yang tertuang dalam video tersebut. Namun terdakwa tidak mengurungkan niatnya untuk mengunggah video tersebut di akun Facebook-nya. Bahwa dengan demikian, unsur dengan sengaja telah terpenuhi,” ucap hakim.

    Hakim juga menilai Buni terbukti mengubah durasi video. Video asli berdurasi 1 jam 48 menit 33 detik, sedangkan video yang diunggah Buni di akun Facebook-nya hanya 30 detik.

    “Bahwa unsur mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan telah terpenuhi,” ucap hakim.

    Sebelumnya, Buni dituntut dengan pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. Jaksa menilai Buni Yani terbukti bersalah atas kasus dugaan pelanggaran UU ITE.

    Tuntutan itu dibacakan pada 3 Oktober 2017. Jaksa meminta majelis hakim menyatakan Buni Yani terbukti secara sah melakukan tindak pidana ITE. Ia menilai Buni Yani melakukan dengan sengaja dan tanpa hak menambah serta mengurangi informasi elektronik dan dokumen elektronik milik publik atau pribadi. Jaksa menuntut Buni Yani dengan dakwaan Pasal 32 ayat 1 UU ITE.

    Dalam perkara ini, Buni Yani didakwa mengubah video pidato Ahok di Kepulauan Seribu dengan menghapus kata ‘pakai’. Selain itu, Buni Yani didakwa menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian terhadap masyarakat berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Hal ini berkaitan dengan posting-an Buni Yani di Facebook.

    Rasa Keadilan Terusik

    Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno menghargai putusan Majelis Hakim Bandung yang memvonis Buni Yani dengan hukuman satu tahun enam bulan.

    “Kita hargai putusan tersebut, meski kita juga memahami bila ada rasa keadilan yang terusik,” ujar Hendrawan saat dihubungi wartawan, Selasa (14/11).

    Menurut Hendrawan, putusan itu mengesankan untuk pemanipulasi dan perekayasa, penyebar ujaran kebencian serta pemicu kebangkitan politik suku, agama, ras dan antargolongan (SARA), hanya diberi hukuman ringan.

    “Sementara yang terbukti telah bekerja keras, menjadi korban kepicikan Sengkuni, justru lebih berdosa dan menderita,” ujarnya tanpa merinci siapa yang dimaksud.

    Meski demikian, Hendrawan mengimbau kepada semua pihak, termasuk mereka yang kontra untuk menerima putusan hakim tersebut. Putusan itu, kata dia, dapat dijadikan sebagai pelajaran kolektif bahwa keadilan masih belum menjiwai sistem peradilan di Indonesia.

    “Kalau diteruskan kasusnya akan menimbulkan kegaduhan, yang dikhawatirkan hanya melayani dahaga politik mereka yang berjualan isu SARA,” kata Hendrawan. (mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Chelsea Hajar Brighton 4-0

    Metrobatam.com, London - Dua gol dari Eden Hazard membantu Chelsea melaju untuk meraih kemenangan 4-0 di markas Brighton & Hove Albion di Liga Inggris...

    Tahun 2017, Warga Jabar dan Jakarta Paling Banyak Beli Mobil Baru

    Metrobatam.com, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil sepanjang tahun 2017. Total ada 1.079.534 unit mobil terjual di tahun...

    Petarung Stefer Rahardian Selangkah Lagi Juara Dunia One Championship

    Metrobatam.com, Jakarta - Petarung Indonesia, Stefer Rahardian, selangkah lagi menjadi juara dunia One Championship setelah pada pertandingan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu...

    Ketua MPR Sebut Ada 5 Partai di DPR Setuju LGBT

    Metrobatam.com, Jakarta - Selain Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan juga mengungkapkan soal pembahasan perilaku lesbian, gay, biseksual dan...

    Menag Kaget Kabar Ada 5 Fraksi di DPR Setuju LGBT

    Metrobatam.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kaget menerima kabar lima fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat condong setuju isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau...

    Bripda Dimas Diseret Pelanggar Lalu lintas sejauh 10 Meter Pakai Mobil

    Metrobatam.com, Jakarta - Bripda Dimas Prianggoro diseret oleh mobil yang melanggar lalu lintas di Jalan Transjakarta, Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Akibatnya Dimas mengalami...

    Sat Narkoba Polres Karimun Tangkap 7 Pelaku Jaringan Narkoba Antar Negara

    Metrobatam.com, Karimun - Sat Narkoba Polres Karimun berhasil menangkap jaringan Narkoba antar negara, sebanyak 7 orang berhasil diamankan. Sabtu (20/01/17) Dibawah kepemimpinan Kapolres Karimun AKBP...

    Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi Ajak Kader PKK dan Masyarakat Kelola Limbah...

    Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengajak Kader PKK di Tingkat Kelurahan/Desa menjadi tauladan dan pelopor kepada...

    Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Rifai Supir Taksi Bandara di Seiladi Batam

    Metrobatam.com, Batam - Rifai (30), seorang supir taksi bandara di keroyok oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), setelah dihentikan di tikungan jalan raya Gajah...

    Geger Video Porno Siswa-siswi di Semarang, Polisi akan Periksa Pemeran

    Metrobatam.com, Semarang - Video mesum diduga dilakukan siswa SMP negeri dan siswi SMK negeri di Kabupaten Semarang beredar luas. Polisi akan memanggil para pemeran...

    Kapolri Sebut Ceramah Zulkifli Tidak Akurat dan Berbahaya

    Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebut materi ceramah yang disampaikan ustaz Zulkifli Muhammad Ali tidak akurat. Bahkan menurut Tito,...

    ‘Real Madrid Butuh Penyegaran Skuat’

    Metrobatam.com, Madrid - Real Madrid sedang tampil kurang oke di musim ini. El Real disebut membutuhkan penyegaran skuat karena dinilai sudah mulai ada di...
    BAGIKAN