Datangi KPK, Polisi Cek Kasus Besar yang Ditangani Novel

997

Metrobatam, Jakarta – Sejumlah pejabat Kepolisian Daerah Metro Jaya menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (19/5). Mereka berkoordinasi untuk membahas kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, pertemuan dengan pimpinan KPK untuk mencari informasi mengenai motif pribadi atau pekerjaan di balik kasus penyerangan terhadap Novel.

“Sekarang kami koordinasi, ada beberapa kasus yang sudah pernah ditangani oleh Pak Novel, kira-kira kasus apa yang besar, kami cek. Kemudian yang sedang ditangani ada tidak, berpotensi atau tidak,” ujar Argo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Selain Argo, pejabat lain dari Polda Metro Jaya yang hadir dalam pertemuan itu adalah Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rudy Heriyanto. Mereka tiba di Gedung KPK sekitar pukul 14.00 WIB.

Argo mengatakan, pihaknya telah menyampaikan langkah-langkah yang telah ditempuh oleh penyidik dalam mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Polisi juga menjelaskan perkembangan pemeriksaan terhadap Niko Panji Tirtayasa alias Niko yang pagi ini telah dipulangkan.

“Jadi kami berkoordinasi berkaitan dengan penanganan kasus Novel sejauh mana. Kami (datang) membawa Dirkrimum dan staf semua, akan kami koordinasikan dengan Ketua KPK hari ini,” kata Argo.

Dalam pertemuan itu, penyidik juga menjelaskan perihal metode penyidikan yang digunakan dalam mengungkap kasus tersebut. Argo juga menyebutkan penyidikan dilakukan dengan mempelajari motif dan mengumpulkan keterangan saksi.

Sejauh ini, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa 21 orang terkait kasus penyiraman air keras terhadap Novel. Namun belum ada satu orang pun yang diduga sebagai pelaku atau ditetapkan tersangka hingga saat ini.

Hari ini Polda Metro Jaya juga memeriksa Niko Panji Tirtayasa, terkait kasus yang dialami Novel. Niko merupakan keponakan Muhtar Effendi, tersangka pemberi keterangan palsu dalam sidang kasus sengketa pilkada yang melibatkan terpidana mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar pada 2014. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bekuk 5 Bandar Narkoba di Aceh Utara, BNN Sita 40 Kg Sabu

Metrobatam, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk 5 bandar narkoba di Aceh. Sebanyak 40 kilogram sabu disita dalam penangkapan tersebut. Awalnya, penangkapan dilakukan terhadap...

FPI Doakan Musuh Rizieq Shihab Dihancurkan, Anis Doakan Rizieq Panjang Umur

Metrobatam, Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) mendoakan semua musuh dan orang yang memfitnah Rizieq Shihab dalam perayaan hari ulang tahun ke-19 FPI. Berdasarkan...

Korban First Travel Minta Pemerintah Bantu Kembalikan Uang Jemaah

Metrobatam, Jakarta - Jemaah korban dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel meminta pemerintah turun tangan membantu pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan. Hingga saat...

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...

Susi ke Mahasiswa ITB: Semahal-mahalnya Ikan, Lebih Mahal Daging

Metrobatam, Bandung - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan peningkatan konsumsi ikan. Salah satu caranya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengajak...

5 Pemancing Terjebak di Pulau Kosong karena Ombak Tinggi, Makanan Dikirim Pakai Tali

Metrobatam, Mojokerto - Sebanyak lima pemancing dikabarkan terjebak di Pulau Celeng, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Jumat (18/8). Hingga kini, upaya evakuasi kelima pemancing masih...

ICW Nilai Mayoritas Vonis Kasus Korupsi Ringan, Ini Kata Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis selama semester I 2017, mayoritas vonis kasus korupsi adalah ringan dengan rata-rata 0-4 tahun penjara. ICW...

Kemenag Bidik 4 Agen Umrah Bermasalah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) terus melacak sejumlah agensi umrah bermasalah di Tanah Air. Diperkirakan masih ada empat agensi umrah yang...