Datangi KPK, Polisi Cek Kasus Besar yang Ditangani Novel

1005

Metrobatam, Jakarta – Sejumlah pejabat Kepolisian Daerah Metro Jaya menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (19/5). Mereka berkoordinasi untuk membahas kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, pertemuan dengan pimpinan KPK untuk mencari informasi mengenai motif pribadi atau pekerjaan di balik kasus penyerangan terhadap Novel.

“Sekarang kami koordinasi, ada beberapa kasus yang sudah pernah ditangani oleh Pak Novel, kira-kira kasus apa yang besar, kami cek. Kemudian yang sedang ditangani ada tidak, berpotensi atau tidak,” ujar Argo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selain Argo, pejabat lain dari Polda Metro Jaya yang hadir dalam pertemuan itu adalah Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rudy Heriyanto. Mereka tiba di Gedung KPK sekitar pukul 14.00 WIB.

Argo mengatakan, pihaknya telah menyampaikan langkah-langkah yang telah ditempuh oleh penyidik dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Polisi juga menjelaskan perkembangan pemeriksaan terhadap Niko Panji Tirtayasa alias Niko yang pagi ini telah dipulangkan.

“Jadi kami berkoordinasi berkaitan dengan penanganan kasus Novel sejauh mana. Kami (datang) membawa Dirkrimum dan staf semua, akan kami koordinasikan dengan Ketua KPK hari ini,” kata Argo.

Dalam pertemuan itu, penyidik juga menjelaskan perihal metode penyidikan yang digunakan dalam mengungkap kasus tersebut. Argo juga menyebutkan penyidikan dilakukan dengan mempelajari motif dan mengumpulkan keterangan saksi.

Sejauh ini, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa 21 orang terkait kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Namun belum ada satu orang pun yang diduga sebagai pelaku atau ditetapkan tersangka hingga saat ini.

Hari ini Polda Metro Jaya juga memeriksa Niko Panji Tirtayasa, terkait kasus yang dialami Novel. Niko merupakan keponakan Muhtar Effendi, tersangka pemberi keterangan palsu dalam sidang kasus sengketa pilkada yang melibatkan terpidana mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar pada 2014. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN