Cegah Penyebaran Penyakit TiLV, KKP Periksa Ikan Nila dan Mujair Siap Jual

2218

Metrobatam.com, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina dan Pengendalian Mutu (BKIPM) bakal melakukan pengujian benih ikan nila dan mujair yang siap dikonsumsi.

Peninjaun itu untuk melihat ciri-ciri penyakit Tilapia Virus Lake (TiLV) pada benih ikan.

Kepala Bidang Pengkajian dan Manajemen Resiko BKIPM, Sugeng Sudiarto mengatakan itu dilakukan agar penyakit TiLV yang berasal dari satu daerah tidak dapat menyebar ke daerah lain.

“Penyakit TiLV ini menjadi target periksa karantina untuk pengeluaran ikan nila. BKIPM merasa perlu melakukan itu supaya tidak menyebar kemana-mana,” ujar Sugeng di kantor KKP, Jakarta, Selasa (4/7).

Ciri-ciri ikan nila dan mujair yang terjangkit TiLV, sejauh ini diketahui tubuhnya menghitam, ada erosi pada kulit serta pembengkakan rongga perut. Selain itu, mata ikan juga menjorok ke dalam dan ada selaput katarak. Jika ditemukan indikasi semacam itu, ikan tidak akan diperbolehkan dijual.

Sugeng menjelaskan, selama ini pengujian terhadap benih dan ikan nila serta mujair siap jual selalu dilakukan. Akan tetapi, baru sekarang ciri-ciri penyakit TiLV dimasukkan dalam poin pengujian.

“Dalam kondisi normal, kawan-kawan karantina tidak merasa perlu memeriksa gejala TiLV,” kata Sugeng.

BKIPM juga akan melakukan survei aktif dengan turun ke lapangan jika ditemukan kematian ikan nila dan mujair massal dengan kondisi fisik yang mencirikan penyakit TiLV.

Selain itu, BKIPM pun akan melakukan survei pasif dengan meriset data-data yang dikeluarkan oleh dinas perikanan di daerah-daerah serta Direktorat Jenderal Perikanan dan Budidaya. Dalam melaksanakan survei ini, BKIPM tidak terjun ke lapangan.

Penyakit TiLV diketahui telah menjangkiti ikan-ikan nila di beberapa negara, antara lain Israel, Mesir, Ekuador, Kolombia, dan Thailand.

Demi mengantisipasi penyebaran TiLV di Indonesia, KKP akan memperketat proses impor induk, calon induk, serta benih yang rentan terkena penyakit TiLV dari negara-negara tersebut.

“KKP terus memonitor dan mencermati perkembangan penyebaran penyakit Tilapia Lake Virus yang sudah mulai mendekat ke Indonesia. Berbagai langkah pencegahan telah dilakukan pemerintah,” tutur Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, di Jakarta, Senin (3/7) seperti dikutip dari Antara.

(mb)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Wali Kota Tegal Divonis 5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang menjatuhkan vonis lima tahun penjara, kepada Wali Kota nonaktif Tegal, Siti Masitha. Dia...

Dikawal 4 Pesawat Tempur, Panglima TNI ke Natuna Tinjau Pangkalan Militer

Metrobatam, Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkunjung ke Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau. Saat terbang ke sana, Hadi mendapat pengawalan ekstra ketat. Empat...

PKS Luruskan Hoax Kader Komentar ‘Kartini Pemuas Seks Belanda’

Metrobatam, Jakarta - Komentar seseorang bernama Ahmada Al Fatih yang menghina Kartini dikait-kaitkan dengan PKS. Foto seseorang berjas PKS digabungkan dengan komentar itu. Bagaimana...

Menkumham Setuju Hukuman Cambuk Dilakukan di Area Lapas

Metrobatam, Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly setuju eksekusi hukuman cambuk bagi pelanggar syariat di Aceh dila‎ksanakan di...

Dokter RS Premier Ngaku Tak Pernah Beri Rekam Medis Setnov ke Fredrich Yunadi

Metrobatam, Jakarta - Dokter RS Premier Glen S Dunda mengaku, tidak pernah memberi rekam medis terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto (Setnov) kepada pengacara...

Bos First Travel Akui Gaji Rp 1 M dan Beli Restoran di London

Metrobatam, Depok - Hakim menanyai bos First Travel, Andika Surachman soal nilai gajinya yang mencapai Rp 1 miliar tiap bulan. Menurut Andika, gaji sebesar...

Jenazah Wakapolres Labuhanbatu Dimakamkan secara Militer di Kampung Halamannya

Metrobatam, Medan – Wakapolres Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kompol Andi Chandra, yang tewas setelah kapal yang ditumpanginya bersama 6 pejabat utama Polres Labuhanbatu tenggelam di...

Ketua DPRD Kepri Minta KPID Tangkal Penyebaran Hoax Melalui Siaran

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua DPRD Provinsi provinsi Kepri Jumaga Nadeak, meminta agar Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) setempat berperan aktif menangkal penyebaran hoax melalui...

Ditpolairud Polda Kepri MoU dengan DPC INSA Batam Serta Luncurkan Aplikasi Sipopeye Kepri

Metrobatam.com, Batam - Dirpolairud Polda Kepri meluncurkan aplikasi SIPOPEYE KEPRI dan lakukan Penandatanganan (Memorandum of Understanding) MoU bersama DPC INSA Batam, Jumat (20/4/2018) pagi di...

Tiga Penari Erotis di Batam Hanya Pekerja Lepas

Metrobatam, Batam - Tiga penari erotis di Dataran Engku Putri, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu, 14 April 2018 lalu diketahui hanya...

‘Sentilan’ SBY dan Polemik Kasus Century

Metrobatam, Jakarta - Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, membuat pernyataan mengejutkan melalui akun media sosial Twitter pribadinya, @SBYudhoyono, pada Selasa (17/4). SBY menyampaikan...

Asyik Pesta Narkoba, 5 Pelajar Ditangkap di Rumah Kosong

Metrobatam, Pekanbaru - Bukannya mengisi waktu dengan hal positif, sekelompok remaja ini malah melakukan perbuatan tercela dan melanggar hukum. Para remaja yang semua masih...
BAGIKAN