Cicipi Kelezatan Kuliner Khas Nusantara Hanya di Sini

233
Ketupat kondangan dari Kalimantan Selatan

Festival Kuliner Nusantara digelar hingga 16 April 2016, di Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Festival ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, juga pergerakan wisatawan nusantara.

Di sini pengunjung bisa mencicip puluhan kuliner khas Nusantara. Selama tiga hari juga, tidak perlu repot membeli tiket mahal-mahal hanya untuk mencicip makanan khas Palembang, seperti kue 8 jam, atau minuman khas Ambon, air halia kenari.

Karena sekitar 65 stand dari 24 provinsi dan 12 kabupaten atau kota di seluruh Indonesia, dengan tangan terbuka menyambut antusiasme pengunjung yang ingin lebih mengenal kuliner khas negerinya sendiri.

Sebagian besar stand menyediakan tester, sehingga pengunjung bisa tahu bagaimana rasanya, sebelum memutuskan membeli. Dijamin semua kuliner Indonesia sangat lezat. Tentunya dengan ciri khas daerahnya masing-masing.

Misalnya saja kuliner dari daerah Gorontalo, kaya akan hasil lautnya, daerah ini memiliki berbagai olahan lezat dari ikan cakalang, juga tidak ketinggalan milu siram. Segarnya rasa milu siram mirip dengan sayur bening, namun dengan isian berupa jagung, kelapa parut, cakalang asap atau goreng yang sudah disuwir.

“Milu sendiri artinya jagung kalau dari bahasa daerah Gorontalo, kalau disana disebutnya binthe biluhuta,” jelas Resma Kabakoran, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Hubparkomminfo Provinsi Gorontalo pada VIVA.co.id.

Sedangkan olahan cakalang pilitode merupakan makanan khas dari Gorontalo yang dibuat dengan menggunakan lima butir pala.

“Kuah cakalang pilitode terbuat dari santan, pala lima butir, jeruk nipis, garam, cabe rawit, merica, juga untuk isiannya, selain cakalang asap, juga ada tambahan singkong dan pisang muda,” tambah Mia Amalia dari stand Gorontalo.

Lain cerita dengan makanan dari daerah Ambon. Daerah yang kaya akan buah kenari, memiliki banyak olahan dari buah tersebut, mulai dari minuman hingga makanan. Seperti air halia kenari, yang rasanya seperti wedang jahe atau bajigur, namun yang membedakan adalah adanya taburan kenari di dalamnya.

Dan dari stand Sumatera Selatan, pengunjung selain bisa menemukan pempek khas Palembang, juga bisa menemukan kue lapis khas Palembang, yang untuk membelinya saja harus memesan terlebih dahulu, karena prosesnya yang tidak mudah dan lama.

“Kue 8 jam harus dibuat selama 8 jam, kalau lebih lama boleh. Selama pembuatan juga harus rajin dibuka tutup agar tetap rata permukaannya,” jelas Nurul Khusnah, pemilik Bangau Pastry. Kue lapis lain yang bisa ditemukan di stand Sumatera Selatan adalah jenis lapis kojo, maksubah, dan kue engkak ketan.

Selain makanan dari Provinsi diatas, masih banyak kuliner yang bisa ditemukan di Festival Kuliner Nusantara, seperti nasi trancam dari booth Gresik, atau Tengkleng dari Solo, Gudeg dan bendul (getuk namun dibakar) dari Yogyakarta, ketupat kondangan dari Kalimantan Selatan, kohu-kohu dari Ambon, teh prepat yang kaya vitamin C dan membuat kulit mulus dari Tanjung Jabung Timur, dan masih banyak lainnya.

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN