Cita Citata Tertipu Anggota DPR, Ini Ceritanya

    531

    Metrobatam, Jakarta – Pedangdut Cita Citata akan melaporkan anggota Komisi VIII DPR dari Gerindra Amrullah Amri Tausikal atas dugaan penipuan. Ternyata ini soal janji manis pacar membelikan cincin berlian, seperti apa ceritanya?

    “Aku sama Amri kan pernah datang ke toko cincin di Plaza Indonesia, dia bilang akan belikan cincin. Kita bikin, pesan modelnya seperti apa. Sudah oke. Tokonya kontakan sama Amri. dia bilang sudah dibayar, itu cincin untuk tunangan,” kisah Cita di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/8).

    Cita datang didampingi oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin, dan ditemui oleh Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad. Amri disebut memiliki utang uang kepada Cita dengan berbagai modus atau alasan.

    Rupanya cincin berlian untuk Cita belum dibayar oleh Amri. Sehingga toko cincin tersebut menagihkan pemesanan tersebut kepada Cita.

    “Saya dihubungi toko cincinnya. Harganya sekitar Rp 450 juta. Satu minggu lalu Cita berkomunikasi, tapi Amri-nya sendiri nggak mengakui. Jadi ya udah, dengan bukti-bukti yang ada Cita maju,” jelasnya.

    Amri disebut Cita sudah banyak melakukan penipuan terhadap perempuan lain, termasuk artis. “Banyak (korban dari artis). Cita lapor supaya tidak ada korban-korban selanjutnya. Ada banyak yang lapor ke Cita tapi belum ada yang berani melaporkan. Seharusnya sebagai anggota dewan, ini kan masalah etika,” ucap pelantun lagu Sakitnya Tuh di Sini tersebut.

    Lapor ke MKD
    Sementara itu pengacara Cita, Sandy Arif menyebut pihaknya dalam satu atau dua hari ini akan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan. Setelah itu, mereka baru akan melaporkan Amri secara resmi ke MKD.

    “Satu atau dua hari kita akan ajukan laporan ke MKD untuk menyampaikan bukti-bukti yang kita punya. Bang Dasco sebagai sesama anggota dewan menyarankan agar bisa menyelesaikan dengan silahturahmi atau musyawarah,” terang Sandi.

    “Kami setelah ini akan buat surat resmi atau mengajak bertemu. Kami ingin selesaikan secara musyawarah. Kalau tidak ada niat, kami akan tempuh jalur hukum baik pidana atau perdata,” sambungnya.

    Menurut Sandy, korban-korban penipuan Amri lainnya kepada Cita mengaku juga berencana menempuh jalur hukum. Saat ini Cita belum melaporkan Amri ke penegak hukum dan masih menunggu perkembangan selanjutnya.

    MKD sendiri menyatakan masih menunggu laporan dari pihak Cita. Sehingga belum bisa memperkirakan apakah Amri akan mendapat sanksi. Namun Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad menyarankan jika terkait dengan pidana, lebih baik kasusnya dilaporkan melalui jalur hukum.

    “Belum bicara sanksi. Materinya belum masuk. Kita lihat dulu apa laporannya. Kalau penipuan, laporkan saja pidana. Kalau ada unsur pidana lebih baik diselesaikan secara pidana,” tandas Dasco di lokasi yang sama.(mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Mencekam! Begini Proses Evakuasi 13 Guru yang Disandera KKSB di Papua

    Metrobatam, Timika - Pasukan TNI mengevakuasi para guru dari lembah Arwanop setelah disandera oleh kelompok kriminal separatisme bersenjata (KKSB) di Papua. Para guru sempat...

    Tamatnya Pelarian Bos Miras Maut Samsudin Simbolon di Hutan Banyuasin

    Metrobatam, Bandung - Petualangan Samsudin Simbolon, big bos minuman keras (miras) maut yang menewaskan 45 orang berakhir. Sepekan setelah ditetapkan buron, Samsudin bertekuk lutut...

    Mendagri Sindir Fadli Zon yang Sering Kritik Pemerintah

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyoroti kiprah politik Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang kerap mengkritik pemerintahan Joko Widodo. Tjahjo...

    Jaksa Agung Serahkan Tindak Lanjut Praperadilan Century ke KPK

    Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung Prasetyo menanggapi putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang meminta KPK menetapkan eks Gubernur BI dan Boediono sebagai tersangka...

    NU Desak PBB Ambil Tindakan Terkait Serangan AS dkk ke Suriah

    Metrobatam, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam serangan yang dilakukan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis ke Suriah. NU mendesak agar Perserikatan Bangsa-bangsa...

    Menjadi Pemodal Uang Palsu, Bareskrim Amankan Seorang Dokter

    Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap seorang dokter bernisial AP (39). AP diduga menjadi pemodal produksi uang palsu (upal)...

    Parah! Guru SD Ini Sering Pertontonkan Video Porno ke Muridnya, Ini Modusnya

    Metrobatam, Banyuwangi - Seorang oknum guru SD di Kecamatan Glagah, Banyuwangi diduga melakukan perbuatan amoral. Guru itu sering mempertontonkan video porno kepada murid-murid didiknya. "Awalnya...

    Pengusaha Kritik Pemerintah Tambah Libur Lebaran, Komisi IX Sambut Baik

    Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengkritik keputusan pemerintah yang menambah cuti bersama untuk libur Lebaran selama tiga hari. Tambahan libur Lebaran tersebut...

    BNN Tanjungpinang akan Tes Urine ASN Pemko Tanjungpinang

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang merencanakan tes urine bagi bagi Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Kota Tanjungpinang. Menurut Kepala BNN Kota...

    Dinas PMD DUKCAPIL Kepri Gelar Bimtek dan Kerjasama dengan OPD

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dinas PMD DUKCAPIL Provinsi Kepri menggelar Bimtek Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Bimtek Pemanfaatan Data Dokumen Kependudukan. Dalam kesempatan tersebut juga...

    Terkait Tarian Erotis di Batam, Polisi Sebut Akan Ada Tersangka Baru

    Metrobatam, Batam - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang memeriksa Angga, anggota club motor yang merupakan panitia penyelenggara tarian erotis di Batam, Kepulauan...

    Banjarnegara Diguncang Gempa, 1 Anak Tewas dan Ratusan Rumah Rusak

    Metrobatam, Banjarnegara - Gempa berkekuatan 4,4 SR mengguncang Banjarnegara Rabu siang. Satu anak tewas tertimpa tembok yang ambruk karena guncangan gempa itu. "Ya, ada korban...
    BAGIKAN