Bupati Karimun akan Tertibkan Warung Tuak

Foto : (Ilustrasi) Satpol PP Lagi melakukan salah satu warung liar yang menyalahi izin

Metrobatam.com, Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq segera menertibkan penjual minuman keras (miras) jenis tuak yang banyak dijumpai di Karimun. Penertiban itu buntut dari laporan warga adanya perkelahian yang melibatkan sejumlah pemuda usai menenggak tuak di salah satu warung di kawasan Kali Baru, Kelurahan Seilakam Barat, beberapa hari lalu.

“Saya mendapat laporan adanya perkelahian pemuda usai minum tuak di salah satu warung oleh warga. Bahkan, kejadian itu menimbulkan korban luka-luka. Saya akan serius menyikapi masalah ini. Kami akan menertibkan warung-warung penjual tuak itu,” ungkap Aunur Rafiq di Tanjungbalai Karimun, Sabtu 16/4).

Rafiq menilai, keberaaan warung penjual minuman keras jenis tuak terindikasi munculnya perbuatan pidana. Untuk itulah, dia akan membicarakan masalah itu dengan Kapolres, Dandim, Danlanal dan Kajari Tanjungbalai Karimun yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) untuk menertibkannya.

“Permasalahan seperti ini bukan hanya ranahnya pemerintah daerah dan pemangku adat semata, melainkan juga harus melibatkan FKPD di Karimun. Saya akan membicarakan masalah ini dengan Pak Kapolres, Dandim, Danlanal dan Pak Kajari. Kami harus satu membahas keberadaan warung penjual miras ini,” jelasnya.

Aunur Rafiq menyebut, pihaknya menemukan beberapa titik warung penjual tuak di Karimun seperti di Telaga Riau, kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan warung dekat Kantor Golkar di Kapling. Kebanyakan dari warung penjual tuak itu berdiri di RTH yang merupakan kawasan paru-paru kota milik Pemkab Karimun.

“Kami sudah mengetahui di titik-titik mana saja berdirinya warung penjual tuak. Dalam waktu dekat kami akan menertibkan warung-warung tersebut yang melibatkan penegak hukum. Sebelumnya, kami akan membahas dulu dengan FKPD terkait langkah apa yang akan dilakukan,” terangnya.

Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun Datuk Panglima Muda Azman Zainal mendukung langkah Pemkab Karimun untuk menertibkan warung penjual tuak tersebut. Menurut Azman, keberadaan warung penjual tuak tidak sesuai dengan budaya Melayu dan keyakinan umat Islam.

Azman Zainal meminta kepada Forum Pembauran Kebangsaan (FKB) Karimun untuk segera menyikapi persoalan ini dengan memanggil ketua-ketua suku dan paguyuban yang ada di Karimun untuk membahas persoalan tersebut. Karena, jika warung tuak tetap berdiri, maka keributan dan perkelahian seperti yang terjadi beberapa hari lalu akan muncul kembali.

Apalagi, kata Azman, warung tuak banyak didirikan di RTH yang notabene milik Pemkab Karimun. Dia meminta kepada Pemkab Karimun harus bersikap tegas dengan segera menertibkannya. Soalnya, pelarangan pendirian bangunan di RTH sudah diatur berdasarkan Peraturan Bupati dan Peraturan Daerah di Karimun.

“Pemkab Karimun harus bersikap tegas. Kalau lahan RTH itu milik pemerintah, maka Pemkab Karimun harus berani menggusurnya. Karena, pelarangan pendirian bangunan di RTH itu sudah diatur berdasarkan Perbup dan Perda. Kalau tidak dari sekarang ditertibkan, maka ke depan akan menjadi bagi pemerintah itu sendiri,” pungkasnya. (edj/haluankepri)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Data Sementara Hasil Verifikasi Administrasi Bacaleg 2019

Metrobatam, Jakarta - KPU merilis hasil sementara verifikasi administrasi pendaftaran bacaleg DPR RI untuk Pemilu 2019. Hasil ini disampaikan berdasarkan pencocokan antara Sistem Informasi...

Kapitra: Kalau Kapal Perjuangan Sudah Sesak Bisa Mati Semua

Metrobatam, Jakarta - Pengacara Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Kapitra Ampera menanggapi santai tudingan dari beberapa kelompok Islam yang menuduhnya sebagai...

Said Aqil Singgung Jokowi Soal Kemiskinan dan Konflik Usai Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj bicara soal kemiskinan dan persatuan bangsa. Said Aqil menyebut, meski...

Coblos Dua Kali di Pilgub, Ketua KPPS Divonis 2 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kampar, Riau, Syamsuardi divonis 24 bulan penjara dan denda Rp24 juta karena terbukti bersalah mencoblos...

Ini Nasihat TGB untuk Pihak yang Mengafir-kafirkan karena Politik

Metrobatam, Jakarta - TGH Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) bicara soal kritik terhadap dirinya yang mendukung Jokowi. TGB meminta ujaran kebencian dibersihkan...

Wawancara Khusus Dirut Inalum: Habiskan Rp 55 Triliun untuk Rebut Saham Freeport

Metrobatam, Jakarta - Setelah melewati proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah sepakat mendivestasikan 51% saham ke pemerintah Indonesia. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah,...

Viral Kelas Poligami Nasional, Dapat Kaus #2019tambahistri, Langgar UU

Metrobatam, Jakarta - Pengumuman kelas poligami nasional beredar di jejaring WhatsApp dan media sosial. Sejumlah pembicara yang mengisi kelas ini merupakan praktisi poligami. Dalam pengumuman...

3 Anggota TNI Tewas Usai Tenggak Miras, 2 Lagi Dirawat di RS

Metrobatam, Jayapura - Tiga anggota TNI dari Yonif 753 yang bertugas di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua tewas karena mengkonsumsi minuman keras oplosan yakni...

Puluhan Orang Tewas, WhatsApp Batasi Pesan Berantai

Metrobatam, Jakarta - Kasus provokasi dan hoax di India melalui platfrom WhatsApp membuat anak perusahaan milik Facebook ini terus membenahi aplikasinya. Pasalnya, imbas dari...

Mau Ditenggelamkan PA 212, Begini Reaksi 7 Partai

Metrobatam, Jakarta - Pencalonan Kapitra Ampera sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2019 berbuntut panjang. Kapitra yang selama ini dikenal berada di...

Inilah Daftar 54 Artis yang Jadi Caleg untuk Pileg 2019, Nasdem Terbanyak

Metrobatam, Jakarta – Pemilihan legislatif (Pileg) tak hanya menjadi milik para politisi, tetapi juga kini menjadi milik para artis. Untuk Pileg 2019, setidaknya ada...

Tokoh PKS dan PA 212 di PDIP, Strategi Redam Isu Anti-Islam

Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi dan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2019 melalui Partai...
BAGIKAN