Dana Otsus Rp56 Triliun Lebih, Kemiskinan di Aceh Justru Meningkat

Metrobatam, Banda Aceh – Provinsi Aceh tercatat menerima Rp56,67 triliun dana otonomi khusus dari pemerintah pusat sejak 2008 hingga 2018. Ironinya, uang sebanyak itu belum mampu mengentaskan angka kemiskinan. Jumlah penduduk Aceh yang miskin justru meningkat.

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menyebutkan bahwa jumlah penduduk miskin di provinsi tersebut bertambah sebanyak 10 ribu orang pada Maret 2018, jika dibandingkan September 2017.

“Di Maret 2018, penduduk miskin di Aceh mencapai 839 ribu orang atau 15,97 persen. Sementara di September 2017 ada 829 ribu orang atau 15,92 persen,” kata Kepala BPS Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Selasa (17/7).

Selama periode September 2017 hingga Maret 2018, lanjutnya, maka angka persentase penduduk miskin baik di daerah perkotaan dan wilayah perdesaan sama-sama mengalami kenaikan.

Di wilayah perkotaan mengalami kenaikan sebesar 0,02 persen dari sebelumnya 10,42 persen, menjadi 10,44 persen atau sebanyak 172 ribu orang. Sedangkan di wilayah perdesaan bertambah lebih besar, yakni 0,13 persen dari sebelumnya 18,36 persen, menjadi 18,49 persen atau sebesar 667 ribu orang.

“Tetapi jika kita bandingkan satu tahun sebelumnya yakni Maret 2017, maka penduduk miskin di Aceh menurunan 33 ribu orang atau 16,89 persen. Terjadi penurunan 0,92 persen dibanding Maret 2018,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Ia menyebutkan, faktor penyebab meningkatnya garis kemiskinan terbesar baik di perkotaan atau di perdesaan pada umumnya sama, yakni komoditi makanan.

Komoditi makanan, seperti beras memberi sumbangan 20,28 persen di kota dan 25,89 persen di desa. Lalu rokok kretek filter memberikan sumbangan terbesar kedua, yakni 10,88 persen di kota dan 10,11 persen di desa.

“Berikutnya adalah komoditi ikan tongkol, tuna, dan cakalang sebesar 6,06 persen di perkotaan dan 5,11 persen di perdesaan,” terang Wahyudin.

Selama periode September tahun 2017 sampai Maret tahun ini, garis kemiskinan di Provinsi Aceh mengalami peningkatan, yakni Rp 454 ribu per kapita menjadi Rp 464 ribu per kapita per bulan.

“Garis kemiskinan di Aceh mengalami kenaikan sebesar 2,31 persen,” turunya lagi.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro awal tahun ini menargetkan, pemerintah optimistis mengejar tingkat kemiskinan menjadi 9,5 persen hingga 10 persen atau sesuai target pembangunan ekonomi di dalam APBN 2018.

Ia mengatakan, angka kemiskinan di Indonesia turun menjadi 10,12 persen atau menjadi 26,58 juta orang per September 2017, dari posisi Maret di tahun yang sama 10,64 persen atau 27,77 juta orang.

“Saya pikir angka kemarin 10,12 persen dirilis BPS per September adalah modal awal yang bagus untuk kita bisa mencapai tingkat kemiskinan ‘single digit’,” kata Bambang. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

2.320 Peserta Pelatihan Ketenagakerjaan dapat Sertifikat Keahlian

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 2.320 peserta pelatihan ketenagakerjaan mendapat sertifikat keahlian melalui program Pelatihan Peningkatan Kemampuan Tenaga Kerja dan Pendidikan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari...

Dandim 0315/Bintan : TMMD Ajang Membina Silaturahmi antar TNI dan Warga

Metrobatam.com, Bintan -  Komandan Kodim 0315/Bintan, Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa berharap agar kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 dapat...

Selamatkan Rupiah, Crazy Rich Tahir Tukar Dolar Lebih Dari Rp1,5 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dato Sri Tahir salah seorang orang terkaya, atau belakangan dikenal dengan sebutan The Crazy Rich, berencana menukarkan dolar yang dimilikinya ke...

Kubu Prabowo Janjikan Tim Khusus Tuntaskan Kasus HAM Mandek

Metrobatam, Jakarta - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzhar Simanjuntak memastikan kasus-kasus...

PKS Larang Kader Kepala Daerah Jadi Timses Capres-Cawapres

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melarang kader partainya yang menjabat kepala daerah untuk bergabung dalam salah satu tim sukses pasangan calon presiden...

PT Aceh Hukum Pembakar Hutan Kallista Rp 366 Miliar

Metrobatam, Aceh - Pengadilan Tinggi (PT) Aceh menganulir vonis PN Meulaboh. Alhasil, Kallista Alam tetap dihukum Rp 366 miliar atas kebakaran hutan di Rawa...

LBH: Penggusuran Turun Tak Berarti Era Anies Lebih Manusiawi

Metrobatam, Jakarta - Peneliti Bidang Perkotaan dan Masyarakat Urban Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Charlie AlBajili mengakui penggusuran paksa di DKI Jakarta menurun setelah...

Masinton Duga Ada Upaya Jatuhkan Tito Lewat Isu Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Politisi PDIP Masinton Pasaribu menduga ada pihak yang berupaya menjatuhkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan lewat isu dugaan Tito...

OTT di Kabupaten Bekasi, KPK Amankan 10 Orang

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), kali ini di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. "Sejak Minggu siang kemarin KPK...

Ini yang Dipantau Bawaslu Jika Capres-cawapres Datangi Pesantren

Metrobatam, Jakarta - KPU mengimbau capres-cawapres tidak menodai lembaga pendidikan, termasuk pesantren dengan kampanye. Bawaslu akan memantau pergerakan capres-cawapres yang mendatangi pesantren agar tak...

PDIP Respons Kivlan Zen: Baru Keluar Kampung, Terus Komentari

Metrobatam, Jakarta - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Budiman Sudjatmiko mengatakan mantan Kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen tak...

Viral Fotonya Sedang Terbaring Sakit, Ma’ruf Amin: Wah, Itu Ngaco!

Metrobatam, Yogyakarta - Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, angkat suara terkait foto dirinya terbaring di rumah sakit tersebar di media sosial. Begini...
SHARE