Danrem 033/WP Minta Maaf Terkait Penembakan Mobil LAM di Natuna

1508
Pertemuan antara Danrem 033 WP dengan perwakilan LAM Kepri, Senin (10/4/2017) terkait klarifikasi pelaku penembakan di rumah Ketua LAM Natuna. ( Foto : MB)

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Langkah-langkah persuasif ditempuh aparat TNI pasca kasus penembakan di rumah Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna.

Komandan Korem 033/WP Brigjen TNI Fachri minta maaf terkait insiden penembakan mobil Lembaga Adat Melayu (LAM) Natuna belum lama ini.

Korem merilis jika insiden penembakan salah sasaran tersebut tidak ada kaitan dengan Ketua LAM Natuna, Wan Zawali. Hal ini akibat buntut keributan yang terjadi beberapa waktu sebelumnya.

“Kami sangat menyesalkan, dan menyayangkan kejadian tersebut. Kami menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya,” kata Kepala Penerangan Korem 033/Wira Pratama Mayor Infantri AR Sipahutar.

Menurutnya pihak TNI akan mengadakan pertemuan kepada pihak korban, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama dalam mencari proses penyelesaian secara damai.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kata dia penembakan tersebut dilakukan oknum prajurit TNI Angkatan Darat, karena salah sasaran. Sasaran oknum prajurit itu sebenarnya preman, bukan mobil LAM.

“Hal ini saya ketahui dari hasil proses hukum berdasarkan keterangan saksi dan tersangka, sasarannya adalah anak preman yang bernama Hanafi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, Sipahutar menjelaskan penembakan dilakukan karena rasa sakit hati.

“Hal ini, buntut dari kejadian pada 23 Maret 2017, di Desa Sungai Hulu. Menurut keterangan tersangka, dia dikeroyok,” ungkapnya.

Sementara oknum prajurit TNI AD, Prada R, menjalani proses hukum dengan dugaan penyalagunaan senjata api.

“Sekarang kami serahkan kepada pihak penyidik dalam hal ini Polisi Militer. Sekarang masih tahap proses Hukum,” tegasnya.

“Menjadikan insiden ini pelajaran bagi kita semua untuk bersatu, bersinerji dan manunggal antar TNI (khususnya TNI AD) dengan rakyat, karena TNI kuat bersama rakyat untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan NKRI,” katanya.

 

Toni Simamara/ant

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN