Dandim 0318 Natuna, Letkol Inf. Ucu Yustiana: Oknum Pelaku Penembak akan Diproses Militer

1787
Dandim 0318/Natuna, Letkol (Inf) Ucu Yustiana. (foto: fox/batamnews)
Metrobatam.com, Natuna – Komandan Kodim 0318 Natuna, Letnan Kolonel Inf. Ucu Yustiana mengatakan oknum pelaku penembakan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna telah diamankan di Sub Denpom AD dan ditahan sejak tanggal 30 Maret lalu.
“Terduga oknum pelaku selanjutnya akan diproses hukum sesuai hukum militer, Sub Denpom AD Natuna sedang melaksanakan proses tersebut,” kata Ucu Yustiana saat bersilaturahmi ke kediaman Ketua LAM Wan Zawali di Desa Sungai Ulu, Bunguran Timur, Sabtu. Seperti dikutip dari antarakepri
Ia juga berjanji sesuai dengan arahan pimpinan, nantinya perkembangan proses terhadap kedua pelaku akan disampaikan baik kepada Wan Zawali maupun jajaran LAM dan tokoh masyarakat Natuna lainnya.
Diakui Ucu Yustiana, jajaran TNI AD sempat mengalami kesulitan untuk mencari pelaku karena minimnya saksi di TKP. Kedua pelaku oknum prajurit tersebut dikatakannya bukan oknum yang sempat terlibat insiden dangdutan sebelumnya.
“Pada kesempatan ini sesuai arahan pimpinan, kami atas nama jajaran TNI AD khususnya Kodim dan satuan TNI AD yang bertugas di Natuna meminta maaf kepada ketua LAM, Bapak  Wan Zauwali dan keluarga atas kejadian ini serta kepada masyarakat Natuna,” ungkap Ucu.
Ia berjanji aka terus berusaha meningkatkan pengawasan terhadap semua personil TNI di Natuna agar insiden serupa tidak terulang.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Natuna untuk tidak segan-segan melaporkan atau menginformasikan apapun perilaku prajurit TNI yang dianggap meresahkan.
“Saya butuh masukan dari semua unsur masyarakat atas perilaku anggota yang dianggap meresahkan, silahkan hubungi saya, atau datang ke kodim, saya sediakan pondok di depan rumah itu maksudnya juga agar kita bisa diskusi tentang apapun untuk pembangunan  Natuna,” jelas Dandim.
Menanggapi hal tetsebut Ketua LAM Natuna, Wan Zauwali, sangat mengapresiasi niat baik dan respon tindakan jajaran TNI khusunya Kodim 0318 Natuna.
“Saya tau yang berbuat ini oknum, anak-anak kita yang masih muda, saya juga minta maaf kepada Dandim dan jajaran, karena insiden ini jadi merepotkan Dandim dan jajaran, kedepan saya berharap kita terus bisa jalin silaturahmi dan sama-sama menjaga Natuna tetap aman dan kondusif,” kata Wan Zauwali.
Atas saran banyak pihak Dandim berjanji selain pertemuan hari ini, dalam waktu dekat juga akan diinisiasi pertemuan resmi antara pimpinan satuan dan tokoh masyarakat Natuna untuk silaturahmi serta saling memaafkan atas insiden yang terjadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa hari lalu trjadi peristiwa penembakan ke arah rumah kediaman Wan Zauwali. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi cukup menghebohkan Natuna.
Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kepala Penjara: Keselamatan Ahok Terancam di Cipinang

Metrobatam, Jakarta - Kepala Lembaga Permasyarakatan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur Abdul Ghani menyebut keselamatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terancam jika ditahan di...

Soal SMS Bernada Ancaman, Hary Tanoe Ditetapkan Jadi Tersangka

Metrobatam, Jakarta - Kepala Subdirektorat Penyidik di Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto mengaku sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan SMS...

NasDem Tolak Usulan Boikot Anggaran KPK-Polri

Metrobatam, Jakarta - Fraksi Partai NasDem menyatakan tidak ingin ikut campur atas usulan anggota panitia khusus hak angket Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Misbakhun, yang...

Terbukti Gelapkan Pajak, Angel Di Maria Dikenakan Hukuman Kurungan

Madrid - Eks pemain Real Madrid Angel Di Maria dihukum lantaran terbukti menggelapkan pajak di Spanyol. Ia dikenakan hukuman kurungan plus denda. Diberitakan BBC, Di...

Soal Full Day School, MUI: NU – Muhammadiyah Jangan Dibenturkan

Metrobatam, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap dua ormas Islam, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah jangan dibenturkan soal polemik kebijakan delapan jam belajar di...

KPK Ungkap Peran Istri Gubernur Bengkulu soal Kasus Suap

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan peran istri Gubernur Bengkulu Lili Martiani Madari dalam perkara suap fee proyek. Menurut Wakil Ketua KPK Saut...

Ditjen Pajak Siap Tarik Pajak 25 Persen Pada Facebook

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) memastikan, akan mengenakan tarif pajak sebesar 25 persen kepada perusahaan jejaring sosial asal Irlandia,...

MA Tolak Kasasi Jessica Kumala Wongso

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Putusan kasasi tersebut diketok pada...

Jaksa Sebut Pelaku Serangan Teror Bom Belgia Simpatisan ISIS

Metrobatam, Jakarta - Otoritas Belgia menemukan tanda bahwa pelaku serangan di stasiun kereta api Brussels mendukung kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau...

Ada Ular dalam Mi, Restoran China Ditutup Paksa

Metrobatam, Jakarta - Sebuah restoran di China ditutup paksa oleh pemerintah setelah konsumen menemukan seekor ular dalam mi yang dia pesan. Mengutip Strait Times, seorang...

Bea dan Cukai Batam Sita Rokok dan Minuman Beralkohol

Metrobatam.com, Batam - Petugas Kantor Pelayanan Umum Bea dan Cukai Tipe B Batam berhasil menyita 1.589.658 batang rokok dan minuman beralkohol dari Operasi Patuh...

Ahok Tetap Dipenjara di Mako Brimob, Ini Penjelasan Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung M Prasetyo menegaskan tugas jaksa pada Kejari Jakarta Utara untuk mengeksekusi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah selesai. Pihak Lapas...