Datang untuk Jadi Saksi First Travel, Syahrini Irit Bicara

Metrobatam, Depok – Penyanyi Syahrini menghadiri sidang lanjutan kasus penipuan PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel sebagai saksi di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (2/4).

Didampingi Hotman Paris selaku kuasa hukum, Syahrini irit bicara saat ditanyai awak media.

“Alhamdulillah sehat, nanti saja ya,” kata Syahrini saat sampai di Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

Syahrini, seperti saksi lainnya, berkewajiban melapor kepada Kejari sebelum menghadiri sidang. Kejari letaknya bersebelahan dengan PN Depok.

Syahrini datang sekitar pukul 09.30 WIB. Dia datang menggunakan mobil Bentley berpelat nomor B 666 ANE milik Hotman Paris.

Setelah sekitar satu jam berada dalam gedung Kejari Depok, Syahrini keluar dengan ditemani Hotman. Dia juga mendapat pengawalan dari sekitar lima orang dari Kejari Depok. “Teman-teman media, kasih jalan dulu ya,” kata salah seorang petugas kemaanan Kejari Depok.

Syahrini pun tidak mengeluarkan satu patah kata pun meski diberondong pertanyaan oleh para wartawan. Dia langsung memasuki mobil Alphard putih berpelat B 17 NCS.

Sidang hari ini akan dilaksanakan di Ruang Cakra, PN Depok, Jawa Barat dengan agenda pemeriksaan saksi. Selain Syahrini, JPU juga menghadirkan seorang pengelola aset bos First Travel yang tinggal di London, Inggris.

Sebelumnya, pada sidang dakwaan, Senin (19/2), Jaksa Penuntut Umum Heri Jerman menyebut nama Syahrini sebagai endorser biro perjalanan umrah itu.

“Promosi melalui public figure, Rini Fatimah Jaelani atau Syahrini,” kata Heri saat membacakan dakwaan.

Dia juga disebut jaksa dibiayai umrah dengan fasilitas VIP plus. Syaratnya, selama perjalanan Syahrini menggunakan atribut First Travel dan mengunggah postingan di media sosial menggunakan tagar #FirstTravel.

Ini adalah panggilan ketiga dari JPU untuk Syahrini sebagai saksi. Pada dua pemanggilan sebelumnya, tanggal 12 Maret dan 21 Maret 2018, Syahrini tidak hadir dengan alasan menjalani proses syuting.

Dalam kasus penipuan First Travel, ada 63.310 calon jemaah umrah yang tertipu permainan biro perjalanan umrah tersebut. Total kerugian mencapai Rp905,3 miliar.

Bos First Travel Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan 378 KUHP, 372 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 juncto 64 ayat 1, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pasal 3. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...

Pemerintah Tegaskan Dana Saksi dari APBN Hanya Pelatihan

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan tidak menganggarkan atau mengalokasikan dana untuk saksi dari partai politik pada pelaksanaan pemilu 2019 dalam Anggaran...
SHARE