Cerita Pilu Ira, Anak 9 Tahun Dipasung karena Dianggap Nakal

694

Metrobatam.com, Jakarta – Ira (9) warga Cipatujah, Tasikmalaya, nasibnya sungguh memilukan. Selama empat tahun dia dipasung dalam penjara bambu oleh orang tuanya hanya karena dianggap nakal

Menurut Taryan dan istrinya Sri Pudjiastuti, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (31/5) dia dan istrinya menyelamatkan Ira pada April lalu. Saat itu, Taryan yang juga seorang guru honorer di Bandung itu sedih melihat kondisi Ira. Dia bahkan mengancam akan mempidanakan apabila Ira tetap dipasung.

“Saya dapat info kalau ada anak umur 9 tahun dipasung. Sama istri saya, langsung naik motor dari Bandung ke Tasikmalaya buat lihat kondisi anak itu,” jelas Taryan.

Lokasi kediaman Ira cukup jauh. Bahkan Taryan mesti bermalam di Tasikmalaya. Kemudian, dia bergegas menemui kepala desa dan keluarga anak itu menanyakan alasan pemasungan. Rupanya, Ira sejak kecil dianggap tak bisa diam, suka kabur, dan mencuri. Karena itu dia dipasung. Ira sudah ditinggal ibunya, dia hidup bersama nenek dan ayahnya.

“Saya bilang, ini masih anak-anak, nggak bisa dipasung. Ini bisa dipidana kalau begini,” tegas Taryan yang juga relawan di Yayasan Belajar Bersama di Kota Bandung yang menampung anak terlantar dan mereka yang mengalami kelainan jiwa.

Taryan kemudian melobi agar Ira bisa dilepaskan. Taryan juga mengontak RS Jiwa Cisarua Lembang agar bisa merawat Ira, karena secara kejiwaan anak itu sudah tak sehat karena lama dipasung.

“Awal Mei, Ira dibawa ke Bandung dan dimasukkan ke RS Jiwa Cisarua. Ternyata dia sehat, jadi selama ini hanya kenakalan anak saja,” tegas Taryan yang memiliki pos relawan rumah singgah di Jl Gumuruh, Jatimulya 4 No 25 RT 7/RW 7, Kota Bandung.

Selama satu bulan Ira dirawat di RS Jiwa Cisarua. Namun kemudian, orangtua Ira ternyata tak juga datang menjemput. Taryan sudah mengontak orangtua Ira, dan mendapat jawaban dipersilakan dirinya mengurus Ira.

“Saya sih siap saja, hanya ini kan harus ada hitam di atas putih, nggak bisa kami merawat begitu saja nanti ada konsekuensi hukum. Pihak rumah sakit juga meminta orangtua yang datang mengambil,” jelas Taryan.

Hingga kini Ira masih di RS Jiwa Cisarua menunggu dijemput. Taryan mengungkapkan, kondisi seperti Ira ini kerap terjadi, dan bahkan dia pernah menjemput seorang anak yang dipasung di Indramayu. Lalu ada juga yang anak 14 tahun yang dipasung di Cibaduyut, Bandung dan hingga kini masih diupayakan agar dilepaskan pemasungannya.

“Kami bersama relawan tim gerak cepat memantau kejadian seperti ini, kami menjemput di mana lokasi ada yang dipasung. Ini demi kemanusiaan,” terang Taryan yang mengaku terkadang kesulitan angkutan kendaraan karena ketiadaan mobil penjemput. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

VIRAL! Terlahir Cacat, Anak Sapi Ini Berjalan 2 Kaki seperti Manusia

SAPI umumnya berkaki empat, namun tidak dengan yang satu ini. Seekor anak sapi terlahir dengan kondisi fisik tidak sempurna. Ya, sapi tersebut hanya memiliki...

Nesar Ahmad Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bintan Sisa Masa Jabatan 2014-2019

Metrobatam.com, Bintan - Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang Joni, SH, MH resmi melantik H Nesar Ahmad, S.Ip sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bintan sisa masa Jabatan...


wp booster error:
td_api_base::mark_used_on_page : a component with the ID: thumbnail is not set.

DPRD Tanjungpinang Gelar Paripurna HUT Otonom Kota Tanjungpinang ke-16

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Otonom Kota Tanjungpinang yang ke 16, Selasa (17/10)...

HUT-72 Hari Listrik Nasional, Bright PLN Batam dan Polda Kepri akan Gelar Khitanan Massal

Metrobatam.com, Batam - Untuk membantu dan meringankan beban masyarakat Batam, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam ke-17 dan Hari Listrik...

Komisi III DPRD Kepri Segera Uji Kepatuhan dan Kelayakan Calon Anggota KPID Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Kepri segera melangsungkan uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepri masa bakti...

Luar Biasa! Siswi Madrasah Ini akan Jadi Pembicara Forum WHO di Kanada

Metrobatam, Yogyakarta - Salah satu siswi Madrasah Tsanawityah (MTs) Yapi Pakem Sleman, Monica (15) mendapat kesempatan menjadi pembicara pada World Health Organization (WHO) 8th...

Soal Densus Tipikor, Menkum: Jangan sampai Saling Curi Kasus

Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mendukung dibentuknya Densus Tipikor. Namun dia ingin pembentukan densus itu diatur jelas sehingga...

Bareskrim Tangkap Penyelundup 30 Kg Sabu di Perairan Aceh

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan menangkap empat orang...

Resmi Ditutup KPU, Ini 27 Parpol yang Daftar sebagai Peserta Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Pendaftaran peserta partai politik Pemilu 2019 resmi ditutup. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asya'ri mengatakan, sampai dengan waktu ditutup ada...

Partai Kalangan Golput Daftar ke KPU Usung Jokowi di 2019

Metrobatam, Jakarta - Partai Indonesia Kerja (PIKA) ikut memeriahkan deretan partai baru yang resmi mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 ke KPU RI, Senin malam...

Menjelang Akhir Tahun, Bupati Bintan Himbau Nelayan Waspada Saat Melaut

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menghimbau agar para nelayan di Kabupaten Bintan untuk ekstra waspada saat melaut. Himbauan tersebut dilontarkannya...

Pesawat AirAsia Perth – Bali Terjun 20 Ribu Kaki di Udara, Penumpang Panik

Metrobatam, Jakarta - Pesawat AirAsia dengan rute Perth menuju Bali terpaksa kembali ke Australia di tengah perjalanan setelah mengalami keadaan darurat pada Minggu (15/10). Sejumlah...
BAGIKAN