Dalam Tiga Jam, Lebih dari 5 Ribu Petir Sambar Muara Teweh

    Metrobatam, Jakarta – Sebanyak 5.854 kali sambaran petir melanda wilayah Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, ketika terjadi hujan ringan pada Kamis (26/7). Itu terjadi setidaknya selama tiga jam sekitar pukul 01.05 sampai jam 4.10 WIB.

    “Puncak sambaran petir terjadi pada Kamis dinihari sekitar pukul 01.53 WIB hanya sekitar dua kali sambaran petir,” kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Barito Utara, Juli Budi Kisworo. melalui Kepala Kelompok Teknisi BMKG, Sunardi di Muara Teweh, Kamis (26/7) seperti dikutip dari Antara.

    Ia menyatakan hal itu tercatat dalam alat deteksi sambaran petir (Lightning Detector) yang dimiliki BMKG Muara Teweh saat terjadi hujan dengan intesitas ringan dan angin sedang pada Kamis dinihari.

    “Hujannya hanya 9,2 milimeter atau intensitas ringan… Angin terbanyak ke arah timur, tidak kencang hanya sekitar tujuh kilometer per jam, namun petirnya yang kuat,” katanya.

    Puncak sambaran petir berada di kawasan Timur Laut yakni di wilayah Kecamatan Teweh Baru. “Kami belum menerima laporan apakah rentetan sambaran petir yang terjadi pada Kamis dinihari itu berdampak merusak atau tidak,” jelas dia.

    Alat pendeteksi sambaran petir di Pulau Kalimantan hanya berada di wilayah Kalteng yang mulai dioperasikan sejak Agustus 2006. Selain di Muara Teweh, alat serupa terdapat di Palangka Raya dan Pangkalan Bun.

    Kabupaten Barito Utara yang berada di pedalaman Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito ini merupakan kabupaten di tengah-tengah Pulau Kalimantan sebagai kawasan lintasan angin dan pusat pertemuan awan serta berada di wilayah lintasan garis Khatulistiwa.

    “Dasar pertimbangan itulah Kabupaten Barito Utara dilengkapi alat pendeteksi sambaran petir karena potensi petir sangat besar terjadi di daerah ini,” kata Sunardi.

    Sementara itu, kepada CNNIndonesia.com, Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hary Tjatmiko menyampaikan peringatan dini cuaca periode 26-28 Juli 2018.

    Dalam peringatan itu disebutkan wilayah-wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai angin kencang dan kilat atau petir. Daerah-daerah itu adalah Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Papua.

    “Massa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah sebagian besar Sumatra, Kalimantan bagian timur dan utara, Sulawesi bagian utara dan tengah, NTT, Maluku Utara, Maluku bagian tenggara, Papua Barat, dan Papua bagian utara. Hal ini menyebabkan proses konveksi dalam skala lokal, juga turut mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia,” demikian peringatan dini cuaca dari BMKG. (mb/cnn indonesia/antara)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Jokowi Kalungkan Medali Emas untuk Lifter Eko Yuli

    Metrobatam, Jakarta - Lifter Eko Uli Irawan berhasil meraih emas dalam cabang olahraga angkat besi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan pertandingan itu menyerahkan...

    Timses Jokowi Disebut Ber-IQ 80, Golkar Peringatkan Mardani

    Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin ber-IQ 80 secara komunal. Partai Golkar mengingatkan Mardani untuk diam...

    Ini Isi Lengkap Fatwa MUI Soal Vaksin MR yang Kontroversial

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dalam proses produksinya. Namun tetap memperbolehkan penggunaan vaksin...

    Susi Musnahkan 125 Kapal Maling Ikan, 40 Ditenggelamkan di Natuna

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal maling ikan sebagai kado HUT ke-73 kemerdekaan Indonesia. Menurut catatan Susi kapal maling...

    LSI Denny JA: Jokowi-Ma’ruf 52,2%, Prabowo-Sandi 29,5%

    Metrobatam, Jakarta - Pascapendaftaran Pilpres 2019 periode awal Agustus 2018, Lingkaran Survei Indonesia menggelar survei elektabilitas dua pasangan calon. Siapa unggul? Survei digelar pada 12...

    KPK Sita Mobil Camry dari Apartemen Staf Ahli Anggota F-PAN Sukiman

    Metrobatam, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi PAN Sukiman memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus suap perimbangan dana RAPBN-P 2018. Pemanggilan ini yang kedua...

    Dituduh Curi Uang Rp1,5 Juta, Eks Majikan Aniaya dan Gunduli Magfiroh

    Metrobatam, Bogor - Polisi meyelidiki kasus penganiayaan dan penggulan terhadap Magfiroh (28) oleh eks majikannya, EA. Polisi melayangkan panggilan terhadap EA untuk diperiksa terkait...

    Anggota Majelis Syuro PKS: Enak Aja Anies Jadi Kader Gerindra!

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan posisi Wagub DKI akan menjadi milik PKS jika Anies Baswedan bergabung ke...

    Mobil Ketua Panwaslu Dibakar OTK

    Metrobatam, Kolaka - Mobil pribadi milik Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Juhardin diduga dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu...

    Ridwan Kamil Ditabrak Pengemudi Motor yang Hindari Razia

    Metrobatam, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ditabrak seorang pengemudi motor saat berangkat kerja. Pria yang karib disapa Emil itu ditabrak bikers yang...

    Achmad Hulaefi Tambah Medali Indonesia di Asian Games 2018

    Metrobatam, Jakarta - Cabang olahraga (cabor) wushu menambah medali bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2018 dengan meraih perunggu melalui Achmad Hulaefi dari nomor...

    Kontingen Indonesia Diingatkan Tak Tiru Atlet Jepang Sewa PSK

    Metrobatam, Jakarta - Komisi X DPR RI, yang salah satunya membidangi olahraga, mengingatkan kontingen Indonesia di Asian Games 2018 tak meniru kelakuan 4 atlet...
    BAGIKAN