Dandim 0318 Natuna, Letkol Inf. Ucu Yustiana: Oknum Pelaku Penembak akan Diproses Militer

1891
Dandim 0318/Natuna, Letkol (Inf) Ucu Yustiana. (foto: fox/batamnews)
Metrobatam.com, Natuna – Komandan Kodim 0318 Natuna, Letnan Kolonel Inf. Ucu Yustiana mengatakan oknum pelaku penembakan Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna telah diamankan di Sub Denpom AD dan ditahan sejak tanggal 30 Maret lalu.
“Terduga oknum pelaku selanjutnya akan diproses hukum sesuai hukum militer, Sub Denpom AD Natuna sedang melaksanakan proses tersebut,” kata Ucu Yustiana saat bersilaturahmi ke kediaman Ketua LAM Wan Zawali di Desa Sungai Ulu, Bunguran Timur, Sabtu. Seperti dikutip dari antarakepri
Ia juga berjanji sesuai dengan arahan pimpinan, nantinya perkembangan proses terhadap kedua pelaku akan disampaikan baik kepada Wan Zawali maupun jajaran LAM dan tokoh masyarakat Natuna lainnya.
Diakui Ucu Yustiana, jajaran TNI AD sempat mengalami kesulitan untuk mencari pelaku karena minimnya saksi di TKP. Kedua pelaku oknum prajurit tersebut dikatakannya bukan oknum yang sempat terlibat insiden dangdutan sebelumnya.
“Pada kesempatan ini sesuai arahan pimpinan, kami atas nama jajaran TNI AD khususnya Kodim dan satuan TNI AD yang bertugas di Natuna meminta maaf kepada ketua LAM, Bapak  Wan Zauwali dan keluarga atas kejadian ini serta kepada masyarakat Natuna,” ungkap Ucu.
Ia berjanji aka terus berusaha meningkatkan pengawasan terhadap semua personil TNI di Natuna agar insiden serupa tidak terulang.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Natuna untuk tidak segan-segan melaporkan atau menginformasikan apapun perilaku prajurit TNI yang dianggap meresahkan.
“Saya butuh masukan dari semua unsur masyarakat atas perilaku anggota yang dianggap meresahkan, silahkan hubungi saya, atau datang ke kodim, saya sediakan pondok di depan rumah itu maksudnya juga agar kita bisa diskusi tentang apapun untuk pembangunan  Natuna,” jelas Dandim.
Menanggapi hal tetsebut Ketua LAM Natuna, Wan Zauwali, sangat mengapresiasi niat baik dan respon tindakan jajaran TNI khusunya Kodim 0318 Natuna.
“Saya tau yang berbuat ini oknum, anak-anak kita yang masih muda, saya juga minta maaf kepada Dandim dan jajaran, karena insiden ini jadi merepotkan Dandim dan jajaran, kedepan saya berharap kita terus bisa jalin silaturahmi dan sama-sama menjaga Natuna tetap aman dan kondusif,” kata Wan Zauwali.
Atas saran banyak pihak Dandim berjanji selain pertemuan hari ini, dalam waktu dekat juga akan diinisiasi pertemuan resmi antara pimpinan satuan dan tokoh masyarakat Natuna untuk silaturahmi serta saling memaafkan atas insiden yang terjadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa hari lalu trjadi peristiwa penembakan ke arah rumah kediaman Wan Zauwali. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi cukup menghebohkan Natuna.
Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN