Buru Pelaku Pemerkosaan Bocah 7 Tahun, Polisi Bentuk Tim Khusus

850

Metrobatam, Jayapura – Polres Jayapura Kota, Papua membentuk tim khusus dari penyidik Satuan Reskrim setempat guna melakukan pengejaran kepada pelaku pemerkosaan anak usia 7 tahun di Kompleks BTN Walikota, Kelurahan Asano, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Rabu (11/10) mengatakan, penyidik Porlres Jayapura telah mengantongi identitas pelaku yang diketahui berjumlah satu orang.

“Guna mengungkap kasus pemerkosaan ini, Polres Jayapura Kota telah membentuk Tim Khusus dari Penyidik Satuan Reskrim. Kini penyidik Polres Jayapura Kota tengah bekerja keras untuk menangkap pelaku pemerkosaan tersebut,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi, Kamal mengatakan, pelaku diduga berjumlah satu orang dan telah melarikan diri, namun polisi sudah kantongi identitasnya.

“Sementara korban pemerkosaan telah keluar dari RSUD Abepura dan tinggal bersama neneknya di Abepura,” tambahnya.

Sebelumnya, Sabtu pekan kemarin warga di Ibu Kota Provinsi Papua dihebohkan dengan informasi bahwa ada seorang anak kecil ditemukan dalam keadaan tidak sadar diri di Kompleks BTN Walikota, Kelurahan Asano, Distrik Abepura dengan kondisi berdarah di bagian tertentu.

Warga yang menemukannya menduga bahwa korban merupakan korban pemerkosaan dan langsung membawanya ke RSUD Abepura guna mendapatkan penanganan medis secepatnya.

Peristiwa ini pun mendapat beragam tanggapan dari warga Kota Jayapura, baik di media sosial hingga pernyataan resmi di media massa seperti dari LBH APIK dan pemuda Papua.

Bahkan sekelompok jurnalis di Kota Jayapura mengutuk keras tindakan tidak berperikemanusiaan dan tidak bermoral itu.

“Pelakunya sungguh biadab dan tidak berperikemanusiaan. Kami berharap polisi segera menangkap pelaku dan proses hukum yang setimpal,” kata Nunung Kusmiaty, salah satu wartawati di Kota Jayapura.

Kondisi Korban Membaik

Sementara itu kondisi korban berangsur-angsur membaik. Korban bahkan sudah tidak lagi menjalani perawatan di rumah sakit. “Kemarin saya cek di rumah sakit, dokter mengatakan bahwa korban sudah diambil pihak keluarga, kondisinya sudah membaik,” kata Kapolsek Kota Abepura, AKP James Tegay, Rabu (11/10).

Meski kondisi korban sudah membaik, pihaknya masih memberikan pendampingan. “Polwan kami masih melakukan pendampingan, dan warga juga kesana menjenguk korban,” katanya.

Pemerkosaan terhadap pelajar sekolah dasar ini terjadi pada Sabtu 7 Oktober lalu oleh orang tidak dikenal. Kejadian ini membuat gempar Jayapura karena bocah tersebut ditemukan tak sadarkan diri di gunung belakang BTN Wali Kota Tanah Hitam, Jayapura.

Bahkan, peristiwa pemerkosaan terhadap bocah 7 tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan ini viral. Informasi yang beredar, polisi sudah membekuk pelaku. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Antisipasi Gejala DBD, Bupati Bintan Himbau Masyarakat Jaga Lingkungan Bersih

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terkait munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pasalnya, disaat...

Terkait Praperadilan Setnov, KPK Tunggu Hasil Pemeriksaan Bawas MA Terhadap Hakim Cepi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunggu hasil pemeriksaan Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung (MA) terhadap hakim Cepi Iskandar, yang menangani praperadilan Ketua...

Dituntut 8 Tahun Penjara, Miryam Haryani Kecewa

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum menuntut politikus Hanura Miryam S Haryani delapan tahun penjara dan denda Rp300 juta subsidier enam bulan kurungan. Miryam...

Kebakaran Hutan Landa 4 Kecamatan di Aceh Barat

Metrobatam, Aceh Barat - Kebakaran hutan dan lahan di Aceh Barat, Aceh, terus menyebar. Hingga saat ini, ada empat kecamatan yang mengalami kebakaran terparah,...

Setelah 20 Tahun, Penyelundupan Miras dari Malaysia dan Singapura ke Batam Akhirnya Terungkap

Metrobatam, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal Polri, Brigadir Jenderal Agung Setya mengatakan KWK, F, dan S telah menyelundupkan...

Pimpinan KPK Rembukan Nasib Aris Budiman dan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi masih menggodok hasil pemeriksaan pendahuluan yang dilakukan Dewan Pertimbangan Pegawai (DPP) KPK soal dugaan pelanggaran etik Direktur Penyidikan...

Berikan Arahan, Hari Ini Jokowi Kumpulkan Kepala Daerah Seluruh Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengumpulkan seluruh gubernur, bupati dan wali kota di...

Kisah Polisi Fiji yang Jabat Posisi Penting Berkat Pendidikan Kepolisian di Indonesia

Metrobatam, Bandung - Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tak hanya sukses mencetak pimpinan lembaga kepolisian dalam negeri, namun juga berhasil...

AS Beri Lampu Hijau, Panglima TNI Tunggu Instruksi Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masih belum memutuskan untuk kembali berangkat ke Amerika Serikat setelah insiden penolakan sesaat sebelum bertolak, Sabtu...

Ini Rapor Kualitas Transportasi RI di Tingkat Dunia, Memuaskan?

Metrobatam, Jakarta - Sustainable Mobility for All (SuM4All) sebuah lembaga yang dibentuk atas inisiasi Bank Dunia (The World Bank) baru saja merilis publikasi 'Global...

Laporkan KPU ke Bawaslu, Rhoma Singgung Partainya Tommy dan PSI

Metrobatam, Jakarta - Ketum Partai Idaman Rhoma Irama melaporkan KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) gara-gara pendaftaran partainya sebagai peserta Pemilu 2019 ditolak. Rhoma...

Kagetkan Warga, 3 Tornado Waterspout Muncul di Kepulauan Seribu

Metrobatam, Jakarta - Kemunculan angin tornado waterspout mengagetkan warga Kepulauan Seribu. Hal ini dialami oleh warga Pulau Tidung, Hilmansyah, yang tengah menuju Pulau Kelapa. "Tadi...
BAGIKAN